
Pagi ini sinar mentari menyinari wajahku yang membuatku terbangun dari tidurku. ku renggangkan kedua tanganku dan ku hirup udara segar pagi ini.
Aku masuk kedalam kamar mandi dan segera mempersiapkan diri untuk berangkat ke kantor. setelah selesai bersiap-siap aku turun kebawah dan sarapan lalu berangkat ke kantor.
Sampai di kantor aku menyapa karyawan ku sambil berlalu menuju ruanganku. Keysa yang melihatku keluar dari lift langsung menemui ku dan mengikuti ku masuk kedalam ruanganku.
"selamat pagi nona. jadwal anda hari ini begitu padat, diawali dengan rapat bersama pihak MD group di restoran merpati, lalu dilanjutkan dengan pemantauan proyek di daerah permai dan setelah makan siang anda ada meeting dengan 2L group dan pukul 7 pesawat anda berangkat menuju Singapura" ucap Keysa setelah aku duduk di kursi kerjaku
"baiklah terimakasih key" ucapku lalu Keysa pergi keluar dari ruanganku.
Pada pukul 09.30 pagi aku berangkat menuju restoran merpati karena aku ada rapat pukul 10. Kesya ikut mendampingi ku dan rapat selesai 30 menit sebelum jam makan siang, aku langsung pamit untuk pulang duluan karena aku akan melanjutkan jadwalku.
Sampai di daerah permai aku melihat perkembangan proyek ku dan tanpa kusadari jam makan siang telah tiba, aku dan Keysa makan siang di restoran sekitar proyek bersama dengan para mandor dari proyek tersebut.
setelah selesai manghabiskan makan ku, aku dan Keysa melanjutkan perjalanan menuju kantor 2L group untuk meeting. sebenarnya aku masih kesal dengan Leo namun aku harus profesional dengan kerjaan ku.
"selamat pagi nona, mari saya antarkan ke ruangan meeting" ucap Alex
aku tak menjawab Alex, aku hanya mengikuti nya dan setelah sampai diruang meeting tak lama kemudian leo datang dengan senyuman, aku membalas dengan tersenyum singkat.
__ADS_1
2 jam berlalu dan akhirnya rapat selesai, aku berjabat tangan dengan Leo dan pamit untuk pulang. anehnya leo bersikap biasa terhadap ku tidak seperti kemarin yang begitu hangat.
Saat kami keluar dari ruangan meeting tiba-tiba wanita yang ada di pesta pernikahan Ferry malam itu telah menunggu di ruang tunggu, ketika leo keluar dari ruangan meeting wanita itu berjalan kearahnya dan memeluk nya. Lagi-lagi hatiku panas melihat pelukan hangat diantara mereka.
"kok lama banget sih, kan aku bosan menunggu Disni" ucapnya sambil memeluk lengan leo
"apa kamu udah lama Disni?" tanya leo
"iya" ucap wanita itu cemberut
"Lex kenapa tidak mengabariku jika Febri udah Disni" ucapnya memandang Alex
"saya permisi dulu pak leo. selamat sore" ucapku tak tahan sudah dicuekin seperti ini
"hati-hati dijalan Lia" ucap Leo lalu dia masuk bersama wanita yang bernama Febri
"dasar pria, bisanya hanya menyakiti. wanita itu lagi, dia pikir ini sedang dimana seenaknya meluk-meluk orang" gumamku dalam hati
hatiku sangat kacau emosiku juga tak dapat ku tahan, wajahku sangat terlihat kecewa sehingga membuat Keysa bertanya.
__ADS_1
"maaf nona, apa anda baik-baik saja?" tanya Keysa
"Hem" jawabku hanya dengan deheman.
"apa saya perlu menyelidiki kedekatan tuan Leo dan wanita itu?" tanya Keysa seakan dia mengerti apa yang sedang ku rasakan
"lakukan dengan baik" jawabku yang pasti akan dimengerti oleh Keysa.
"berapa lama lagi penerbangan ku ke Singapura key?" tanyaku
"masih ada 2 jam lagi nona" sahutnya
"baiklah, apa boleh kau pulang naik taksi? aku ingin pergi ke suatu tempat dulu sebelum berangkat" ucapku
"tak masalah nona" ucapnya
Begitu sampai di parkiran aku langsung pergi menuju tempat persembunyian ku dan Leo untuk menenangkan diri.
tak lama aku berada di 2L, aku langsung pergi ke rumah dan siap-siap untuk berangkat ke bandara. setelah semua keperluan ku sudah selesai aku berangkat ke bandara tak lama aku menunggu di ruang tunggu nomor pesawat ku langsung dibacakan dan aku langsung berjalan menuju bandara.
__ADS_1