
Kaos dan hanya celana saja yang dulu aku kenakan kini tidak lagi aku gunakan,, aku menjadi Aurora yang baru dengan penampilan yang sangat mengagumkan ..
Aku tak ingin di injak-injak oleh siapapun ..
Hari berlalu sangat cepat ,, segera mungkin aku pergi meninggalkan Sabrina yang masih melihatku.. aku tak peduli lagi dengan Sabrina
Saat aku meninggalkan toko baju itu ada penyesalan di dalam hatiku , aku tidak sempat membeli gaun yang indah itu untuk gadis kecil ku yang sedang menunggu ku dirumah ..
Gadis kecil ku yang saat ini hanya bisa mengucapkan satu kata yaitu " mama ma ma mama" itu yang selalu dia ucapkan kepadaku yang membuatku bisa bangkit dari keterpurukan ini ..
Dulu saat aku mengetahui aku hamil, hatiku sungguh hancur ,, aku seperti kehilangan akal sehatku,, aku tak ingat ini anak Joy atau anak dari Oliver ,, semua itu membuatku sangat frustasi dan sangat gila ,,
Sempat terfikir di benakku untuk menggugurkan saja kandungan ku ini , tapi saat aku melihat tubuhnya yang kecil di layar USG aku tak mampu untuk membunuh bayi ini ... Bayi yang tak berdosa dan tak berdaya haruskah aku melemparkan semua kesalahanku kepada bayi kecilku ini ..
Bu Ika yang selalu menasehati ku dan selalu mengajarkan aku untuk berbuat kebaikan ,, beliau lah yang memberiku saran agar aku tidak membunuh darah daging ku ,, saat kelak tua nanti aku tidak mempunyai siapa-siapa anakku lah yang akan menjaga di hari tuaku tiba ,, dan itulah kata-kata beliau yang selalu aku ingat hingga kini ..
Setelah aku melahirkan sempat tubuhku membesar tapi dengan mudah aku bisa menurunkan nya kembali ,, aku takut akan kembali ke masa kelam ku dulu ,, aku takut di hina dan takut di kucilkan seperti dulu ..
Waktu aku hamil aku tak seperti wanita pada umumnya yang menikmati masa kehamilan nya bersama dengan suami tercinta tapi yang aku lakukan sungguh terbalik aku belajar dan hanya belajar untuk mempelajari semua yang ada di dalam perusahaan..
Perjuangan yang tak sedikit aku lakukan ,, aku berjuang sangat keras hingga aku jarang memperhatikan kehamilan ku .. beruntungnya aku bayi yang aku kandung tumbuh dengan sangat sehat dan tak pernah menyulitkan ku sedikit pun ,, dia seolah mengerti dengan keadaan ku saat itu
Ke esokan harinya seperti biasa aku berangkat lebih awal untuk pergi ke kantor ku ..
Hari ini aku duduk di kursi kebesaran ku ..
CEO " AURORA BAYUNI " nama yang terukir di papan yang berlapis emas di atas mejaku kini ..
Dan ada foto bayi ku yang sangat mungil yang aku letakkan di sebelah pojok meja yang aku tempati
Aku berjuang untuk buah hatiku tapi jangan salah aku tidak akan menjadi Aurora yang dulu lagi ..
Tokkk...tokkkkk ....
Suara ketukan pintu yang membangun kan aku dari lamunan ku sekarang
" Permisi Ibu , maaf hari ini ada meeting dengan klien dari perusahaan "JEYIU" " Sahut Tantri yang saat ini menjadi sekertaris ku ini ..
__ADS_1
Wanita paruh baya yang sudah sangat berpengalaman di bidang ini , tantrilah yang mengajarkan aku tentang semua hal yang tidak pernah aku ketahui sebelumnya hingga aku bisa mengerti semuanya
Tantri adalah orang kepercayaan dari Ibu Ika ,, ibu Ika yang menugaskan Tantri untuk mendampingi ku selama di kantor.
Kini aku berada di tempat ini tempat yang bisa membuat semua orang iri kepadaku ..
Banyak orang berkata jika aku adalah orang yang paling beruntung di dunia ini karena banyak juga orang yang tidak menyukai posisi yang kududuki saat ini ,, semua menginginkan posisi ini tapi dengan mudah nya aku berada di atas ini..
Sangat sulit bagiku untuk bangkit dari semua nya , tapi dengan kepintaran yang aku miliki aku bisa dengan mudah mempelajari hal yang sebelumnya tak bisa ku jangkau sebelum nya ..
" Baiklah atur saja pertemuan ku dengan perusahaan itu , tapi aku tak ingin pergi kemana pun , aku ingin meeting hari ini di lakukan di kantor ku " sahutku kepada Tantri
Aku yang mengendalikan semua yang terjadi di dalam perusahaan ini ,, dan Bu Ika yang memberikan hak penuh nya kepadaku ,, aku tak akan menyia-nyiakan keajaiban yang terjadi di dalam hidupku ..
Sekuat tenagaku aku akan berjuang dan tak akan pernah menyerah apapun yang terjadi ..
Siang itu segerombolan Tim dari dari perusahaan JEYIU sudah datang ke kantorku .. mereka berjalan menuju ke ruangan yang aku tempati ..
" Selamat siang Ibu , mohon maaf tim dari perusahaan JEYIU sudah sampai " sahut Tantri dari ambang pintu
" Baiklah suruh mereka masuk " jawabku sambil melihat-lihat dokumen dari perusahaan JEYIU yang sudah mereka kirimkan melalui EMAIL ..
Aku masih menunduk saat segerombolan dari perusahaan JEYIU memasuki ruangan ku ..
" Selamat siang " sapa dari salah satu orang yang sedang memasuki ruangan ku kini
" Siang, silahkan duduk " jawabku dengan mengangkat wajahku untuk melihat ke arah mereka
" Aurora " sahutnya dari jarak antara aku dan dia
Aku hanya mengangkat alisku saat melihat Joy yang sedang memimpin pertemuan kita siang itu ..
Dulu aku tak tahu apa dan bagaimana kerja Joy di Perusahaan .. dalam hati aku sungguh terkejut tapi aku tak ingin memperlihatkan apa yang sedang aku rasakan ,, aku mencoba untuk bersikap seperti biasa dan tak mengenal dirinya
" E..HEEEM ,,, lebih baik kita mulai saja meeting kita pagi ini " ucapku kepada mereka
" Baik Ibu , saya akan menjelaskan tujuan kami datang kemari mohon perkenalkan diri saya , saya adalah Arfian sekertaris bapak Joy dan saya yang bertugas untuk menjelaskan semuanya kepada Ibu " sahut Arfian kepadaku
__ADS_1
Meeting sedang berlangsung dan Beberapa menit telah berlalu.. Joy yang tak henti-hentinya menatap wajahku dan aku yang tak sama sekali menatap wajahnya ..
Joy yang membawa empat orang rekan nya dan satu sekertaris nya ..mereka melihatku dengan sedikit terkejut karena telah menolak kerja sama yang mereka ajukan
Sebenarnya tawaran mereka begitu menguntungkan untuk perusahaan ku mereka membagi 50% keuntungan nya untuk di berikan kepada perusahaan ku tapi aku meminta 80% dari keuntungan yang mereka dapatkan ,, sungguh hal yang bagitu tak masuk akal tapi itu terucap dari mulut ku ..
Joy masih tak terima dengan apa yang aku inginkan di meeting tadi karena tidak mendapat kan titik temu
" Baik meeting sudah selesai , silahkan tinggalkan ruangan saya " jawabku kepada mereka ..
" Tunggu Aurora aku perlu berbicara empat mata dengan mu " ucap Joy kepada ku
" Jangan pernah memanggil ku Aurora, panggil aku Ibu Aurora " sahutku kepada Joy
Yang membuatnya semakin terkejut karena tingkah ku
" Baiklah ibu Aurora " ucapnya kepadaku " kalian bisa pergi dahulu nanti aku menyusul" ucap Joy kepada sekertaris nya dan juga kepada empat rekan bisnisnya
Kini hanya ada aku dan Joy yang berada di dalam ruangan milikku
Aku tidak peduli jika dia mengalami kebangkrutan aku Aurora tak akan pernah membantu nya sama sekali ..
" Aurora apa yang kamu lakukan disini ? Kenapa kamu terlihat sangat berbeda " Ucap Joy kepada ku
" Kenapa? Apa ini membuat mu sangat terkejut, wanita yang dulu kamu hina dan wanita yang dulu kamu sakiti bisa berada disini " ucapku dengan begitu sombong nya kepada Joy
" Maaf Aurora aku tidak ingin membahas masa lalu kita , bahkan sampai saat ini kamu pun masih sah menjadi istriku " sahut Joy kepadaku
" Apa istri kamu bilang, jangan harap aku masih menjadi istri mu , tunggu dan lihat saja apa yang akan terjadi dengan pernikahan kita beberapa hari ini sebuah akta cerai akan Sampai di tangan mu secepatnya " jawabku kepada Joy
" Apa? Aku tidak akan pernah mendatangi akta cerai bagaimana mungkin itu bisa sampai di tanganku " sahut Joy kepadaku
" Kamu lupa , aku sekarang siapa ? Aku bisa dengan mudah membalikkan keadaan aku bukan Aurora yang dulu " ucap Joy
" Baiklah lakukan apa yang kamu mau , tapi tolong jangan membuat keputusan seperti yang aku dengar tadi , tujuan ku kesini untuk meminta bekerja sama dengan perusahaan ku tapi kenapa kamu meminta hal yang sangat tidak mungkin aku lakukan " jawab Joy kepada ku
" Aku tidak ingin bekerja sama dengan mu , keluar lah jika kamu sudah selesai berbicara " usirku kepada Joy
__ADS_1
" Aurora tolonglah jangan seperti ini aku sedang membutuhkan bantuan mu kali ini " sahut Joy kepadaku