Tangisan Seorang Istri

Tangisan Seorang Istri
kembali nya aqira ke rumah


__ADS_3

Di kantor adere


semenjak kepergian istri tercinta andere 15 tahun lalu,


hidup nya hanya untuk putri nya aqira,


pernikahan nya dengan sandara bukan karna andere mencintai nya tapi karna


di jebak oleh sandara


yang ketika itu andere mabuk beret, dan ketika sadar dia sudah berada di satu kamar hotel, dengan seorang wanita


Tampa busana,


andere sangat menyesali perbuatan nya,


ia berulang kali minta maaf


tapi sandara hanya menangis


tampa bicara


andere semangkin panik


sehingga ia tidak memperduli


diri nya yang tak berpakaian


di saat itu lah andere di jebak dengan orang suruhan sandara


mereka menggedor pintu kamar sandara.


dan memaksa nya menikahi sandara


kelicikan sandara tak kan pernah berubah,


air mata andere menetes


mengingat semua yang terjadi


sekarang aku harus membawa putri ku kembali kerumah


bagaimana pun cara nya, batin andere,


"keristina.., kau hendel semua urusan kantor,


aku merasa lelah aku mau ]) dulu, kalau ada apa apa call my"


"baik pak ,apa perlu aku panggil


kan pak sukri untuk mengantar


bapak pulang," ucap keristina


"tidak usah. saya bisa sendiri


ko, "


andere pun bergegas meninggal kan kantor dan menuju apartemen putri nya


tapi sesampai nya dia


di apartemen aqira


andere kemnali kecewa


karna orang yang ingin


ia temui ternyata tidak berada di tempat nya,


andere merogoh kantong nya lalu mengambil hp


dan memcari nama yang dilayar hp nya di beri nama


putri sayang,


setelah mencoba beberapa


kali akhirnya


aqira menjawab panggilan


ayah nya


"Aslamualaikum, papa,


"waalaikumsalam sayang "


?ada apa papa. ?


tidak apa apa sayang, papa hanya ingin mendengar kan suara mu, "


"iiiih..., papa ni kirain ada apa ,


jangan hawatir papa. aqira akan selalu ada buat.papa


sampai kapan pun,"ucap aqira


"terimakasih sayang "


"oia pa aqira di rumah. papa


sekarang"


"benar kah sayang ?"


benar pa.., kalau gak percaya kita vc yan '


baru saja aqira mengalih kan


mode dari panggilan telpon ke vedio cll,


bulum sempat ngomong


andere sudah memati kan hp


dan pergi meninggal kan


apartemen putri


dan melaju kan mobil nya kearah rumah,


setelah 15 menit akhirnya


andere pun tiba di kediaman nya, dan aqira


seperti nya sudah tau


kalau papa nya akan segera


pulang,

__ADS_1


aqira pun meninggal kan, kamar nya .


aqira menunggu andere di depan pintu,


dari jauh andere sudah melihat putri nya berdiri menunggu kehadiran nya,


sama seperti yang di lakukan


almarhum istri nya dulu


sekilas andere


seakan. melihat istri nya,


kemudian andere cepat menyadari kalau dia sedang


ber.halusinasi,


"aqira kenapa gak ngabari papa


kalau mau kemari,?"


"rencana sih mau buat kejutan


buat papa,"


"Hmmmm, hal seperti ini lah,


yang selalu papa rindu kan


dari mu nak, "


andere menarik lengan putri nya dan memeluk nya


"papa...,kanapa ni,?"


"tidak....., sayang tidak apa apa


biar kan papa memeluk mu sebentar,"


"iya..., pa, baik lah"


andere melepas kan pelukan


nya, dan membawa putri nya duduk di sofa ruang tamu,


lalu andere memutar bola mata nya kesana kemari


seakan dia memcari sesuatu,


aqira mengekori arah pandangada andere,


"pa.., lagi nyariin siapa sih?"


"papa lagi nyari sandara"


"ooo.., dia keluar.


seperti membawa kopor gitu! "masa sih"


"bik..., bik..., iya tuan


apa sandara mengatakan sesuatu pada mu?"


"tidak tuan "


"pa,bukan nya rumah ini di lengkapi cctv ya,"


"pa.., apa kah menurut papa.


dia akan mencuri sesuatu


yang berharga? "


"tidak sayang "


kalau gitu biar kan saja


sebaik nya papa...,


membantu ku memberes kan kamar ku ,


aku akan tinggal bareng papa, "


oooyaa....., terimakasih sayang


papa senang sekali ,"


"terimakasih nya nanti saja .


setelah kamar ku rapi ,


"aqira apa persiapan pernikahan mu sudah selesai?


"sudah pa,"


"sebentar sayang, papa ke atas dulu ,"


"mau ngapain?


" mau ganti baju sayang, "


aqira tidak tau kalau andere


menelpon riski,


menyuruh nya untuk datang


makan siang


sekalian buat kejutan untuk putri nya tercinta,


setelah Suara telpon tersambung


"hello om, ehh papa,


maaf belum terbiasa,"


"tidak apa apa nak,riski


apa kah kau sibuk hari ini?


"seperti nya tidak pa,


ada yang bisa riski bantu."


"datang lah kerumah papa


kita makan siang


sama sama ,kalau riski

__ADS_1


tidak keberatan, papa, tunggu"


"iya pa"


bercakapan pun terhenti,


sebenar nya riski ingin


menolak nya ,


tapi entah kenapa riski selalu


merasa kasihan dengan andere,


mungkin andere berhasil dalam bisnis tapi gagal dalam meraih ke bahagiaan


begitu juga riswan


berhasil dalam besnis tapi gagal dalam cinta,


semua sudah di atur oleh sang pencipta alam semesta,


setelah riski berpakaian


rapi, dia pun siap berangkat


mia melihat nya,


dan menyapa cucu nya


"rapi sekali mau kemana?


"mau makan siang oma,"


"sama aqira"


"iya oma"


"sampai kan salam ,sayang oma ke dia ,kata kan oma merindu kan nya "


"insya allah oma,riski pamit oma, "


"iya sayang hati hati"


di kediaman aqira


satu persatu aqira menurun kan poster poster yang gak penting


lagi bagi nya ,


iya membersih kan


lalu merapi kan di dalam boks


tempat penyimpanan barang kesayangan nya setelah hampir selesai, tiba tiba,


bel pintu berbunyi


"aku yakin pasti


nenek sihir ya pulang males banget"


karna aqira mikir nya sandara


yang pulang maka nya dia bukan nya membuka pintu malah mengunci pintu kamar nya rapat rapat, pembatu rumah yang mendengar


bel pintu berbunyi bergegas


membuka nya,


pembatu nya juga mengira kalau yang datang itu ada lah


sandara,


tapi setelah bibik membuka pintu ternyata calon menantu


rumah ini


"silah kan masuk tuan.


saya akan memanggil nona"


"tidak usah bik,, biar riski aja "


"baik tuan saya permisi kebelakang, "


"iya..., bik silah kan,"


riski mengetuk pintu aqira,


dengan pelan, yaris tak terdengar,


lagi lagi aqira salah soal ketekan pintu,tadi ia mengira sandara yang pulang,


sekarang ia mengira andera yang mengetuk pintu kamar nya,


"sebentar pa, "


tapi pintu terus saja di ketuk.


karna merasa kesal aqira pun membuka pintu,


betapa terkejut nya aqira siapa yang mengetuk pintu dari tadi,


"ya allah, riski, kenapa gak nelpon dulu "


"kejutan....."


suara andere dari belakang


^^^sayang..., ganti pakaian mu .aqira sangat malu melihat pakaian yang sangat minim^^^


ia pun bergegas menyuruh


kedua orang yang sangat ia cintai itu ,keluar


riski dan andere keluar dari kamar. aqira,


andere &riski pergi dari kamar aqira dan duduk di meja makan, bersama andere sambil menuggu aqira keluar,


"pa..,riski boleh bertanya hal peribadi gak?


"tentu saja boleh nak


apa yang ingini kau tanya kan"


"kalau selama ini aqira tinggal di apartemen nya,


lalu papa tinggal sama siapa di rumah sebesar ini,?...."


......

__ADS_1


__ADS_2