Tangisan Seorang Istri

Tangisan Seorang Istri
minta maaf


__ADS_3

hari hari begitu cepat berlalu.


sudah satu bulan risma di kediaman rizwan,


dan memang sudah seharus nya dia kembali kekota (S).


semua barang barang nya sudah di peking .


hanya tinggal berangkat saja.


sedang kan mia tak rela kalau


risma akan kembali


ke keluarga nya .


mia sudah menelpon keluarga


lastri.


tapi mereka meminta


risma pulang dulu


dan mia menyetujui nya.


sedang kan riski masih kelihatan sedih


karna sampai saat ini dia belum bertemu aqira


dia juga belum bisa minta maaf,


sementara sintia tidak berani


mendekati riski walau pun dia sangat mengingin kan nya


sintia saling pandang melihat ekspresi riski yang selalu


tegang,


"selamat pagi kak.?


"pagi qira, "


"kak riski ini aku risma "


"oia maaf dek habis nya


kakak bingung mau ngapain .


sudah satu minggu qira


pergi dia, juga gak kelihatan, di kampus entah kemana


dia pergi,?


"dia keluar negeri bersama


kelurga nya !ucap sintia


"dari mana kamu tau "


"kemarin pas dia mau pulang .


dia bilang ke kita.


kalau dalam


beberapa minggu ini


dia akan


keluar negeri ,"


"kenapa gak bilang sih


dari kemarin "


"apa kamu pernah bertanya


gak kan ?"


"kamu kenapa sih ki ,


semenjak kamu kenal dia.


kamu itu berubah total,


aku seperti tak mengenal mu"


"kamu tidak usah mengenal ku"


"iki...,"berhenti memanggil ku dengan sebetan itu.


aku gak suka,"


dengar aqira itu.....,ucapan sintia terhenti di situ dia


gak mungkin mengatakan


yang sebenar nya


"kenapa kau berhenti,


ayo terus kan aqira itu kenapa?


"aqira itu kan anak orang kaya?


keluarga nya pasti punya


pilihan yang sederajat dengan mereka ,iya kan?


riski terdiam sesaat


"tidak guna nya berdebat dengan dia


karna dia juga tidak tau kenapa


riski mencari nya "


bokeh aku menanya kan sesuatu kak?


"boleh kamu tanya apa,"


"apakah kakak memcintai aqira?


karna riski terlalu kesal dengan


sintia riski pun


menjawab tampa ragu


"iya.., kakak sangat


mencintai nya,


bahkan kakak akan menikahi nya tahun depan"


"secepat itu "


ucap sintia .tampa sadar,


"benar kah kau akan menikah tahun depan ,nak ucap mia dari belakang


sekali lagi riski terjebak dengan perkataan nya sendiri


dia semangkin membenci


sintia


gara gara dia riski harus


terjebak di dalam cinta palsu ini


"risma besok kakak akan mengantar kan mu pulang "


"baik kak"


oma aku permisi dulu mau kekantor nya papa


mia memperhatikan


putra sambung nya dari atas


dia dapat merasa kan


kalau putra nya itu sedang


gelisah


"biar kan dia tenang dulu nanti baru aku ajak bicara


aku yakin ada sesuatu yang di rahsia kan nya dari kami,batin mellysa

__ADS_1


"di apartemen


riski tidak ke kantor rizwan tapi dia ke apartemen nya.


sampai saat ini tidak ada yang tau kalau riski punya apartemen sendiri


hanya dewa dan aqira yang tau,


riski selalu menghabis kan waktu nya sendiri di apartemen nya jika dia sedang kesal,


hari semangkin sore tapi riski belum juga pulang,


kerumah besar .


itu membuat mellysa hawatir


"jangan hawatir ma, biar kan dia sendiri dulu


"mbak.., apa riski sudah pulang ?ucap sintia


"belum tia...,


" oma memanggil nya dari tadi,


"kenapa oma memcari nya tia?


"gak tau mbak


mungkin ada sesuatu yang


penting, "


"ya sudah biar mbak aja yang menemui oma "


mellysa pun pergi kekamar mia


dan beratnya


"kenapa ibuk mencari riski?


tidak apa apa mell,


ibu hanya ingin mengajak


riski jalan jalan "


"ya allah buk, melly kira ibu sakit


ibuk pergi nya bareng sentia dan risma "


"kamu benar. suruh mereka siap siap. aku


kan bersiap dalam 10menit."ucap mia


"iya ibu." ucap mellysa


hari sudah semangkin sore


riski masih asyik dengan mimpi nya, mimpi indah nya terhenti saat ada seseorang orang


memencet bel apartemen nya


riski pun akhir nya terbangun.


"siapa sih mengganggu saja,"


riski membuka pintu ia bertanya, karna riski gak


melihat siapa yang mengganggu tidur siang nya


"kamu siapa,?"


wanita tersebut berpaling menatap riski,


betapa terkejut


nya riski saat tau kalau yang datang mengganggu nya tidak lain ada lah aqira


" what.are you doing here,"


"I'want ,to.apologize,to you"


"come.in"


"thank you"


"aqira kamu dari mana?


kenapa kamu tiba tiba menghilang ,"


aku tau aku melakukan


kesalahan dengan menjawab semua pertanyaan mereka.


maka nya aku datang minta


maaf, sebelum aku pindah kuliah ke kanada ,"


riski tak percaya kalau aqira akan pergi keluar negri


hanya gara gara salah bicara.


riski mulai bingung harus mengatakan apa


"tapi kenapa kau harus pergi ?


papa yang meminta nya,


ucap aqira berbohong


berapa lama kau akan pergi?


"aku gak tau,berapa lama tapi yang pasti aku akan. menuruti semua ke inginan papa.


karna hanya dia yang aku punya, "


"maksud mu!?


mama sudah lama meninggal


saat aku masih sd,"


"mama kamu sakit apa?


mama tidak sakit dia kecelakaan,


tepat di depan mataku


dan aku tau betul kejadian


sebenar nya,


"innalillahiwaanailaihirajiun


aku minta maaf ya "


"It, is okay"


"oia aku ingin ketemu om andere sebelum kamu pergi"


kapan kamu akan ketemu papa"


"besok ,sepulang kuliah,


gimana kalau kita pergi.


dinner"


"riski bagaimana aku bisa pergi


kalau kau terus bersikap


manis pada ku,"batin aqira


riski tau kalau aqira tak ingin


pergi tapi dia juga tidak bisa meminta nya tuk tetap tinggal


di sini


apa hubungan ku dengan nya,


aku bukan siapa siapa,


apa kah aku harus menikah dengan orang yang tidak aku cintai


lalu apa kah aku harus menikah dengan sintia yang sangat aku benci sekaligus


cintai, riski terus berbicara dengan diri nya sendiri,


sesekali dia melirik aqira


ada rasa kasihan

__ADS_1


mendengar cerita aqira


yang tidak memiliki ibu


sama seperti riski di tinggal


kan dengan orang yang melahir kan nya,


"aqira apa riski boleh bertanya?


"tentu saja boleh,


"apa kau tidak punya kekasih?


"tidak...,ada yang mau dengan


"cewek aneh seperti aku ki,"


kamu jangan bicara begitu


jodoh ,maut, riski, semua nya


sudah di atur oleh yang


maha kuasa ,


kamu harus banyak berdoa


agar orang yang kamu cintai


cepat dantang melamar mu"


semoga aja ya ki


apa yang kau ucap kan itu


jadi kenyataan, amiiin


ucap aqira,


seperti nya riski perlu


ngomong ke papa ni,


tentang


kepura puraan ku pacaran


sama aqira


agar mereka tak ber.harap dari hubungan palsu ini batin riski.


setelah sampai mereka memesan makanan sepanjang mereka makan tidak ada yang Bersuara sibuk dengan pikiran


masing masing ,


di tengah asyik nya mereka makan tiba tiba ada yang memegang bahu riski


ia lalu melihat kearah


belakang nya


dan ternyata yang memegang


bahu nya ada lah andere


papa aqira


:Mat malam ,om?


"malam pa" sapa aqira


"mat malam juga"


"apa papa boleh gabung dengan kalian?


"tentu saja bileh om "


"silah kan "


riski memanggil pelayan


kafe.


dan andere memesan


makanan


lalu mereka makan malam


bertiga,


kelihatan nya mereka bahagia


sekali hingga mereka tak menyadari malam sudah menunjuk kan pukul 10 malam


"om ,hari sudah malam,


sebaik nya riski megantar


aqira pulang om"


,"tidak usah ,riski.


biar aqira pulang nya bareng oom" ucap andere"


" terimakasih banyak


ya riski ,


aku duluan ya"


riski pun pulang


kerumah rizwan dan dia di sambut oleh kedua gadis cantik itu .kenapa


kalian belum tidur


kami tidak bisa tidur kalau kamu ,masih belum tau nasib mu gimana ,


"oia ma.., papa di mana?


papa mu ada tu di ruang


kerja nya, "


besok riski harus bicara


ke papa?


"apa yang ingin


kau bicara kan ?


"ada deh ma nanti juga tau ko."


riski membatin


semoga . masalah ku


ada solusi nya.


dan riski tak ingin akibat kebohongan ku masalah ku ini.


semangkin besar


untuk itu aku harus ngomong


ke Papa,


agar masalah ku tidak


berlarut larut, siapa tau dengan riski ngomong


ke papa semua nya beres amiiin,


➕➕🅰🅰🅰➕➕


🍀🍀😊😊😊🍀🍀


📖📖🙏🙏🙏📖📖


cinta memang susah di tebak


kita tidak tau dengan siapa hati


seseorang itu berlabuh


terimakasih ku semua


➕➕🅰🅰🅰➕➕


🍀🍀😊😊😊🍀🍀

__ADS_1


📖📖🙏🙏🙏📖📖


__ADS_2