Teman Kecilku Jodohku

Teman Kecilku Jodohku
Bahagia


__ADS_3

Paginya aku terbangun oleh aroma tubuh kekar rayen. perlahan ku buka mataku dan kulihat rayen masih tertidur pulas dihadapan ku, begitu tenang dan tampan. ku dekatkan wajahku ke wajah rayen lalu ku kecup bibirnya yang menawan.


"hm.. sayang... selamat pagi" ucap rayen lalu mencium bibirku


"maafkan aku jika aku telah mengganggu tidurmu" ucapku


"tidak apa-apa sayang... aku menyukainya. apa kau masih lelah?" tanya rayen


"tidak terlalu hanya saja aku sudah lapar" ucapku sambil menyandarkan kepalaku didada bidang rayen


"segeralah mandi sayang. kita akan keluar mencari makan dan bersenang-senang" ucap rayen


"aku tak sanggup bangun sayang, tenaga ku udah habis terkuras olehmu tadi malam" ucapku sambil memainkan jariku diperut rayen.


"haha jangan menggodaku sayang, atau kau akan benar-benar kehilangan kendali lagi" ucap rayen membelai rambut ku.


Rayen bangun dari ranjang dan digendong nya aku lalu diantarkan nya ke dalam kamar mandi.

__ADS_1


"mandilah sayang, jangan lama-lama atau aku akan masuk dan memandikan mu nanti" ucapnya sambil tersenyum menggoda ku.


Aku langsung menutup pintu kamar mandi dan segera mandi. aku tak ingin rayen masuk dan memandikan ku, dia akan melakukan hal seperti semalam sore dan tenaga ku akan terkuras lagi.


setelah selesai mandi aku keluar dengan kimono, dan aku melihat rayen duduk ditepi ranjang sambil memandangi ku.


"segeralah mandi sayang. aku sudah lapar banget nih" rengekku


"oke sayang. berdandan lah yang cantik dan mempesona kali ini" bisik rayen dan dikecupnya pipiku lalu dia pergi ke kamar mandi.


tidak perlu waktu lama aku sudah selesai berdandan dan kini rayen pun sudah selesai bersiap-siap, kami pergi keluar untuk mencari makan dan menikmati beberapa tempat wisata dikota ini.


tak terasa sudah hampir malam, waktu terasa begitu cepat berlalu saat aku bersama rayen. hari ini aku begitu bahagia. rayen selalu membuatku terpesona akan hal-hal sederhana yang dilakukannya namun mampu memberikan kekaguman dihatiku terhadapnya.


"sayang karena ini hari terakhir kita disini, aku ingin mengajakmu ke suatu tempat, dimana kau bisa menikmati senja" ucapnya


"seriusan? ah aku senang banget sayang" ucapku antusias

__ADS_1


"tapi kami cium aku dulu dong" minta rayen yang langsung ku turuti tanpa berpikir.


rayen membalas ciuman ku dan kami saling ******* dan tanpa ku sadari rayen menurunkan sandaran kursi lalu ditindih nya tubuhku.


ciumannya turun ke leher lalu ke gundukan kembar ku, aku mendesah nikmat ditelinga rayen sehingga membuat dia semakin bergairah.


"ahh sayang... udah dong ntar keburu malam" ucapku


"sabar sayang aku belum puas bermain dengan si kembar mu ini" ucap rayen sambil terus menciumi payudara ku secara brutal.


5 menit kemudian aku merasakan kejang karena rayen menghisap putingku dan kini tubuhku lemas tak bertenaga lagi.


"udah sayang bagusin tuh bra dan pakaian kamu. kita berangkat sekarang ya" ucap rayen lalu melajukan mobilnya


aku langsung menaikan sandaran kursi dan kuperbaiki letak bra dan bajuku. aku tertidur pulas karena sudah kehilangan sedikit tenaga.


setelah setengah jam berkendara akhirnya kami sampai di sebuah bukit dimana dari sini aku dapat melihat pemandangan yang indah ditambah lagi ini merupakan tempat paling keren untuk menikmati senja.

__ADS_1


__ADS_2