
Setelah kepulangan ku beberapa hari lalu, aku masih enggan untuk melakukan aktifitas ku. aku hanya berdiam diri dirumah dan membantu mama memasak dan membersihkan rumah.
mama dan papaku tak pernah menuntut hal lebih dariku, kata papa tunggu aku betul-betul siap baru aku dapat bekerja di perusahaan.
tak terasa sudah 3 Minggu aku berada dirumah, dan hari ini aku memutuskan untuk masuk ke salah satu perusahaan AN group yang telah dibangun papaku dari nol hingga sebesar ini.
aku masuk ke kantor bersama papaku dan sekretaris pribadi papaku mengadakan rapat untuk mengumumkan tentang CEO yang baru yang akan memimpin perusahaan yaitu aku Novelia Natalie.
"mohon bantuannya semua" ucapku setel papa memperkenalkan ku
"selamat bergabung nona vei" ucap karyawan ku.
aku sengaja meminta mereka memanggil ku dengan sebutan nona vei agar lebih singkat dari pada harus memanggil keseluruhan namaku.
Keysa adalah sekretaris pribadiku. dia wanita baik, anggun dan santun. sebelumnya aku sudah pernah bertemu dengan Keysa ketika aku menggantikan papa rapat mewakili perusahaan yang akan ku pimpin ini.
Setiap hari aku selalu disibukkan oleh berbagai hal aktifitas, mulai dari meeting, menandatangani berkas, dan sesekali pergi keluar kota untuk urusan bisnis.
<~~~~~~~~>
Sudah 6 bulan aku kembali ke kota ini dan mulai sibuk dengan urusan perusahaan namun selama 6 bulan juga aku tak pernah bertemu dengan leo, jika perusahaan ku dan perusahaan nya ada rapat dia selalu diwakilkan oleh sekretaris nya Alex.
__ADS_1
Alex bercerita tentang leo yang sudah mulai berubah, dia lebih gila kerja beberapa tahun belakangan ini tanpa memikirkan kesehatannya dan sering pergi ke suatu tempat yang Alex sendiri tidak tahu dia dimana.
Hari ini papa dan mamaku pindah ke Paris untuk mengurus perusahaan yang ada disana, dan khusus untuk perusahaan yang ada di Indonesia papa telah mengalihkan nya atas namaku.
"apakah kalian harus benar-benar pergi meninggalkan aku?" rengekku ke mama dan papa saat aku menghantarkan mereka di bandara
"sayang, putri kecilnya papa. kami yakin kok kamu bisa mandiri dan memimpin perusahaan kita. iya kan ma" ucap papaku
"iya dong. kan kamu wanita hebat sayang" ucap mamaku
"bagaimana jika nanti aku rindu kalian" ucapku
aku memeluk mereka erat-erat, dan melambaikan tangan kepada mereka saat mereka berjalan menuju ruang tunggu.
setelah mama papaku masuk keruang tunggu, aku pergi menuju parkiran mobilku dan berangkat ke kantor.
sesampainya dikantor aku melihat Ferry sedang menungguku di ruang tunggu, aku langsung menghampirinya.
"hey fer. sedangkan apa kau kesini?" tanyaku
"apa kau sedang sibuk vei? aku hanya merindukanmu" ucapnya
__ADS_1
"baiklah mari kita nongkrong di cafe depan sana sambil mengobrol" ajakku dan Ferry mengikuti ku
Kami berada di sebuah cafe dan menikmati secangkir kopi dan bercerita banyak hal.
"gimana vei? menyenangkan bukan jadi seorang ceo?" tanya nya
"haha kau tentu tahu bagaimana rasanya jadi seorang ceo" ucapku tertawa
"oh iya vei, dulu aku pernah bertemu dengan leo mu" ucap Ferry sontak aku terkejut mendengar dia menyebutkan Leo ku.
"Leo ku? maksudnya?" tanyaku bingung
"iya Leo mu. Frans Leonardo CEO dari 2L group" jelasnya
"2L group? bukannya perusahaan papanya twins group?" tanyaku heran
"iya perusahaan papanya memang twins group. namun setelah pulang dari new York dia mendirikan perusahaan yang sudah sangat berkembang sekarang yaitu 2L group. kabarnya 2L punya sejarah di hidupnya, itu singkatan dari namanya dan nama seseorang yang disayanginya" jelas Ferry, sedangkan aku hanya terdiam mendengarkan penjelasan Ferry.
"oh iya vei, Leo memang pantas kau sayangi seperti dulu. dia pria yang baik dan begitu berkomitmen. Leo banyak bercerita tentang kisahnya dan kisah mu sejak kecil..." lanjut nya
"maaf fer. aku harus segera pergi tiba-tiba sekretaris ku menghubungi, akan ada rapat katanya. lain kali kita lanjut ya. bye" ucapku memotong perkataan Ferry dan pergi meninggalkannya
__ADS_1