Teman Kecilku Jodohku

Teman Kecilku Jodohku
Lamaran Leo


__ADS_3

Setelah selesai bersiap-siap aku memoles wajahku dengan make-up tipis.


"gue pasti kuat, mungkin wanita itu memang yang terbaik di berikan Tuhan" ucapku pada diriku sendiri didepan cermin rias ku.


"tapi aku gak bisa bohongi diriku, hatiku sakit banget" ucapku lagi dengan air mata yang sudah terjatuh dipipiku.


derttt... derttt... derttt...


getaran ponselku membuatku kaget, ku lihat ada pesan masuk dari leo.


"berapa lama lagi aku menunggumu Li? apa tunggu aku diambil orang?"


"Leo benar, aku tidak bisa menunda-nunda kesempatan ini. hari ini aku akan menghabiskan waktu dengan nya sebelum dia benar-benar milik wanita lain" ucapku lalu ku seka air mataku dan ku perbaiki dandanan ku.


setelah aku selesai aku langsung bergegas menuju ruang tamu. setelah sampai di ruang tamu aku langsung menarik tangan Leo agar segera berangkat.


Hari ini leo begitu berbeda dari beberapa hari belakangan ini, dia selalu membuatku tertawa lepas dan menuruti semua keinginanku. aku bahagia sekali hari ini, mood buruk ku benar-benar telah hilang.


"Lia selalu lah tersenyum" ucap Leo lalu memelukku, ku balas pelukan leo.


"terimakasih le" ucapku lalu aku menangis di pelukannya


"mengapa kau menangis Lia? hei pandang aku" ucap leo melepaskan pelukannya dan menatap ku

__ADS_1


Aku langsung memeluknya lagi, kini pelukanku lebih erat dari yang tadi "ku mohon biarkan aku memelukmu sebentar saja" ucapku dalam dekapannya


"hei Lia, bahkan kau bisa memelukku selama yang kau mau" ucapnya lalu mengelus punggungku


Aku hanya menangis menguatkan hatiku dan menenangkan diri dalam pelukan leo, pelukan yang mungkin akan sulit ku dapatkan. setelah hatiku tenang ku lepaskan pelukanku.


"kenapa sih Lia? apa ada masalah?" tanya leo memandang Ku


"enggak kok le, cuman pengen meluk aja" jawabku


"sejak kapan Lia ku pandai berbohong seperti ini?" tanyanya lagi aku hanya menggeleng


"aku pengen peluk lagi ah" ucapnya lalu memelukku kembali, aku hanya membalas pelukan hangatnya.


"Li kita ke 2L yok nikmati senja disana" ajak leo


"tapikan itu jauh dari sini memakan waktu 2 jam dan sekarang sudah pukul 2 siang. kita nikmati senja di sini aja" ucapku


"aku pengennya disana, ditempat dimana hanya ada aku dan kamu yang menikmati nya" ucapnya


"ya udah kita berangkat sekarang aja" ucapku lalu berjalan mendahului leo menuju parkiran


"kami akan tiba saat senja tiba" kirim Leo pada group WhatsApp

__ADS_1


Diperjalanan aku tertidur karena rasa lelah, sedangkan Leo dia fokus berkendara agar kami tidak terlambat menikmati senja di 2L. pukul 5 sore kami telah sampai di 2L, namun aku masih tertidur pulas.


"Li, Lia, bangun kita sudah sampai" ucap leo membangunkan ku


"hemm. kita udah dimana sih?" tanyaku dengan mata yang masih tertutup


"kita udah sampai di 2L. yuk turun" ucap Leo lalu dia turun dari mobil dan aku mengikutinya.


"oh iya kamu tutup mata pakai ini ya" ucap leo lalu memberikan ku syal


"tutup mata buat apa?" tanyaku bingung


"tutup aja" ucap Leo lalu aku menuruti nya


Leo menuntut ku dan kami berhenti mungkin dibawah rumah pohon. lalu leo membuka mataku dan betapa terkejutnya aku melihat tempat ini begitu indah dan terkesan romantis.


"le ini kok bisa?" tanyaku kaget namun leo hanya tersenyum kepadaku


cahaya jingga sudah menyinari wajahku dan wajah Leo yang artinya senja telah tiba dan tiba-tiba leo berlutut di hadapan ku.


"Novelia Natalie kau tahu awalnya aku tidak suka senja karena senja memberikan keindahan lalu merenggutnya dengan cepat. namun kala itu, saat kita tersesat ditempat ini tiba-tiba tangismu berhenti karena sang senja. aku penasaran kenapa senja bisa mengembalikan senyummu sehingga ku pandang matahari yang akan terbenam itu, benar saja saat aku memandangnya membuat keadaan hati lebih baik karena keindahannya ditambah lagi aku menikmati nya bersama gadis kecil yang membuatku begitu terpesona. Lia aku menyukai mu dan begitu menyayangi mu, disini ditempat yang mempertemukan kita, ditempat dimana aku jatuh cinta untuk pertama kalinya padamu dan di bawah sinar senja ini aku ingin mengatakan, Will you marry me?" ucap leo sambil menyodorkan cincin yang indah dan air matanya terjatuh di kedua pipinya


degh...

__ADS_1


ini seperti mimpi bagiku...


__ADS_2