Teman Kecilku Jodohku

Teman Kecilku Jodohku
Bertemu kembali


__ADS_3

Setelah selesai menelpon Ferry aku bergegas pergi ke cafe tempat biasa kami bertemu.


"key. setelah makan siang tolong handle jadwalku ya" ucapku


"setelah makan siang jadwal anda memang sedang kosong nona" balasnya


"oke baiklah. setelah maka siang aku akan langsung pulang aja ya" ucapku


"baik nona" balas Keysa


Aku langsung berjalan menuju lift dan bergegas ke parkiran untuk pergi menemui Ferry


Setelah sampai di cafe aku menelpon Ferry, dan memesankan makanan buat kami berdua.


"kok tumben lo ajak gue ketemuan?" tanya Ferry saat sampai di meja yang ku pesan


"gue mau cerita nih" ucapku dengan nada sedih


"udah gue duga. Kenapa?" tanya nya


"fer Lo tahu gak Leo dimana? udah lama gue nyari dia tapi gak ketemu juga. gue mau minta maaf" ucapku sedih


"minta maaf kenapa?" tanyanya bingung

__ADS_1


"ternyata selama ini gue udah salah paham fer. Leo tidak pernah mengkhianati gue" ucapku sangat sedih


"oh soal itu, gue udah tahu" jawabnya Santai


"apa? Lo udah tahu? Lo tahu dari mana" ucapku kaget


"Lo masih ingat gak gue udah pernah cerita, jika perusahaan gue dan leo menjalin kerjasama?" tanyanya, aku hanya mengangguk


"ya udah saat itu kami ngobrol banyak dan dia cerita tentang semuanya" ucapnya


"cerita apa aja?" tanya ku penasaran


"tahu ah gelap. ya udah gue pulang dulu ya. bye" ucap Ferry lalu pergi meninggalkan ku


"fer" teriakku namun Ferry tetap pergi meninggalkan ku dengan rasa penasaran.


"Lex, tolong sampaikan sama leo. gue nungguin dia di tempat biasa dan gak akan pulang sebelum dia datang"


Setelah pesanku dibaca oleh Alex aku pergi ke 2L. ku lajukan mobilku dengan cepat. hari semakin sore dan aku sampai di 2L pukul 4 sore. aku duduk di bangku taman dengan terus menunggu leo.


"ku mohon sekali ini aja leo, tolong temuin aku" ucapku dalam hati.


30 menit berlalu

__ADS_1


1 jam


1 jam 30 menit


namun Leo tak kunjung datang, leo benar-benar telah melupakan ku. karena sinar senja sudah mulai hadir aku naik keatas rumah pohon dan menunggu Leo diatas sana.


"Leo kenapa... kenapa kau sejahat ini samaku?" ucapku sambil terisak


untuk pertama kalinya aku gak suka akan kehadiran senja yang seakan tak memberikan ku kehangatan sore ini.


Hari semakin gelap dan karena aku kelelahan akibat menangis aku pun tertidur didalam rumah pohon. walau aku sudah tertidur namun isakan ku masih juga belum hilang.


Aku tak tahu sudah berapa lama aku tertidur namun aku merasa ada tangan yang membelai rambut ku, perlahan ku buka mataku yang sudah sembab. ketika mataku sudah terbuka sempurna ku lihat ada seorang pria duduk disebelah ku.


"Leo..." ucapku lemah, namun pria itu hanya tersenyum manis kepada ku


"tidak tidak mungkin aku sedang bermimpi sekarang.." ucapku sambil menepuk-nepuk pipiku


"awas tuh pipi kamu memar akibat tepukan mu" ucapnya


"Leo... ini benar kamu Leo..." ucapku lagi dan langsung memeluk nya erat-erat


"Leo aku merindukanmu... hiks hiks... kenapa kau selalu menghindari ku?" ucapku sambil menangis dipelukan leo

__ADS_1


"bukankah kau yang meninggalkan ku dan menghindari ku Li?" tanya nya sambil mengelus lembut rambut ku


Aku semakin menangis mendengar ucapan leo, ku peluk tubuhnya erat-erat seakan tak ingin berpisah darinya lagi.


__ADS_2