
Aku duduk tepat disamping rayen dan menikmati sinar senja yang begitu indah, tapi entah mengapa leo memenuhi pikiran ku walau rayen yang berada disebelah kusaat ini.
"apakah kau juga sedang menikmatinya leo?" ucapku dalam hati dan tanpa kusadari air mataku terjatuh
"sayang.. ada apa? kenapa kamu menangis?" tanya rayen
"tidak kenapa sayang. aku hanya teringat akan sahabatku dulu" ucapku
"apakah kau merindukan nya? bagaimana jika besok kita pergi ke kota mu dan bertemu orangtuamu serta sahabatmu" ucap rayen sambil mengusap pipiku
"tidak perlu sayang" ucapku singkat
__ADS_1
"ada apa sayang? apakah ada masalah? aku siap mendengarkan ceritamu" ucapnya
"sebenarnya aku tak ingin bertemu dengannya lagi. dulu dia memang sahabatku namun setelah kejadian beberapa bulan lalu kami tidak bersahabat lagi" ucapku dengan deru air mata
"apa yang menyebabkan nya?" tanya rayen
"aku punya sahabat baik sejak kecil namanya leo. kami selalu menghabiskan waktu bersama. aku sangat menyayangi nya begitu juga leo. dia selalu berada di sisiku saat aku terpuruk dan saat aku bahagia, bahkan dulu saat SMA aku pernah hampir diperkosa oleh mantan kekasih ku dan Leo yang menyelamatkan ku. hingga akhirnya aku leo menyatakan perasaannya terhadap ku dan aku sangat bahagia kala itu dan kami berpacaran hingga 1 tahun 4 bulan. awalnya semua begitu indah, hingga suatu hari Leo pergi tugas ke new York selama 6 bulan. setelah 4 bulan dia disana, aku diberangkatkan kantor untuk tugas ke new York selama 2 Minggu. memang aku tak memberitahukan kedatangan ku kepadanya karena aku ingin memberikan sebuah kejutan, namun setelah satu Minggu bekerja disana semua tugasku telah selesai dan aku berniat ingin mengunjunginya ke apartemen nya namun ketika aku sedang makan siang aku melihat dia bersama seorang wanita yang dulu satu sekolah sama kami dan wanita itu begitu tergila-gila kepada leo. Aku dibakar api cemburu saat itu dan langsung menuju meja mereka dan kau tahu Ray apa yang ku dapat setelah lama menanti kepulangan Leo, hatiku hancur berkeping-keping saat itu...." ucapku dengan Isak tangis hatiku kembali terluka mengingat kejadian siang itu
"lebih dari itu, wanita itu sedang mengandung anak dari Leo dan itu benar-benar mematahkan hatiku. lama aku menutup diri, berkali-kali ku coba melupakan leo namun luka itu masih begitu parah didalam hatiku" jelasku dengan isakan
"apa itu penyebab kau susah membuka hati terhadap orang lain vei?" tanya rayen dan ku balas Dengan anggukan.
__ADS_1
rayen memelukku yang kini sedang terisak-isak, aku tak tahu mengapa kejadian itu masih membuat hatiku perih bahkan kejadian itu sudah sangat lama.
"menangis lah sayang, luapkan semuanya disini. biarkan tangisanmu membawa semua kepedihan itu pergi dari lubuk hatimu" ucap rayen sambil mengusap-usap punggung ku
"terimakasih rayen, kau sudah membuat hatiku kembali membaik lagi. semenjak aku dekat dengan mu rasanya luka dihatiku kian sembuh" ucapku
"sama-sama sayang. jangan sedih lagi aku berjanji tidak akan melukaimu seperti yang dilakukan mantan pacarmu. I love you" ucapnya dan dikecupnya keningku dengan lembut
pelukan rayen membuatku merasa sangat nyaman, bahkan kini perlahan posisi leo dihatiku telah digantikan oleh rayen.
"terimakasih Tuhan karena telah mengirimkan rayen kepadaku. aku sangat mencintai nya" ucapku dalam hati
__ADS_1