
Aku bergegas pergi meninggalkan hotel, saat aku berjalan menuju parkiran aku ketemu dengan pak sopir yang menolongku semalam. pak sopir itu tersenyum dan langsung pergi masuk menuju hotel dengan buru-buru, aku ingin menyusulnya namun ku urungkan ketika teringat akan pak Santoso.
"lain kali saja aku menemui nya" ucapku lalu aku masuk kedalam mobil.
kulajukan mobil menuju rumah dengan rasa kesal, saat aku melewati jalan menuju 2L aku jadi teringat akan leo. ku putar balik arah mobilku dan aku pergi ke 2L.
ku parkiran mobilku lalu keluar, saat berjalan menuju tempat duduk didekat rumah pohon ku perhatikan sekitar terlihat bersih.
"apa ada yang membersihkan tempat ini?" ucapku bingung
"ah Leo iya benar pasti Leo yang melakukannya. aku harus melihat balasan suratku" ucapku lalu bergegas menaiki anak tangga rumah pohon
sesampainya didalam rumah pohon sebuah surat balasan dari leo.
"hai Li, selamat datang kembali. terimakasih karena sudah mengunjungi tempat ini, ku pikir kau telah melupakan semuanya. oh iya tentang penjelasan yang kau inginkan nanti akan ada waktu yang tepat aku memberitahukan semuanya. jaga kesehatan mu dan tetaplah bahagia"-Leo
"Leo aku sungguh merindukanmu" ucapku tanpa kusadari air mataku terjatuh.
Aku menenangkan diriku di dalam rumah pohon dan menikmati senja sendiri. rinduku semakin besar terhadap leo dan begitupun rasa bersalah ku terhadapnya.
"mengapa? mengapa begitu sulit untuk bertemu dengan mu le?" ucapku disela-sela isakan tangis ku
tak terasa hari sudah gelap, aku turun dari rumah pohon dan bergegas pulang kerumah. Saat berjalan menuju parkiran aku merasa ada sepasang mata yang memperhatikan ku, ku perhatikan sekitar namun tak ada orang kecuali aku. begitu sampai di parkiran aku masuk kedalam mobil dan melajukan mobil ku dengan cepat.
"kok aku sering merasa selalu ada yang memperhatikan ku ya?" gumamku
"atau mungkin ini hanya perasaanku aja?" ucapku
Saat sampai didepan gerbang, Toni membukakan gerbang dan menyapaku. setelah ku parkirkan mobil digarasi aku bergegas masuk dan langsung membersihkan diri dan tidur.
__ADS_1
keesokan paginya aku berangkat kekantor dan ketika aku mau masuk kedalam kantor tiba-tiba Keysa memanggilku.
"maaf nona ada hal penting yang anda harus ketahui" ucap Kesya
"kita bicara didalam aja key" ucapku
setelah masuk aku duduk di sofa dan mendengarkan kabar yang ingin diberitahukan Keysa
"tuan Santoso memutuskan semua kerja sama dengan AN group nona, dan akibatnya kita mengalami kerugian sebesar 1 milyaran" ucap Keysa hati-hati takut aku bakalan syok
"oh soal itu aku sudah mengetahuinya. biar saja dan tolong katakan pada semua perusahaan cabang untuk memblacklist tawaran kerjasama atas nama pak Santoso" ucapku tegas
"baik nona. saya permisi dulu" ucap Keysa lalu pergi meninggalkan ruangan ku
<~~~~~~~>
tok... tok... tok...
suara ketukan pintu kantorku dari luar.
"masuk" ucapku, lalu Keysa masuk kedalam ruangan ku
"maaf nona ada yang ingin bertemu dengan anda" ucapnya
"siapa?" tanyaku sambil fokus pada berkas-berkas didepanku
"beberapa petinggi perusahaan prima jaya nona" ucapnya
"mau apa lagi mereka?" ucapku lalu ku tarik nafas dalam-dalam "suruh masuk key" ucapku
__ADS_1
"baik nona" ucap Keysa lalu mempersilahkan pihak prima jaya untuk masuk.
Aku melihat pak Santoso sebagai CEO dan direktur utama perusahaan prima jaya masuk keruangan ku
"silahkan duduk" ucapku dengan cuek
"maaf nona mengganggu waktu anda" ucap pak direktur, aku hanya diam
"nona Novelia saya benar-benar minta maaf atas kejadian seminggu yang lalu yang membuat nona tersinggung" ucap pak Santoso
aku dan Keysa saling memandang dan terkejut mendengar perkataan pak Santoso. seharusnya yang merasa rugi adalah perusahaan kami.
"perusahaan kami telah jatuh nona dan hampir gulung tikar. saya tidak tahu jika anda dan CEO 2L group memilik hubungan yang sangat baik. tuan Frans Leonardo memutuskan kerja sama dengan perusahaan kami serta menghancurkan perusahaan kami dan hampir membuat kami gulung tikar" ucap pak Santoso
"maafkan saya nona, tolong maafkan saya agar perusahaan yang sudah lama kami bangun tidak gulung tikar" ucap pak Santoso menangis lalu berlutut di hadapan ku
Aku begitu terkejut melihat pak Santoso yang berlutut dihadapan ku dan mendengar bahwa leo menghancurkan perusahaan mereka
"pak sebaiknya anda berdiri, tidak bagus jika anda seperti itu. saya sudah memaafkan anda" ucapku lalu membantu pak Santoso berdiri
"terimakasih nona terimakasih" ucap pak Santoso dan direktur utama bersamaan, aku hanya mengangguk lalu mereka permisi untuk kembali ke kantornya.
"leo bagaimana bisa kau melakukan itu" ucapku dalam hati
"nona velia, perusahaan 2L menawarkan kerjasama dengan perusahaan kita dengan memberikan keuntungan 60% ke AN group. bagaimana nona apa kita ambil tawaran ini?" ucap Keysa
"oke ambil saja key. ini akan membantu keuangan kantor dan aku akan bisa bertemu dengan CEO nya" jawabku lalu Keysa meninggalkan ruangan ku
aku begitu terkejut atas perbuatan Leo yang membantuku dalam mengatasi kerugian besar perusahaan ku.
__ADS_1