Teman Kecilku Jodohku

Teman Kecilku Jodohku
Hari keberangkatan ku


__ADS_3

Hari ini aku sedang dalam perjalanan menuju bandara, aku diantar oleh papa mamaku.


"nanti setelah sampai langsung hubungi mana ya sayang" ucap mama setelah sampai di bandara dan aku hendak memasuki ruang tunggu


"baik ma, jaga kesehatan ya ma pa" ucapku memeluk mereka bergantian. kulambaikan tanganku saat papa mamaku masuk ke mobil dan akan segera pergi.


saat aku mau memasuki ruang tunggu tiba-tiba seseorang memanggil ku


"vei" teriak Ferry sambil berlari dengan buket bunga ditangannya


"Ferry. Lo datang juga ternyata" ucapku lalu sedikit berlari dan memeluk nya

__ADS_1


Ferry membalas pelukanku dan memberikan buket bunga yang dibawa nya. saat aku melepaskan pelukanku aku melihat leo sedang berjalan ke arahku.


"Leo kamu datang juga" ucapku dalam hati dan memperhatikan leo


tapi ternyata leo sedang tidak berjalan ke arahku, dia melalui ku dan menuju tempat cek in. aku salah ternyata leo ingin melakukan perjalanan bukan mangantar keberangkatan ku. aku sedih sekali ketika melihat leo seolah-olah tidak mengenali ku saat dia melalui ku tadi padahal jelas-jelas aku dan dia saling memandang tadi.


"hei, segera lah pergi pesawat mu sudah akan segera terbang" ucap Ferry membuyarkan lamunanku dan benar saja penumpang pesawat yang ku naiki telah disuruh masuk ke dalam pesawat dengan sedikit berlari aku meninggalkan Ferry dan Leo enathlah aku tak memperhatikan dia lagi.


"selamat tinggal leo, ternyata aku akan benar-benar meninggalkan mu dikota ini" ucapku dalam hati dan tanpa ku sadari air mataku terjatuh.


Hatiku berat sekali meninggalkan kota ini, terutama meninggalkan mama dan papaku serta pujaan hatiku Frans Leonardo.

__ADS_1


<~ POV leo ~>


Hari ini aku akan berangkat ke Singapura untuk urusan bisnis. ketika dibandara aku melihat seorang wanita yang ku kenali, ku perhatikan dia dan ku pastikan apakah dia benar-benar wanita yang sangat kurindukan yaitu Lia. saat aku ingin memanggil nya tiba-tiba seseorang menduluani panggilan ku.


"vei" teriak pria itu dan aku berbalik dan kulihat seorang pria dengan sebuah buket ditangannya dan sedikit berlari saat dia melaluiku ku lihat wanita itu berbalik dan benar saja dia adalah Lia wanita pujaan ku.


aku melihat Lia juga sangat antusias dan langsung memeluk pria itu dan wajahnya sangat bahagia bertemu pria itu. hatiku hancur ini kali kedua aku melihat Lia berpelukan bersama pria yang sama waktu itu. air mataku terjatuh namun langsung ku hapus agar tak terlihat orang lain, pandangan ku dan pandangan Lia bertemu. kurang lebih 5 menit kami saling memandang dan ku mantapkan hatiku dan ku langkahkan kaki ku. aku berjalan melalui Lia yang sedang memeluk pria itu.


Saat melalui Lia, aku berusaha terlihat biasa saja dan berpura-pura tidak mengenali nya. aku langsung berjalan menuju tempat cek in setelah itu aku langsung masuk ke ruang tunggu. aku tak ingin semakin tersakiti melihat Lia bersama pria nya.


"Lia, hatiku hancur melihat mu begitu bahagia saat memeluk pria itu. Lia andai aku lebih cepat pulang dari new York dan langsung bertemu dengan mu kesalah pahaman ini tak akan berlanjut hingga akhirnya membuat hubungan kita kandas seperti ini" ucapku dalam hati sambil aku menekan-nekan kening ku. serasa hatiku tak lagi berada diposisi yang benar-benar baik, hatiku telah hancur dan harapannya tinggal kenangan.

__ADS_1


__ADS_2