Teman Kecilku Jodohku

Teman Kecilku Jodohku
kenyataan yang sebenarnya


__ADS_3

Aku berjalan menyusuri trotoar gedung sekolah, berjalan melalui depan kelasku dan kelas leo. aku kembali mengingat kenangan-kenangan masa sekolah ku dulu.


tak membutuhkan waktu lama aku udah sampai ditaman belakang sekolah, namun aku tak menemukan siapa-siapa disana.


"apa ada yang mengerjai ku?" tanyaku dalam hati.


ku ambil ponselku dari handbag dan ku coba menelepon nomor yang mengirimku pesan singkat tadi namun nomornya sudah tak aktif lagi. aku kesal dan marah kepada diriku sendiri mengapa bisa sebodoh ini percaya dengan pesan itu.


"vei...." panggil seorang wanita dari belakang ku. aku membalikkan badanku dan ku lihat Sheila sudah berada disana.


"Sheila?" ucapku kaget


Sheila berjalan menuju ku lalu memelukku.


"maafin gue vei. gue udah jahat sama Lo selama ini" ucapnya sambil menangis dipelukanku.


Aku membalas pelukan Sheila dan mencoba menenangkannya.

__ADS_1


"jangan nangis Sheila, mungkin ini udah takdir" ucapku sambil melepaskan pelukanku dan menuntut Sheila duduk di bangku taman tersebut


"vei, gue kira Lo gak bakal mau datang kesini. thankyou Lo udah mau nurutin permintaan gue" ucapnya


"jadi Lo yang udah SMS gue untuk datang ke acara reuni dan ketaman ini?" tanyaku ragu


"iya vei. gue mau jujur ke Lo tentang apa yang terjadi antara gue dan leo" ucapnya


"sudahlah Sheila, gue ikhlas Lo sama leo demi anak Lo juga" ucapku sedih dan lagi-lagi air mataku terjatuh


"vei, gue dan Leo gak pernah bersama" ucapnya yang membuatku kaget


"bukan itu vei. sebenarnya 2 tahun yang lalu saat Lo lihat gue dan Leo di cafe yang ada di new York emang benar gue sedang mengandung tapi itu bukan anak dari leo" ucapnya sambil menitikkan air mata, aku begitu terkejut mendengarkan perkataan Sheila


"saat gue dipermalukan leo di acara reunian dulu gue malu banget dan mencoba move on dengan cara pindah ke new York. setelah beberapa bulan tinggal disana gue bertemu Brian. kita banyak menghabiskan waktu berdua dan pada suatu waktu gue nemanin Brian tugas luar kota sambil liburan. hal yang gak pernah gue bayangin terjadi, gue dan brian bersetubuh dan semakin hari kita sering melakukannya tanpa sebuah ikatan. setelah itu gue bertemu lagi dengan leo disebuah acara pernikahan teman gue yang ternyata rekan bisnis leo di new York. gue kira gue memang ditakdirkan bersama dengan Leo jadi gue coba untuk menggodanya, namun ternyata leo berbeda dari pria biasanya. Leo mengingatkan gue akan hubungan nya dengan Lo, namun gue tetap kekeh untuk menggodanya dan...." Sheila terhenti lalu memelukku sambil terisak


"dan apakah dia berhasil tergoda ?" tanyaku ragu

__ADS_1


"gak vei. gue... gue... maafin gue vei gue gak sanggup lanjutin ceritanya" ucapnya lagi dengan isakan tangis


"gak apa-apa kok Sheila. gue udah siap jika memang itu akan menyakiti perasaan gue" ucapku tegas


"saat gue tetap kekeh menggodanya namun tak berhasil jadinya gue menghina Lo didepan seluruh rekan bisnisnya dan berharap dia melupakan Lo namun yang gue dapat sebuah tamparan dan cacian dari leo didepan seluruh undangan. gue betul-betul marah saat itu jadi gue menelpon Brian dan meminta Brian untuk membantuku menjebaknya dengan berpura-pura kami sedang tidur bersama namun Brian tidak rela ada pria lain yang menikmati ku dan begitupun aku. sehingga setelah mengambil beberapa foto untuk gue kirim ke Lo, gue dan Brian bersetubuh dan gue selalu memanfaatkan foto tersebut untuk memperbudak leo dan tanpa gue sadari ternyata gue hamil anak dari Brian" jelasnya yang membuat aku tak percaya akan rencana jahat Sheila.


"jadi anak itu... anak nya Brian? dan Leo yang bertanggungjawab. Lo jahat Sheila" ucapku dengan nada marah


"Lo udah hancurin hubungan gue dan leo. puas Lo sekarang?" teriakku


"vei maafin gue. awalnya gue kira gue akan nikah sama Leo namun begitu Brian mengetahui gue hamil Brian langsung memberitahukan leo bahwa itu anaknya dan leo melakukan tes DNA di hari terakhir dia berada di new York" ucap Sheila


"maafin gue vei, gara-gara gue hubungan Lo dan Leo jadi tak sampai ke pelaminan. gue nyesel vei. dan gue minta tolong maafkan leo, jangan jauhin dia lagi. dia butuh Lo, dia sayang banget sama Lo" lanjut Sheila


"tapi tadi gue lihat anak Lo lari memeluk Leo dan panggil dia dengan sebutan papa" ucapku


"soal itu, Mike salah mengenali orang tadi. dia kira itu Brian papanya" ucap Sheila

__ADS_1


"jadi Lo dan Brian akhirnya menikah?" ucapku kaget


"iya vei. tanpa gue sadari gue udah jatuh cinta pada Brian saat kami sering bersama di new York dulu" jelasnya


__ADS_2