Tangisan Seorang Istri

Tangisan Seorang Istri
*Hari Bahagia*


__ADS_3

"Waktu begitu cepat berlalu tak Terasa


dua minggu.sudah berlalu .tiba lah hari pernikahan haris dan anisa. semua keluarga


besar mia hadir


Mia bahagia sekali sekaligus sedih karna anisa tak di dampingi ayah nya.


walau bagaimana sekalipun hendarawan tetap lah ayah kandung mereka.


aku akan mengabari, hendarawan .mia membatin,


"Baru saja dia akan beranjak dari duduk nya.


tiba tiba iwan datang.


"Ibu..,acara sebentar lagi akan di mulai


tidak ada waktu tuk mengabari nya biar lah bu mungkin ini sudah takdir nya anisa menikah tampa sosok seorang ayah.


"Apa kau sudah ke rumah nya? tanya mia


"Sudah ibu .tapi kata penbantu nya sudah lama pak hendarawan tak tinggal di rumah


itu semenjak mbak sandara


mengusir mereka .


"Tapi kenapa sandara yang mengusir hendarawan bukan nya rumah itu di beli pakai uang ayah mu?


"Iya memang pakai uang ayah tapi ayah membeli semua harta itu atas nama sandara buk."Masya allah wan, lalu di mana ayah mu sekarang ??


"Aku juga gak tau buk ,biar kan lah buk ini kan


hari bahagia nya anisa jangan di rusak dengan memikir kan ayah ,dia sudah memilih


jalan nya biar kan saja ,


"Tapi wan kasihan "Tidak ada tapi tapian saat ini setelah acara anisa selesei baru kita pikir kan kemana kita akan mencari nya .


aku harap ibuk tak memikir kan nya lagi.


"Akhir nya anisa dan haris pun resmi menikah


di sebuah gedung mewah dan tampa mereka sadari ada sosok peria tua menyaksikan pernikahan nya karna keadaan nya itu tak satu pun di antara mereka yang mengenali


kecuali riski yang sedikit peka ,kalau itu adalah opa nya ,ia sudah berusaha memberitahu papa nya


tapi nama juga anak anak siapa yang akan percaya,


"Papa,itu pasti kakek ,


"Sayang kamu pasti salah mana mungki opa riski kayak gitu iya kan ,


sana pergi lah bermain, ada ada saja .


Tapi aku penasaran juga , mana sih kakek yang di bilang riski jangan jangan bener lagi kalau itu ayah batn iwan


Iya bergegas memcari keberadaan peria tua yang di maksud riski tapi sayang nya


peria tua itu sudah tak terlihat lagi


hendarawan sengaja menghilangkan diri ketika iya sadar bahwa riski menyadari keberadaan diri nya ,


"Maaf kan opa sayang ,opa belum siap ketemu kalian dan mungkin gak akan pernah siap iwan terus membatin.


"Resepsi pun selesei semua tamu


sudah pada pulang dan keluarga besar


mia pun sudah pulang ,


tinggal lah haris dan anisa di hotel di mana mereka melangsung pernikahan,


nisa masuk kekamar mandi membersih


diri nya iya melihat diri nya di cermin

__ADS_1


seketika iya tetingat ayah nya ,


iya pun menangis ,tak pernah iya bayang kan kalau pernikahan nya tak di hadiri ayah nya padahal iya sangat menyayangi ayah nya


"Kenapa ayah tega pada ku .hkis.., hkis...,


"Entah berapa lama anisa di kamar mandi hinga iya tak menydari kalau dari tadi


haris memanggil nya ,


"Tok..,tok..,tok..,Sayang .kamu ngapain


di dalam,sayang ,tok ...tok..tok ,


baru saja haris akan mengambil sesuatu


tuk membuka pintu tiba tiba pintu kamar mandi terbuka nisa pun keluar ,


"Sayang kenapa ,kamu lama sekali di


kamar mandi ?loh sayang kamu habis nangis


apa kamu penyesal menikah dengan ku ?


"Sama sekali tidak mas, aku merindukan ayah mas entah di mana dia sekarang


"Apa kau sudah memaaf kan nya ?


"Entah lah mas ,


"Ya sudah jangan di pikirin kagi


jika kamu sudah memaaf kan ayah dan mau bertemu besok aku akan cari tau ,


di mana ayah sekarang ok sayang


jangan bersedih hari ini ada lah hari bahagia


kita waktu nya kita bertempur ,ku harap kamu sudah siap..,"Iya mas aku milik mu seutuh nya


"Haris tak menyiya kan kesempatan yang di berikan iya mulai beraksi .


terus berlanjut hinga tiba pada puncak nya dan mereka menyatu seutuh nya ,


"Akhir nya haris pun berhasil menerobos masuk kedinding pertahanan milik anisa .


betapa bahagia nya haris karna anisa masih


perawan ,haris memeluk istri nya penuh cinta sementara anisa manetes kan air mata tanda bahagia karna telah berhasil


menyerah kan harta


yang paling berharga milik nya ke suami nya


"Terimakasih sayang ,ucap haris


Anisa hanya mengangguk kan kepala nya .


"Setelah beberapa hari di hotel akhir nya anisa kembali pulang ,


Sayang sebaik nya kita tinggal di apartrmen saja kita kan sudah menikah ,kita harus hidup bisa hidup mandiri,ucap haris ke anisa


haris sangat hati hati mengatakan niat nya ia takut kalau anisa tak mau ikut dengan nya .


karna kan anisa anak paling kecil di keluarga hendarawan ,


"Iya sayang aku mau yok kita pulang sudah terlalu lama kita di sini ,


sebelum kerumah mas ,sebaik nya kita pulang dulu kerumah ibuk ,aku akan mengambil barang barang ku ,


Sayang sebaik nya barang barang mu biar kan saja di rumah ibuk bagaimana kalau kita membeli yang baru ?


pengantin baru baju baru rumah


semua serba baru ,


Iya tersetah mas aja aku mah ikut aja .

__ADS_1


Anisa merangkul lengan suami dan mengikuti langkah kaki suami nya


Aku sangat bahagia akhir aku bisa menikah dengan orang yang aku cintai


aku tak menyaka yang jadi suami ku sekarang ada lah teman kakak ku batin anisa ,


anisa tersenyum tak percaya ,dengan apa yang alami sekarng .


haris mengerut kan alis melihat tingkah istri nya iya


Kamu kenapa sayang ada yang lucu sehingga kau tersenyum senyum sendiri.


"Tidak sayang aku hanya tak percaya kalau saat ini aku sudah


jadi istri orang.


"Setelah membeli semua keperluan mereka .


mereka langsung pulang ke rumah haris


sesampai nya mereka di rumah haris


anisa langsung masuk di pinpin oleh haris Jangan sunkan, sayang ini lah rumah kita


yang baru ,yaah memang tak seluas rumah ibu tapi aku harap kita bisa memulai nya dari rumak kecil kita ini


anisa tersenyum ,ke arah suami nya


Jangan ngomong gitu ya ,


sekecil apa pun rumah mu aku akan bahagia jika kamu bersama ku buat apa rumah mewah tapi menderita ,


oia mas satu lagi aku ingin berpesan pada mu mas ,jangan pernah memdua kan aku dan jangan pernah mas membohongi ku .


jika seaktu saat nanti sudah bosan dan mas tidak mencintai ku lagi aku harap mas berterus terang dan pulang kan aku ke rumah orang tua baik baik jani mas ,


Jangan bicara seperti itu karna aku gak akan


mendua kan mu mu cinta ku gak akan pernah pudar aku janji haris memeluk istri nya dan menggendong nya sampai kamar .


Sayang aku menginginkan nya .


anisa menatap suami nya


Apa kamu gak capek sayang


hampir setiap malam kita melakukukan nya


Haris tertawa ha ha ha ha ha ,


sayang untuk urusan ranjang tidak ada kata capek sayang mari kita mukai pemanasan dulu jika kamu capek kamu cukup menikmati nya saja biar aku yang beraksi


ya sayang haris pun mulai melancarkan aksi nya ,entah berapa kali haris menggagahi istri nya karna terlalu lelah akhir nya mereka tertidur karna kecapean.


malam pun tiba ,anisa maupun haris tak menyadari kalau malam sudah larut .


karna siang nya mereka menguras tenaga dan tenaga tepat jam sepuluh malam anisa kelaparan ,iya mulai gelisah .


haris menyadari kegelisahan istri nya


Kamu kenapa sayang ?


apa kamu sakit ?


Aku lapar mas ,ohh kirain kamu kenapa.


yok kita kedapur aku buat kan sesuatu tuk kamu makan ,


haris memang bisa masak karna dia dulu


dia tinggal sendiri dan sebelum ibu nya meninggal pun dia yang mengurus nya


berbeda dengan anisa jangan kan memasak cuci piring saja gak pernah .


semua pekerjaan rumah bik irah yang buat


Terimakasih ya sayang aku bahagia sekali ,ucap anisa iya memeluk suami dari belakang Sana mandi lah dulu nanti kita makan sama sama,

__ADS_1


πŸ™πŸ™πŸ™πŸ™πŸ™πŸ™πŸ™πŸ™πŸ™πŸ™πŸ™πŸ™πŸ™πŸ™πŸ™πŸ™


terimakasih yang telah mendukung ku yang belum, tolong dukung lah aku agar aku lebih baik dalam berkaya terimakasihπŸ’–πŸ’–πŸ’–πŸ’–πŸ’–πŸ’–πŸ’–πŸ’–πŸ’–πŸ’–πŸ’–πŸ’–πŸ’–πŸ’–πŸ’–πŸ’–πŸ’–πŸ’–πŸ’–πŸ’–πŸ’–


__ADS_2