tergoda suami tetangga

tergoda suami tetangga
BAB 63


__ADS_3

" Stoppp___ stop__ stoppp" Sahut aurora dari depan


" Kenapa lagi sih ra__? " Nafas alvin yang mulai tak beraturan dan Sontak Alvin yang mendorong aurora dari belakang langsung berhenti saat itu juga dan memegangi pinggang nya yang terasa sedikit kelelahan


" Udah aku jalan saja Vin, kasian kamu pasti kelelahan " Ucap aurora yang ingin turun dari motor


" Ra_ ra__ jangan turun, sudah lebih baik kamu tetap naik saja, kamu kan lagi hamil Ra, aku tidak mau nanti kamu jatuh sakit lagi " Sahut alvin yang mencegah aurora yang ingin turun dari motornya


" Tapi kasian kamu vin, lihat wajah mau terlihat basah semua "


" Basah? Kan memang masih hujan sayang' bukan keringat ini he__he lihat lah rintik-rintik hujan ini, dia akan menjadi saksi cinta di antara kita berdua malam ini"


" Kamu senang? " Tanya aurora kepada Alvin


" Ya sedikit banyak aku senang dengan yang terjadi malam ini, di satu sisi ini akan menjadi kenangan di antara kita berdua sebuah keapesan di malam hari " Terlihat bibir Alvin yang di tarik ke atas dia memancarkan sinar cinta nya kepadaku


" Hmmmm baiklah kalau begitu, biar aku terus saja berada di atas sini dan kamu tetap saja mendorong motornya ya___ hihi " Sahut aurora yang ikut tersenyum dengan alvin


Tak lama kemudian kita melanjutkan kembali perjalanan ini dan tak butuh waktu lama lagi untuk kita sampai di depan rumah


" Hahhhhhh___ haaaahh" Nafas alvin yang terengah-engah dan terlihat keringat yang membasahi seluruh wajahnya


" Ada apa ini? Kenapa kalian berdua memakai motor butut ini? " Sahut ibu ika yang tiba-tiba keluar dari rumah ku


" Loh ibu, kenapa ada disni? Kapan ibu disini? " Tanyaku kepada ibu ika sambil mendekat ke arah ibu ika yang berada di ambang pintu sambil menggendong calista


" Mobil kita mogok Bu__ dan aku menceritakan kejadian yang kita alami tadi kepada ibu ika "


" Haduh__ kasian nak Alvin, pasti lelah sekali ya? " Tanya ibu ika kepada Alvin


Terlihat alvin yang sangat kelelahan dia melepaskan mantel yang menempel di tubuh nya dan duduk di depan teras rumah kita saat ini


" Vin aku ambilin minum sebentar ya__" Teriaku kepada alvin dan berjalan menuju ke dalam rumah


Alvin yang tak menyahuti apa yang aurora katakan dia hanya menganggukkan kepalanya saja karena masih sibuk mengatur nafas nya yang terengah-engah


" Minum vin? " Ujar aurora sambil menyodorkan minuman ke arah Alvin




Suara tegukan Alvin dan dia meminum minuman itu dengan sangat cepat



" Kamu baik-baik saja kan Ra? Perutmu tidak apa-apa kan? " Tanya Alvin yang tiba-tiba kepadaku



" Tidak vin, aku Baik-baik saja seharusnya aku yang tanya begitu kepada mu" Ujar aurora sambil mengusap wajah Alvin yang basah karena keringat



" Aku tidak apa-apa sayang, sudah sana lebih baik kamu membersihkan diri dahulu nanti gantian baru aku soalnya aku masih lelah " Ucap Alvin yang menyuruh ku untuk pergi dari nya saat ini



" Kamu tidak mau membersihkan diri bersama dengan ku, nanti biar aku gosok seluruh tubuh mu" Tawar ku kepada Alvin sambil menggoda nya saat ini



" Hehe\_\_ sudah sana " Dorong Alvin sedikit ke arah tubuh ku sambil tersenyum



" Ya\_\_ya baiklah kalau begitu aku mandi dulu "



Setelah aku berpamitan kepada Alvin aku segera meninggal nya sendirian malam itu di depan teras

__ADS_1



Sekilas aku memandang Alvin saat aku mulai masuk ke dalam rumah, aku hanya berharap kebahagiaan ini tak akan pudar selamanya dan aku berharap cinta Alvin kepadaku selamanya seperti ini



Aku tersenyum memandang nya dari belakang sambil berjalan dengan sangat pelan



\*



\*



Setelah aku selesai membersihkan diri aku segera menghampiri Alvin yang tak kunjung juga masuk ke dalam rumah



~ hak\_\_cim~



Suara bersin yang aku keluar kan dari dalam mulut



" Eh Ra sudah selesai? " Tanya Alvin yang menoleh ke arah ku yang masih berjalan menuju ke arah Alvin



" Sudah vin, kenapa tidak masuk saja sih? Dingin lo" Ujar ku sambil mengucek-ngucek hidungku yang terasa gatal




" Haduh\_\_\_ sudah ayookkk masuk lebih baik kamu mandi sana udah aku siapin air hangat untuk kamu mandi, jangan lama-lama berada disini nanti sakit lagi " Sahut ku sambil mendorong tubuh Alvin agar masuk ke dalam rumah



" Iya Ra, aku mandi" Sahut Alvin kepada ku



Tak lama kemudian aku melihat Alvin yang masuk ke dalam kamar mandi yang berada di dalam kamar kami, dan aku yang masih setia menunggu nya membersihkan diri sambil merebahkan tubuh ku di atas keranjang



Tak tahu kenapa pinggangku sangat terasa sakit sekali tapi aku tak berani mengucapkan kepada Alvin karena takut dia akan merasa sangat khawatir dengan keadaan ku saat ini



\*



\*



Tak lama kemudian aku mendengar Alvin yang sudah selesai mandi dan dia membuka pintu kamar mandinya dan aku melihat Alvin yang berjalan menuju ke arah ku dengan handuk yang masih melilit di pinggang nya



" Ra kenapa lelah ya? " Tanya Alvin kepadaku sambil membelai wajah ku dengan sangat mesra


__ADS_1


" Tidak vin, hanya sedikit saja " Ucapku sambil memegangi tangan Alvin



" Ya sudah istirahat saja aku mau ganti baju dulu, nanti biar aku ambilkan makanan untuk kamu ya? " Ujar Alvin kepadaku sambil berdiri di samping ku



" Iya vin, terimakasih ya " Sahut ku kepada Alvin



Tak lama kemudian Alvin telah selesai ganti baju dan dia segera keluar dari kamar untuk mengambil makanan



Aku yang merasa sangat lelah sekali dan entah mengapa tubuh ku seolah sangat kedinginan



\*



\*



" Ra makan dulu, udah aku bawakan makanan untuk kamu " Terdengar suara Alvin yang tak jauh dari diriku saat ini



Dan aku yang masih saja tak menghiraukan nya



Tubuh ku saat ini aku balut dengan selimut tebal karena merasa sangat kedinginan



" Kamu kenapa Ra? Sakit? " Tanya Alvin kepada ku lalu segera menaruk makanan yang dia pegang dan menghampiri ku yang masih tenggelam di dalam selimut



" Ra kamu sakit tubuh mu panas sekali" Ujar Alvin saat mengecek suhu tubuh ku



" Aku dingin sekali vin " Ujarku kepada Alvin yang tak mau melepaskan selimut yang berada di atas tubuh ku



" Kenapa tidak bilang dari tadi Ra, ya udah biar aku panggil kan dokter ya" Sahut Alvin kepadaku



Saat Alvin sedang sibuk menelepon dokter untuk di panggil kesini aku merasakan di dalam perut ku sangat sekali seolah ada yang meremas nya di dalam sana



" Akkkkkhhhh\_\_\_akkkhhh haduh vin perutku sangat sakit " Lirih ku kepada Alvin yang berada tak jauh dari diriku



" Kamu kenapa Ra? Tunggu ya dokter akan segera kesini, kamu tahan ya Ra" Sahut Alvin kepadaku



Keringat dingin yang membasahi wajah ku karena menahan rasa sakit yang aku alami di perutku


__ADS_1


" Haduh vin kenapa perut ku tiba-tiba sakit sekali " Ujarku kepada Alvin dengan memegangi perut ku


__ADS_2