Teman Kecilku Jodohku

Teman Kecilku Jodohku
tempat persembunyian


__ADS_3

Saat dikantin aku selalu memandangi leo, ingin rasanya aku pergi menemui nya dan bertanya ada apa dengannya hari ini. saat aku memperhatikan nya tiba-tiba aku melihat leo beranjak ingin pergi. lalu aku berniat mengikutinya


"Brian, aku duluan ya. aku pengen ke toilet nih" ucapku berbohong


"ih gak mau ah, masa kamu gak manggil sayang. panggil aku sayang dong" ucapnya dengan nada manja


"ih ya ampun kamu tuh. yaudah aku duluan ya sayang. bye" ucapku langsung melangkah pergi agar tidak tertinggal jauh dari leo.


aku begitu penasaran dengan tingkah Leo hari ini terhadap ku. begitu aku sudah jauh dari kantin aku memanggil Leo yang berjalan tidak jauh di depanku


"Le... Leo" teriakku lalu leo berbalik memandang ku


"ya ampun, cepat banget Lo jalannya. gue jadi gos-gosan nih"


"ada apa Li? jawabnya begitu cuek


"Lo kenapa sih? kenapa Lo jadi cuek gitu ke gue?" tanyaku tanpa basa-basi


"gue gak kenapa-kenapa. udah itu aja yang pengen Lo bilang. gue duluan ya" ucapnya ingin pergi namun ku tahan dengan menarik tangannya.


"le, sepertinya kita butuh bicara. ntar kita pulang bareng. banyak hal yg harus Lo jelasin tentang sikap Lo yang dingin begini terhadap gue" ucapku kesal.


Leo hanya diam lalu pergi meninggalkan ku. aku begitu kecewa akan sikap leo yang tiba-tiba begitu terhadap ku.


tingting.... tingting....


bel sekolah berbunyi, aku cepat-cepat keluar dari kelas menuju kelas leo. aku mengirimi Brian pesan singkat

__ADS_1


"sayang, hari ini aku pulang sendiri aja ya. soalnya ada hal yang harus kulakukan. hati-hati dijalan nanti ya sayang"


tak lama kemudian Brian membalasnya


"yah, padahal aku mau ngajak kamu ke suatu tempat sayang. tapi kalau hal itu penting yaudah nanti sore aku jemput kamu dirumahnya ya. I love you 😘"


diperjalanan pulang, Leo masih diam dan fokus mengendarai motornya. aku benci dengan keadaan seperti ini, biasanya leo selalu banyak cerita walau sedang mengendarai motor.


hingga tiba didepan rumahku leo memberhentikan motornya, biasanya begitu motornya berhenti aku pasti langsung turun namun kali ini aku tetap diatas motor hingga membuat leo bingung.


"kenapa Lo gak turun?" tanyanya heran


"gue belum mau pulang" jawabku cuek


"maksud Lo?"


2L adalah tempat rahasiaku bersama leo sejak kami kecil. jika salah satu dari kami ada masalah, kami pasti akan mengunjungi tempat itu. 2L singkatan dari nama panggilan kami LeoLia. tempat yang begitu asri dan pandangan di tempat itu begitu indah. segalau apapun kami pasti akan tenang ketika berkunjung ketempat tersebut. tempat itu sangat nyaman dan tenang serta rahasia karena cuman kami berdua yang tahu akan keberadaannya. ditempat itu kami membangun sebuah rumah pohon, dari dalam rumah pohon tersebut kami bisa menikmati senja di sore hari. 2L tak jauh dari rumah kami berdua lebih tepatnya jarak dari rumahku dan dari rumah leo sama ketempat itu.


setelah 10 menit berkendara kami sampai di 2L. leo memberhentikan motornya, kemudian aku turun dan diikuti oleh leo. namun Leo masih enggan untuk berbicara kepada ku.


aku menarik leo agar duduk disebelah ku.


"Le, ada apa? kenapa Lo begini? kenapa Lo cuekin gue?" tanyaku dengan sedih. Leo hanya diam lalu menoleh kearah ku, kemudian menarik nafas dalam-dalam.


"gue gak apa-apa Li" jawabnya dengan senyum yang dibuat-buat.


"Le, kita kenal bukan 2 atau 3 bulan yang lalu. kita kenal udah lama. gue tahu betul Lo lagi kesal kan sama gue? apa yang gue perbuat le sampai Lo begini ke gue"

__ADS_1


"iya gue kesal sama Lo, bahkan gue sedikit kecewa. kenapa Lo gak jujur ke gue Li" jawabnya serius


"gak jujur? maksudnya gak jujur gimana?" tanyaku bingung


"tentang hubungan Lo dan Brian"


degh..


aku terkejut mendengar ucapan leo. bagaimana dia tahu tentang hubungan ku dan Brian.


"kenapa? kenapa Lo diam aja? atau jangan-jangan Lo Uda gak anggap gue sahabat Lo makanya Lo gak mau jujur ke gue lagi Li?"


"Bu... Bu... bukan gitu le. gu... gu... gue hanya nunggu waktu yang pas buat cerita ke Lo. karena gue perhatiin Lo kurang suka lihat Brian" ucapku sambil menunduk


"gue emang gak suka lihat Brian. dia itu playboy Li. tapi kalau Lo udah sayang sama dia gak mungkin kan gue ngelarang Lo"


"ma.. maafin gue Le" air mataku terjatuh mendengar perkataan leo barusan ternyata dia begitu sayang terhadap gue.


"yaudah. gue minta maaf tentang sikap gue tadi ke Lo. jangan nangis, jangan jadi cewek manja dan mudah menangis ntar Lo jadi direndahin para pria-pria ******** diluar sana" ucap leo sambil menghapus air mataku


"terimakasih le, gue janji setelah ini gue akan cerita sama Lo kalau gue ada masalah"


"yaudah, mari kita pulang. ntar pacar Lo nyariin lagi" ajak leo. lalu kami menuju motor leo dan pulang kerumah.


diperjalanan menuju rumahku leo bertanya bagaimana awalnya aku dekat dengan Brian hingga jadian dengannya. aku menceritakan semua tanpa terlewatkan, aku juga menggodanya dengan Sheila lalu kami tertawa sepanjang jalan. akhirnya Leo telah kembali menjadi leoku lagi. "aku menyayangimu le" ucapku dalam hati


😊😊hai readersku, jangan lupa tekan like dan logo love nya. jadiin favorit kalian hehe😊😊

__ADS_1


__ADS_2