
Pagi ini aku bangun lebih pagi dari kemaren, aku pergi ke dapur untuk menyediakan makanan ku sendiri.
"maaf nona ada yang bisa saya bantu?" tanya Susi menghampiriku dan memberhentikan pekerjaannya
"saya akan memasak sarapan sendiri" ucapku
"Uda biar saya aja nona" balasnya
"kamu lanjut aja nyapu-nyapu, lagian kan ini masih terlalu pagi jika saya bergegas ke kantor. hitung-hitung gerak badan" ucapku tersenyum
"baiklah nona. saya akan membantu anda setelah ini" ucap Susi lalu melanjutkan pekerjaannya
aku langsung berjalan menuju dapur dan membuka lemari es. Susi segera membantuku setelah selesai merapikan ruang tamu.
"nona sebaiknya anda tidak perlu menyediakan sarapan Anda sendiri" ucap Susi kepadaku
"tidak apa Susi. aku kasihan kepada mu jika harus mengerjakan semua nya sendiri" ucapku
Bukan tak mampu membayar banyak ART tapi aku tidak ingin bergantung kepada orang lain.
Setelah selesai menyediakan makanan aku pergi ke kamar lalu mandi serta merias diri untuk pergi ke kantor, setelah itu aku kembali keruang makan dan sarapan.
"Susi saya berangkat ya" ucapku pada susi yang sedang merapikan meja makan
"iya nona. hati-hati dijalan" balasnya
Aku keluar rumah dan berniat mencari taksi karena mobilku semalam ku tinggalkan, namun aku terkejut melihat mobilku terparkir di garasi.
__ADS_1
"bagaimana mobil ini ada disini?" ucapku heran
"selamat pagi nona, ini kunci mobil anda" ucap Tono
"siapa yang sudah mengantarkan nya pak?" tanyaku penasaran
"tadi ada orang bengkel yang mengantarkan nya dan menitipkan kuncinya kepada saya nona" jelas pak Tono
"bagaimana biayanya?" tanyaku
"katanya sudah dibayarkan nona" balasnya
"pasti tuan yang menolongku semalam. baiklah aku berangkat sekarang ya pak" ucapku lalu masuk kedalam mobil
Diperjalanan aku masih penasaran akan seseorang yang menolongku semalam. pria itu begitu misterius, "bagaimana caranya aku bisa bertemu dengannya ya?" pikirku
aku masuk ke dalam lift dan menuju ruangan ku, setelah masuk kedalam ruangan ku Keysa menemui ku dan membacakan jadwalku hari ini.
"bagaimana kerjasama dengan pihak prima jaya? apa sudah ada keputusan?" tanyaku
"belum nona. pak Santoso tidak ingin menerimanya kalau bukan anda sendiri yang menemui beliau" jawab Keysa
"baiklah aturkan pertemuan ku dengan pak Santoso saat makan siang nanti" ucapku yang dibalas anggukan oleh Keysa lalu dia pergi menghubungi pihak prima jaya.
Tak terasa waktu makan siang telah tiba, aku pergi menuju restoran di hotel bintang lima yang diusulkan oleh pak Santoso.
"selamat datang nona apa anda sudah melakukan reservasi?" tanya seorang pelayan
__ADS_1
"sudah atas nama Santoso Wijaya" ucapku
"baik nona mari saya antarkan" ucap pelayan tersebut
pelayan itu mengantarkan ku ke meja yang ada dipojok restoran yang sedikit tertutup dari pandangan orang. setelah menunggu 5 menit pak Santoso akhirnya datang.
"selamat siang pak" sapaku
"selamat siang nona manis" ucapnya dengan wajah genit
"langsung saja pak, maksud saya mengajak makan siang untuk membicarakan kerja sama antar perusahaan kita" ucapku tanpa basa-basi
"itu gampang aja nona, kita nikmati waktu berdua dulu" ucapnya berpindah ke samping ku
"maaf pak setelah ini saya ada meeting penting, jadi tolong jangan membuang-buang waktu" ucapku masih dengan nada yang ku usahakan terdengar lebih tenang
"aku suka banget deh lihat wanita yang kerja keras kayak kamu. nanti aku langsung tanda tangani kontaknya plus aku transferin kamu buat shopping" ucapnya dengan mengelus pahaku.
plak
kali ini kesabaran ku telah habis, ku tampar wajahnya dengan keras
"tolong jangan sembarang menyentuh saya" bentak ku sambil bangkit dari dudukku
"kurang ajar. kamu kira kamu siapa berani menampar saya" ucapnya lalu mencengkeram lenganku kuat
"asal kamu tahu saya akan putus semua kontrak kerja dengan AN group" ancamnya
__ADS_1
"silahkan saya juga tidak ingin bekerja sama dengan orang seperti anda" ucapku lalu aku pergi meninggalkan pak Santoso