
tak terasa pagi telah tiba, perlahan ku buka mataku dan ku lihat wajah leo yang sangat dekat didepan ku. ternyata sepanjang malam kami tidur berpelukan tanpa pakaian.
Aku terus memandang wajah leo tanpa berniat membangunkan nya. aku ingin selalu memandanginya sebelum dia pergi ke new York.
"aku sangat menyayangimu leo" ucapku dalam hati. aku begitu menikmati wajahnya yang tampan dan tenang.
setelah 10 menit kemudian leo terbangun. mata kami saling bertemu dan aku langsung mencium bibir manisnya.
"good morning honey" ucapku menyapanya duluan
"morning too honey" balasnya lalu mencium bibirku
ku eratkan pelukanku terhadap Leo seakan aku tak ingin hari ini berlalu.
"akankah kita seperti ini sepanjang hari sayang ? tidakkah kita datang kemari untuk berlibur ?" tanya leo sambil mengelus lembut pipiku
"baiklah aku akan melepaskan pelukanku, aku mandi dulu ya" ucapku lalu bangkit turun dari ranjang.
"mari kita mandi bersama sayang" ucap leo yang ikut masuk kedalam kamar mandi.
setelah selesai mandi dan berdandan, aku dan leo melakukan hal yang sudah kami rencanakan yaitu berlibur sebelum nanti malam kami kembali ke kota kami berasal.
__ADS_1
Kami mulai mengunjungi tempat wisata, mulai dari pantai, ke tempat-tempat bersejarah di kota ini dan berkuliner ria.
setelah selesai mengelilingi kota ini, kami melanjutkan perjalanan pulang.
sepanjang perjalanan aku selalu memandangi leo. aku begitu sangat takut jika nanti leo berpaling dariku.
"sayang, jangan lupakan aku ya. selalu ingat ada aku disini menunggu kepulangan mu" ucapku dengan nada sedih
"sayang kamu ngomong apasih. percayalah aku tak akan melupakan mu. aku akan datang Li, aku janji aku akan melamarmu nanti" ucap leo sambil mengelus pipiku
"tapi aku takut le, bagaimana jadinya aku tanpa kamu disampngku" kali ini air mataku terjatuh
"hei. kamu bicara apasih. kamu pasti akan baik-baik saja tanpa aku. lagian ini hanya 6 bulan sayang. nanti aku akan usahakan kerjaan ku selesai sebelum 6 bulan" jelasnya menyemangati ku
<~~~~~~~~>
"hei, sayang jangan buat aku khawatir dong. jika kamu terus begini bagaimana aku bisa menyelesaikan tugas ku dengan baik nantinya" ucap leo sembari mengusap-usap punggungku
"janji jangan pernah menduakan ku ya le, ingat ada aku yang menunggu kepulangan mu diindonesia" rewel ku
"iya sayang aku janji, kamu juga selalu jaga diri ya disini jangan dekat-dekat sama pria lain. selalu kabarin aku jika ada masalah"
__ADS_1
"iya. aku menyayangimu my Leo" ucapku sambil memberikan kecupan di pipinya
"aku juga menyayangimu sayang. aku pergi ya" ucap leo sambil melambaikan tangannya.
Aku berdiam diri memandangi punggung leo, tanpa ku sadari air mataku kembali terjatuh. " Lindungi dirinya Tuhan" batinku
Setelah Leo sudah tak terlihat lagi, aku langsung pergi pulang kerumah untuk beristirahat. baru beberapa jam aku tak bertemu leo rasanya aku sudah sangat merindukan nya.
seminggu sudah leo berada di new York. kami selalu berkomunikasi walau tidak setiap hari, karena perbedaan waktu. kadang-kadang aku mengirimi Leo pesan singkat pada pagi hari namun balasannya datang di malam hari.
<~~~~~~~~>
satu bulan berlalu yang artinya masih ada 5 bulan lagi untuk aku dapat bertemu leo kembali. aku selalu memberikan tanda di kalender kamarku setiap hari-hari yang telah berlalu.
Hari ini aku berangkat ke kantor bersama Ferry teman ku. aku dan Ferry mulai dekat sejak 3 Minggu belakangan. Ferry selalu menemaniku ketika survei kelapangan untuk melihat kemajuan proyek yang sedang dijalankan oleh perusahaan papaku.
"kenapa murung begitu?" tanya Ferry ketika mendapati ku yang sedang dalam suasana hati yang buruk.
"Leo belum juga membalas pesanku yang ku kirimkan 2 hari lalu" ucapku dengan nada kesal
"ya ampun velia, positif thinking aja. mungkin dia lagi banyak kerjaan. kamu harus selalu pengertian terhadapnya. jika kamu mencintainya kamu akan mempercayai dia. inti dari sebuah hubungan adalah kepercayaan" jelas Ferry kepadaku, lalu ku balas dengan anggukan.
__ADS_1
Ferry selalu mampu memberikan nasehat yang membangun pemikiran positif didalam diriku. sifat Ferry yang dewasa yang membuatku merasa bersyukur menjadi teman dekatnya.