
" Hei hentikan " teriak ku sambil mendorong tubuh Oliver agar melepaskan ciuman nya kepada ku
Aku merasakan seperti ada rasa asin yang di lidahku ,, dan aku meraba lembut bibirku ..
Aku melihat ada cairan darah segar di tangan ku
" Apa sih sakit tau" ucapku sambil memegang bibirku yang berdarah
" Makanya kalau ngomong jangan asal , sakit kan" jawab Oliver yang seperti nya dia tersinggung dengan ucapan ku barusan
" Ow kamu tersinggung" sahutku yang menoleh kan pandang ke arah wajahnya
" Hmmm " suara berat yang di keluarkan Oliver
Dan dia kini telah melanjutkan perjalanan kami yang malam ini
Setelah kejadian tadi Oliver tak banyak bicara
Aku mendengar suara ponselku yang berdering
Dan aku melihat dari layar ponselku jika suamiku telah menelponku malam ini
" Turunkan aku disini" jawabku tegas kepada Oliver yang serius saat menyetir
" Tidak " tolak Oliver
Yang tak mau memandang ku
" Terus ? Aku gak tahan ada di mobil dengan mu biarkan aku turun aku akan meminta Joy untuk menjemput ku" jawabku dengan nada kesal
" Masih ngarep dia mau menjemput mu? " Ucap Oliver yang menusuk ke relung hatiku yang terdalam karena mengingat kejadian yang tadi
" Ya udh kalau gak aku akan mencari kendaraan lain saja untuk pulang kerumah , berhenti " jawabku kembali ke Oliver
" Tunggu aku akan mencari tempat yang gelap dan sepi supaya kamu bisa berhenti disana " jawab Oliver yang membuat hatiku semakin membuatku marah
" Jahat " jawabku acuh
Aku yang lebih memilih untuk tidak mengangkat telepon masuk dari Joy karena ku pikir akan sia sia juga jika aku mengangkat panggilan masuk dari Joy saat bersama dengan Oliver bukannya nanti meyelesaikan masalah tapi yang ada malah semakin membesar karena kelakuan Joy
Aku dan olive berkendara dalam diam di kegelapan jalanan ibu kota yang sudah terlihat sedikit sepi ..
Mungkin ada baiknya jika aku menuruti apa yang kemauan Joy
Aku yang masih belum faham akan sifat aslinya Dan masih belajar untuk mengenalnya lebih dalam lagi ,,
Aku terhenti di sebuah supermarket ..
" Tunggu Disni " jawab Joy yang tiba - tiba keluar dari mobilnya
Dia berlari menuju ke apotik yang ada di sebelah supermarket aku kira dia akan mampir ke supermarket tapi dugaan ku itu salah
__ADS_1
Tak lama kemudian aku sudah melihatnya kembali dan berlari ke arahku
Dia membawa sebuah kantong kecil dan aku yang tau apa isi dari kantong yang di bawanya itu
Dia membuka pintu mobil dan menatap bibir yang telah dia lukai tadi ..
Oliver mengambil obat dari kantong yang telah dia bawa dia mengoleskan salep ke arah bibirku yang terluka dengan lembut
Dan dia mencium pipiku sekilas ..
" Maaf " ucap nya sambil membelai pipi ku
Aku yang menhembuskan nafasku dengan kasar dan aku yang masih meraba raba apa maksud dan sikap dia kepadaku
Kadang dia begitu romantis kadang dia bisa menjadi lelaki yang menakutkan dan kadang jika juga sangat jahat
" Hmmm" ucapku sambil mengangguk kan kepalaku ke bawah
Memberi isyarat pada nya untuk memaafkan dirinya
Setelah selesai dia melanjutkan kan lagi perjalan kita ,, seharusnya kita berhenti dan belok kanan ,, tapi Oliver mengambil jalan yang berbeda dia terus melajukan mobilnya dan belok ke kiri ,, ke tempat yang aku tidak tau kemana di akan membawaku
Hingga beberapa menit kemudian aku telah sampai di sebuah taman ,,
Taman dengan air mancur di tengahnya dan bahwa sekali lampu - lampu yang menghiasi taman itu ..
Aku tak pernah sekalipun kesini walaupun taman ini dekat sekali dengan kompleks rumahku
Dia mengajak ku untuk duduk di sebuah kursi yang bersandar yang ada di depan pas air mancur itu
Dan saat aku duduk tiba-tiba air mancur itu memancarkan airnya ke atas .. menyemburnya ke arahku dan juga arah Oliver ..
Aku tertawa karena melihat baju dan rambutku yang basah kuyup ..
" Senang ?" Tanya Oliver saat melihat ku tertawa dengan riangnya
Oliver sudah paham kapan dan jam berapa air mancur itu hidup kembali ,, dia sengaja untuk mengajakku duduk disini agar terkena semburan dari air mancur itu ..
Lampu-lampu yang menghiasi taman itu sangat indah ,, hingga aku terpana akan bentuk lampu yang membetuk seperti seorang putri yang sedang memegang setangkai bunga ..
" Ayoo pergi kalau kamu tidak ingin Basah lagi " ucap Oliver kepadaku
" Lihat disana itu adalah jadwal kapan air mancur itu akan kembali hidup " ucap Oliver lagi kepadaku
" Biarin saja , aku ingin sekali lagi merasakan semburan dari air mancur ini" tolak ku kepada Oliver
" Yakin ? " Tanya Oliver kepadaku
" Hmmm iya , aku juga ingin menghibur diriku sendiri aku tidak mau terlarut dalam kesedihan sepanjang waktu " jawabku kepada Oliver
Tak lama kemudian air mancur itu kembaki hidup tapi aku tak melihat air yang menjulang ke atas itu,, air mancur itu hanya mengalir di bawahnya saja..
__ADS_1
Hingga aku tak menyadari lampu yang membentuk seorang putri sedang memegang bunga air nya keluar dari belakang putri itu
Kali ini airnya membentuk huruf love
Sungguh pemandangan yang sangat indah ,, aku tak tau bagaimana cara nya hingga air mancur yang keluar dari belang putri itu bisa membetuk huruf love ..
Lagi lagi Aku tersenyum di buatnya sekilas aku melupakan hari ku yang sangat berat ini ..
Aku tak menyangka ada tempat yang sangat indah di dekat komplek ku
Semenjak waktu itu jika aku ada masalah aku selalu pergi kesini seorang diri ..
Tempat ini seolah menjadi tempat favorit ku tempat dimana aku bisa melupakan sekilas tentang masalah apa yang aku alami ..
Hidupku kini benar - benar hancur ,, aku memutuskan menutup semua akses hingga suamiku tak bisa lagi menghubungi ku dan aku lebih memilih untuk tinggal di rumah Oliver ,, aku bersembunyi di rumah nya selama beberapa hari hanya untuk menghindari suamiku yang setiap kali ingin menemui ku ..
Hatiku masih belum siap untuk menerima semua ini
Hingga akhirnya tadi malam saat aku melihat-lihat sosial media seolah aku menemukan titik terang disana ..
Aku tidak tau apakah ini jawaban dari semua doaku ataukah ini awal mula kehancuran ku ,,
Sungguh aku masih memikirkan nya sampai saat ini ..
Aku berdiam seorang diri di taman ini
Aku mengingat dengan jelas wajah selingkuh suamiku, dan aku menemukan wajah yang mirip sekali dengan dirinya ,, di sosial media itu bernama " CHALISTA MAHARANI " nama yang cantik seperti orangnya ,, di dalam sosial media itu dia terlihat sangat anggun saat menggunakan drees berwana pink dengan tas berwarna peach yang dia pegang di tangannya dan yang membuat aku terluka di dalam foto itu dia menggandeng tangan seorang lelaki yang seperti nya itu adalah suamiku
Di status foto itu bertuliskan " my dream honeymoon" kata - kata yang tak mungkin aku bisa melupakan nya begitu saja
" Apa artinya itu , apa yang terjadi sebenarnya dan apa maksud dari semua itu" sungguh membuatku semakin binggung ..
Aku ingin sekali memaki nya dan berkata " BAJINGAN BANGSAT LELAKI JAHANAM " ingin aku berteriak seperti itu tapi semua itu tak bisa aku lakukan
Aku lebih memilih untuk memendam semua itu
aku merasakan ada seseorang yang sedang memeluk ku dari belakang saat aku sedang melamun di tengah taman itu
Dengan sekejap aku menoleh ke arah belakang dan dengan cepatnya bibir itu mencium ku dengan sangat lembut memainkan lidahku untuk berputar-putar dengan lidahnya , Saliva kami yang saling bertukar dan aku merasakan sentuhan tangannya yang meremas dengan lembut payudaraku
" Hei hentikan ini di taman " ucapku sambil mendorong tubuh Oliver
Beruntung keadaan taman itu masih sepi pengunjung tak ada siapapun Disana kecuali aku dan Oliver
Oliver memelukku dengan sangat erat ,,
" Kenapa pergi kesini sendiri " tanya Oliver kepadaku
" Aku hanya ingin menenangkan diri sebentar " jawabku kepada Oliver
Dan saat aku berada di pelukan Oliver ,, aku melihat ada sepasang dua bola mata yang sedang memperhatikan aku Dari kejauhan ...
__ADS_1