
Keesokan pagi nya rayen datang seperti biasa dan kami sarapan. setelah sarapan aku pergi kekamar untuk bersiap-siap untuk berangkat liburan.
25 menit kemudian aku keluar dari kamar dan berjalan menuju ruang tamu dimana rayen sedang duduk.
"udah siap?" tanya rayen
"udah" jawabku singkat
"baiklah. sini dulu itu lipstik kamu berantakan" ucap rayen sambil menarik tanganku sehingga aku terjatuh dipangkuan nya lalu tiba-tiba
cup
rayen mencium bibirku, dilumatnya sangat lama bahkan untuk bernafas pun aku sudah mulai kesulitan dan akhirnya rayen melepaskan lumatannya sedangkan aku sudah ngos-ngosan
"ih.. apaan sih kamu. katanya mau pergi ya udah yuk berangkat" ucapku
"bentar dong. aku masih pengen sayang" ucap rayen sambil menenggelamkan kepalanya di antara kedua payudara ku
"ihh sayang... ntar lipstik aku jadi gak kelihatan" ucapku
__ADS_1
"nanti pake lagi" ucap rayen lalu di lumatnya kembali bibirku
Aku tak kuasa melawan, ku biarkan saja dia menggila menikmati bibir ku. perlahan ku balas ciuman rayen, ku ikuti permainan bibirnya yang liar hingga tak terasa sudah 2 jam kami berciuman panas dan akhirnya rayen melepaskan ciumannya, dia terlihat tenang sedangkan aku sudah sangat lelah bahkan nafasku sudah tak beraturan
"dasar, gitu aja udah ngos-ngosan. gimana kalau aku ***** sikembar ini" ucap rayen sambil menyentuh payudaraku
"ihh apaan sih" ucapku kesal
"ya udah jadi gak nih berangkatnya? atau mau melanjutkan kenikmatan lagi?" ucap rayen sambil tertawa
sontak aku langsung berdiri dan berkata "jadi dong". rayen hanya tertawa dan kami berjalan menuju parkiran dan akan berangkat liburan.
diperjalanan rayen selalu menggenggam tanganku dan sesekali diciumnya. aku sangat bahagia melihat rayen begitu mencintaiku.
Perjalanan kami begitu melelahkan sehingga aku tertidur pulas didalam mobil hingga aku tak menyadari jika kami sudah sampai, rayen menciumi wajahku untuk membangunkan ku dan ******* bibirku sehingga membuatku terbangun dan kudapati wajah rayen tepat dihadapan ku dan dia tersenyum begitu menawan.
"ih kamu apaan sih. bukannya bangunin aku malah menciumi ku" ucapku kesal
"aku sedang membangun kan mu lewat ciuman ku" ucapnya sambil tertawa
__ADS_1
"ya udah yuk kita main dipantai" lanjut rayen
kami pun pergi kepinggir pantai dan bermain air disana, saling berlarian dipinggir pantai dan menikmati air laut yang menyentuh kaki. tak terasa hari sudah semakin sore dan senja terlihat begitu indah sore ini.
Aku berdiri memandang jauh ke laut luas sambil menikmati senja yang sangat mempesona, aku kembali teringat akan kenangan ku bersama leo dan janji yang belum kami tepati yaitu bermain di bibir pantai dan menikmati senja berdua seperti yang sedang kualami bersama rayen saat ini.
"mikirin apa sih sayang?" tanya rayen sambil memelukku dari belakang yang membuat lamunanku buyar
"tidak ada sayang, aku hanya terpesona akan indahnya senja" ucapku sambil memegang tangan rayen yang melingkar diperut ku
"iya senja begitu indah, namun karena aku menikmati nya bersama mu sehingga senja begitu mempesona kali ini" ucap rayen lalu diciumi nya tengkukku dan pundak ku
Aku kembali merasakan darahku seketika mendidih dan jantung berdebar begitu kencang.
"sayang mari kita menginap disini untuk 2 malam ini, aku sudah memesan satu kamar untuk kita berdua" ucap rayen dengan deru nafas tak beraturan
"kenapa hanya memesan satu?" tanyaku
"karena aku ingin menikmati ini" ucap rayen sambil meremas payudara ku dengan tangan kirinya dan tangan kanannya masuk ke dalam dress miniku dan dielusnya daerah intim ku.
__ADS_1
"ahh..." desahku akibat perbuatan rayen di daerah kewanitaan ku
"jangan mendesah disini sayang, kau membuatku semakin bergairah" ucap rayen lalu di tariknya tanganku berjalan menuju hotel yang berada didekat pantai