Teman Kecilku Jodohku

Teman Kecilku Jodohku
akhirnya bertemu


__ADS_3

Sehabis pulang kantor aku langsung pergi ke 2L, untuk melihat apakah leo membalas suratku disana. setelah sampai disana aku melihat sebuah mobil baru meninggalkan tempat itu dan ku yakin itu adalah leo. ku coba mengejarnya namun tak kudapatkan sehingga kuputuskan untuk kembali ke 2L.


sampai disitu aku langsung bergegas menaiki rumah pohon dan melihat surat balasan dari leo, namun leo tak membalas suratku.


"apa mungkin Leo belum membacanya?" ucapku bingung


Aku sedih karena belum mendapatkan balasan surat dari leo, bagaimana caranya agar aku dapat bertemu dengan Leo lagi ya. aku begitu bingung namun tetap optimis jika leo pasti akan membalasnya, aku pergi menuju mobil dan kembali ke rumahku.


Sudah 2 hari ini aku selalu mengunjungi 2L namun tak kunjung ada balasan surat dari Leo. aku tak bersemangat menjalani aktivitas ku dikantor, leo benar-benar membuat pikiranku terganggu.


derttt... derttt....


ponselku bergetar dan sebuah pesan dari nomor yang tak diketahui masuk.


"hai Novelia Natalie. sampai ketemu besok malam di acara reuni, ada hal yang harus aku jelaskan kepadamu. semoga kau datang besok. sampai ketemu"


"maaf ini siapa?" balasku namun tak ada balasan lagi.


"apa mungkin ini nomor leo?" ucapku dalam hati


"haruskah aku datang besok malam? ah aku bingung" gumamku


ku ambil ponselku dan ku panggil nomor Ferry, setel Ferry mengangkat panggilan ku. ku ceritakan semua kepadanya dan ku minta sarannya untuk acara reuni ku besok malam dan Ferry menyarankan ku untuk menghadiri acara reuni tersebut.


setelah selesai berbicara dengan Ferry ku bulatkan tekad ku dan ku putuskan untuk menghadiri acara reuni besok malam.


"semoga orang yang mengirimiku pesan adalah leo" ucapku dalam hati


<~~acara reuni~~>


Aku bersiap-siap untuk menghadiri acara reuni SMA, ku kenakan gaun panjang yang elegan dan riasan yang tak begitu berlebihan. aku menggunakan high heels coklat yang senada dengan dress ku.


setelah sampai di gedung, aku berjalan di red karpet. semua orang tampak melihat ku kagum, dan beberapa teman lamaku datang bersama pasangan mereka. ada yang sudah berumah tangga dan ada yang akan melangsungkan pernikahan.


"hei vei, kau sangat menawan malam ini" ucap Vicky


"dengar-dengar kau sudah menjadi CEO" sambung Rina


"begitulah" jawabku singkat


aku memandang sekeliling untuk mencari Leo namun tak kunjung ku temukan.


"vei, nanti kamu isi acara dengan bernyanyi ya" ucap via yang menjadi MC acara


"baiklah" ucapku tanpa menolak


Saat aku bercengkrama dengan teman-teman lamaku, ku lihat seorang wanita menggandeng seorang anak laki-laki tampan, wanita itu tetap tampak cantik dan mempesona walau sudah memiliki anak, yah wanita itu Sheila.

__ADS_1


degh....


Jantungku berdetak kencang dan hatiku sakit melihat Sheila dengan anaknya dan leo, saat aku masih sibuk mencari-cari keberadaan leo tiba-tiba via memanggilku dari panggung


"baiklah kita akan mendengarkan persembahan lagu dari wanita cantik dan anggun. semua nya mari berikan tepuk tangan untuk Novelia Natalie" ucap MC


Lampu langsung menyorot ke tempat aku berdiri dan menyinariku selama berjalan menuju panggung.


"terimakasih semuanya, selamat bertemu lagi teman-teman ku. malam ini aku ingin menyanyikan sebuah lagu yang berjudul yang terlupakan oleh Iwan fals"


suara piano mulai berbunyi dan aku mulai membawakan lagu.


**🎶


Denting piano


Kala jemari menari


Nada merambat pelan


Di kesunyian malam


Saat datang rintik hujan


Bersama sebuah bayang


Yang pernah terlupakan


Hati kecil berbisik


Untuk kembali padanya


Seribu sesal di depan mata


Seperti menjelma


Waktu aku tertawa


Kala memberimu dosa


Na na na na ...


Oh, maafkanlah


Na na na na ...


Oh, maafkanlah

__ADS_1


Rasa sesal di dasar hati


Diam tak mau pergi


Haruskah aku lari dari kenyataan ini?


Pernah 'ku mencoba 'tuk sembunyi


Namun senyummu tetap mengikuti


Na na na na ...


Na na na na ...


Na na na na ...


Na na na na ...


Hati kecil berbisik


Untuk kembali padanya


Seribu sesal di depan mata


Seperti menjelma


Waktu aku tertawa


Kala memberimu dosa


Rasa sesal di dasar hati


Diam tak mau pergi


Haruskah aku lari dari kenyataan ini?


Pernah 'ku mencoba 'tuk sembunyi


Namun senyummu tetap mengikuti


Pernah 'ku mencoba 'tuk sembunyi


Namun senyummu tetap mengikuti


Pernah 'ku mencoba 'tuk sembunyi


Namun senyummu tetap mengikuti**

__ADS_1


saat aku bernyanyi tiba-tiba sorotan mataku tertuju kepada pria yang sangat ku rindukan, di berdiri menghadap ke arahku dan tersenyum, air mataku terjatuh melihat leo berada disana. ingin rasanya aku berlari menuju Leo dan memeluknya erat-erat.


__ADS_2