tergoda suami tetangga

tergoda suami tetangga
BAB 31


__ADS_3

Emosi di dalam dadaku dan seperti aku sedang mendengarkan bisikan setan itu untuk menabrak mobil hitam yang mengikuti ku ...


Aku mengencangkan lajuku dan menginjak dengan dalam gas di dalam mobil ku ..


Kini mobilku dengan mobil hitam itu sedang berhadapan mobil hitam itu yang mengarah kepada mobilku dan mobilku yang mengarah kepada mobil hitam itu,, aku siap menerima apapun yang terjadi dan aku rela mempertanggungjawabkan apa yang akan terjadi hari ini ...


Ssssssssrrrrrrrrrrtttttttttt ........


Mobilku sudah semakin mendekat dengan mobil hitam itu ,, kini mobilku sudah mencapai kecepatan penuh dan siap menabrak mobil hitam itu ...


Aku menatap tajam ke arah mobil hitam itu , betapa terkejutnya aku saat melihat sabrina lah yang sedang mengendarai mobil hitam itu ..


Aku ingat jika Sabrina saat ini sedang mengandung ..


Dengan cepat aku segera membanting setir ku membelokkan arah mobilku agar tak menabrak mobil Sabrina ,,


Bruuuuukkkkkkkk ..... Bruuuakkk ..


Suara mobilku yang menabrak tiang di pinggir jalan ...


" Apa yang kamu lakukan rora " tanya sabrina yang menghampiri ku di dalam mobil


Aku melihat dengan sekilas sabrina dengan cemas turun dari mobilnya dan segera menghampiri ku


Mobil sabrina yang menginjak rem sehingga tak sampai menubruk mobilku


" Seharusnya aku yang bertanya kepada mu, kenapa kamu mengikuti ku " jawabku sambil memegang dahi ku


Aku merasakan ada darah segar yang mengalir ke wajahku ,, dahiku yang terbentur setir saat aku menabrak tiang di pinggir jalan itu


" Aku hanya ingin bertemu dan berbicara dengan mu saja , tapi kamu malah semakin mengencang kan mobil mu " sahut Sabrina kepada ku


" Biar aku membantu mu Keluar dari mobil mu saat ini " ucap Sabrina kembali


" Tidak , aku tidak butuh bantuan darimu , untung saja kamu tidak jadi aku tabrak ,, aku kira tadi Joy yang sedang membuntuti ku " jawabku kepada Sabrina


" Apa? Kalian sudah bertemu?" Tanya Sabrina dengan rasa khawatirnya dan Sabrina yang sedang memegang perutnya yang sudah membesar


" ya , Joy datang ke kantor ku tadi pagi " sahutku kepada Sabrina dan ingin keluar dari mobilku


" Apa yang kalian bicarakan? Seperti nya Joy sangat mencintai mu sampai dia datang menemui mu di kantor " tanya Sabrina kepadaku


" Joy datang untuk urusan bisnis , kamu jangan salah faham , pergilah aku tidak mau melihatmu " usir ku kepada Sabrina


" Kamu pasti berbohong, apa kamu tahu Joy tidak pernah melupakan mu dia selalu membicarakan mu di saat kita sedang berdua saja " ucap Sabrina kepadaku

__ADS_1


" Apa yang kamu bicarakan , aku tidak mengerti yang kamu katakan " jawabku kepada Sabrina dan saat ini aku sudah berdiri di hadapan Sabrina


" Ya Joy sangat mencintai mu , ku rasa dia tidak akan pernah membuatmu pergi lagi dari dirinya , dan ini map coklat yang dikirim oleh pengacara mu , aku harap kamu bisa membatalkan gugatan perceraian mu kepada Joy " ucap Sabrina kepada ku


" Hentikan omong kosong mu dan aku harap kita tidak akan pernah bertemu kembali " ucapku kepada Sabrina


aku melangkah kakiku untuk menjauh dari sabrina yang masih berdiri di samping mobil ku ..


Aaakkkhhhhh ,, aduhhhhh tolong ,, AKKKHHH sakit ... Tolong aku


aku mendengar sabrina yang berteriak minta tolong , aku menoleh ke arah sabrina


Dan aku melihat ada darah segar yang keluar dari tubuh sabrina ...


Cairan yang bercampur darah dan darah kental kini sudah berceceran di ASPAl pinggir jalan ..


Aku menoleh kanan kiri , aku berharap akan ada orang lain yang menolong Sabrina saat itu


di sebuah jalan yang sepi ini tidak ada satu orang pun yang berada disana .. hanya ada aku dan sabrina disini saat ini


Terpaksa aku menghampiri Sabrina, mendekap tubuhnya untuk menompang di tubuhku ..


Aku merangkul nya dan memapah tubuh sabrina untuk menuju ke dalam mobil Sabrina ..


" Kuat Sabrina kamu pasti kuat , tahan ya jangan sampai kamu melahirkan di sini , aku akan segera membawa mu ke rumah sakit terdekat" ucapku kepada Sabrina


Tak perlu waktu lama bagiku untuk segera mengendarai mobil Sabrina ,, aku segera melajukan mobil Sabrina dengan sangat kencang dan mencari rumah sakit terdekat di daerah ini ..


Hanya butuh waktu beberapa menit aku melihat ada sebuah bangunan besar yang berada di ujung jalan ..


Aku segera membawa Sabrina untuk kesana ,, kini mobil ku sudah berhenti di depan UGD.


Suster yang berjaga segera menghampiri kami malam itu ,, hari yang sudah mulai gelap dan suasana yang semakin terasa dingin ...


Aku melihat Sabrina yang telah di bawa oleh beberapa suster disana ,, wajahnya yang begitu pucat dan banyak sekali darah yang Sabrina keluarkan ..


Bercak darah yang membasahi baju Sabrina membuatku teringat akan perjuangan ku saat melahirkan baby kecil ku dulu ..


Saat itu aku melahirkan hanya di temani oleh ibu Ika saja , ibu Ika yang berperan seperti seorang ibu bagiku ,, aku beruntung bertemu dengan ibu Ika ,,


" Ibu mohon maaf siapa wali dari ibu ini " tanya suster kepadaku yang membuyarkan lamunan ku saat melihat Sabrina yang terbujur lemas dan tak berdaya


Aku mengingat jika Joy tadi telah menelponku saat Sabrina sedang mengejar ku tadi ..


" Tunggu suster , saya akan menelpon suaminya" sahutku kepada suster Anna

__ADS_1


Aku segera mengambil ponsel ku di dalam tas dan segera menelpon Joy malam itu


" ...Halo... Akhirnya kamu menelpon ku kembali , bagaimana dengan tawaran ku tadi di telepon dan aku kira kamu akan menyetujui nya " jawab Joy dari layar ponsel yang aku dekat kan di telinga ku saat ini


" Hmmm jangan harap aku akan bekerja sama dengan perusahaan mu , " ucapku dengan nada cuek " sabrina sedang melahirkan kan " ucapku kembali


" APA "


jawab Joy dari layar smartphone milikku


" Datang lah kerumah sakit ini , aku tidak bisa menjadi wali untuk Sabrina " ucapku kepada Joy


Dan aku segera menutup dan mengakhiri panggilan telepon ku Kepada Joy...


Aku tidak perduli dengan ucapan Joy yang masih berbicara di telepon itu .. aku segera mematikan panggilan telpon ku kepada Joy


~ rumah sakit bunda Maria , untuk info lebih lengkapnya kamu bisa melihat google map aku akan segera mengirimkan alamat nya ~


Ku tulis pesan kepada Joy karena tak ingin lama - lama berbicara dengan Joy dan aku segera pergi dari rumah sakit ini ..


" Tunggu jangan pergi " teriak suster Anna Kepada ku saat melihat ku hendak pergi dari rumah sakit ini


kakiku hampir melangkah untuk menuju keluar rumah sakit ini tapi telingaku mendengar seperti ada yang sedang memanggil ku ..


Aku menoleh ke arah suster Anna dan aku melihat suster Anna berjalan dengan cepat menghampiri ku


" Ada apa suster " tanyaku kepada suster Anna


" Jangan pergi, pasien sedang membutuhkan anda , saya mohon keadaan nya sangat kritis dan dia segera membutuhkan wali untuk di lakukan tindakan lebih lanjut " ucap suster Anna kepadaku


" Tapi saya sudah menghubungi suaminya suster , mungkin sebentar lagi suaminya akan datang kesini " jawab ku kepada suster Anna


" Kita tidak bisa jika harus menunggu lebih lama lagi ibu , keadaan pasien sudah sangat kritis dan ini adalah lembar persetujuan yang harus ibu tandatangani agar kami dapat melakukan tindakan secepat nya " ucap suster Anna kepadaku


" Tidak suster aku tidak akan menandatangani lembar itu , dia bukan siapa-siapa ku suster aku hanya tak sengaja bertemu dengan dirinya di pinggir jalan " jawabku kepada suster Anna


" Suster Anna suster Anna, kamu ngapain berada Disni keadaan pasien sudah sangat lemah pendarahan nya sangat banyak kita harus segera masuk ke dalam " ucap suster Widya yang menghampiri suster Anna yang sedang berbicara dengan ku


" Taaaaapi Akku " sahut suster Anna yang memandangku lalu memandang suster Widya


Tampak dari raut muka wajah suster yang Anna seperti kebingungan ..


Dia melihatku sekilas lalu pergi meninggalkan aku tanpa tanda tangan dariku ...


Aku berdiri di tengah-tengah hawa yang sangat dingin ini ,, hembusan angin yang menerpa tubuhku se akan membawaku agar masuk kembali ke dalam rumah sakit ini tapi jiwaku se akan menolak untuk menolong Sabrina ..

__ADS_1


Kejadian satu tahun lalu yang membuat ku mengingat dengan jelas apa yang mereka perbuat kepadaku ..


Hati kecilku meronta-ronta untuk segera meninggalkan rumah sakit ini ..


__ADS_2