tergoda suami tetangga

tergoda suami tetangga
BAB 20


__ADS_3

Sabrina adalah anak yang manja dia tak bisa menahan amarahnya sedikit pun ,, tak ada yang tak bisa dia dapatkan semua bisa dia dapatkan dengan mudahnya


Tubuh nya yang tinggi dan wajahnya yang cantik aku tahu Sabrina mungkin sudah menjalin hubungan dengan lelaki lain di belakangku ..


Hingga dia dengan teganya dulu meninggalkan ku begitu saja ..


" Sebaiknya kamu pergi Sudah cukup kamu membuat keributan disini , jangan membuatku melakukan kekerasan kepada ku " ucap Oliver kepada Sabrina


" Oliver jangan mengusir ku sudah aku bilang jangan mengusir ku " teriak Sabrina


Ya sudah jika kamu tidak mau pergi dari sini biar aku dan Aurora yang pergi saja dari sini ..


" Baiklah aku pergi tapi sebelum aku pergi bolehkah aku memeluk tubuhmu sebentar saja " ucap Sabrina yang kembali luluh


Oliver mengiyakan apa yang Sabrina katakan dia memeluk erat tubuh Sabrina ,,


Dan didalam pelukan Oliver entah apa yang bisa membuatnya bisa menjadi tiba - tiba pingsan ..


Oliver hanya melihat nya saja ,, dia tak begitu panik .. begitupun juga aku ..


Aku dan oliver saling berpandangan ,,


Melihat sabrina tiba - tiba saja bisa pingsan


Oliver segera membawa tubuh Sabrina masuk ke dalam kamar lalu memanggil seorang penjaga villa itu untuk menyadar kan Sabrina ..


" Nommmm noman " panggil Oliver kepada pemuda yang sedang membersihkan villa itu


" Iya ada apa tuan ?" Jawab noman


" Tolong ibu sabrina dia pingsan kamu panggilan dokter atau apalah terserah kamu saja " ucap Oliver kepada noman


" Kalau pingsan saja sih tidak usah panggil dokter tuan cukup di kasih napas buatan saja sudah cukup nanti neng Sabrina juga akan sadar sendiri di jamin deh tuan " jawab noman yang memberikan ide kepada Oliver yang sedang berada di luar kamar


Aku melihat Oliver dan Noman masuk ke dalam kamar tanpa membawa dokter


" Dimana dokternya ? Kasian Sabrina " sahutku saat melihat mereka masuk kedalam kamar


" Noman kamu segera memberi tindakan kepada Sabrina tolong dia Noman " ucap oliver dengan menepuk punggung noman itu


Mataku melotot ke arah Oliver seolah sedang mempertanyakan apa yang sebenarnya dia rencana kan


" Beres tuan serahkan semuanya pada saya tapi tidak apa-apa kan tuan jika saya mencium eh salah memberikan nafas buatan Buat neng Sabrina " sahut noman yang merasa ragu akan apa yang dia lakukan


" Tidak apa-apa tuan kasian Sabrina ,, sudah cepat lakukan " perintah Oliver kepada noman


Dan Noman pun berjalan mendekat ke arah sabrina yang sedang pingsan dan terbujur lemas di atas ranjang tidur ..


Aku yang tadinya duduk di sebelah Sabrina segera berdiri di samping Oliver

__ADS_1


Aku mencolek pantat Oliver seakan aku ingin tau apa yang sedang dia rencanakan bersama dengan noman tadi saat di luar kamar ...


Saat noman akan melakukan aksinya tiba-tiba Sabrina terkaget dan dia langsung terbangun dari pingsan nya


" Ngapain kamu dekat-dekat dengan ku " teriak Sabrina kepada noman


" Eh tidak nyonya aku hanya ingin membantu nyonya saja " jawab noman dengan menekuk wajahnya karena merasa ketakutan saat melihat Sabrina dengan amarah nya


" Oliver kamu sungguh kejam terhadap ku " teriak Sabrina dan menoleh ke arah Oliver dan aku yang masih berdiri


Aku dan oliver tak ambil pusing,, terserah apa yang akan sabrina lakukan ..


" Oliver biarkan aku disini bersama mu , aku janji tak akan mengganggumu dengan wanita ini " sahut Sabrina yang tiba-tiba memohon untuk memberikan ijin supaya dia bisa tinggal bersama dengan kami


" Tidak kamu pasti akan membuat onar" ucap Oliver


" Mas biarkan saja dia disini , aku saja yang pergi mungkin benar apa yang dia katakan dia masih saja istrimu dan aku juga bukan siapa-siapa kamu " sahutku yang berdiri di samping Oliver saat ini


" Terus kamu mau pergi kemana? Jika tidak mau disini " tanya oliver kepada ku


" Entahlah mungkin aku akan menyewa sebuah rumah kecil untuk aku tinggali sementara waktu " jawabku kembali


" Kenapa dengan dirinya ? Bukankah seharusnya dia pulang kerumah nya kenapa malah mau mencari tempat tinggal lain " sahut Sabrina yang duduk di atas ranjang


" Kamu tidak usah ikut campur " jawab oliver


Dengan melihat ke arahku dan juga Oliver


Aku tidak tahu apakah sabrina saat ini sedang berbohong atau tidak ..


Tapi aku sangat terkejut saat mendengar ucapan yang keluar dari mulut nya ...


Antara percaya dan tidak


Kini aku dan Oliver sedang melihat ke wajah Sabrina


" Kenapa kalian melihatku seperti itu , kalian kira aku wanita yang suka berbohong " jawab Sabrina dengan melingkar kan tanganya ke perutnya


" Baiklah kalau kamu mau pergi biar aku antar saja " sahut Oliver kepadaku


" Tidak usah kamu bersama dengan istrimu saja " ucapku kepada oliver


" Eh tunggu jangan pergi , kita disini saja ,, aku juga rela kalau kamu kelak akan menjadi istri ke dua Oliver " sahut Sabrina yang duduk di atas ranjang


" APA " sahutku yang terkejut mendengarnya


" Tidak akan pernah " jawab Oliver yang memalingkan pandangan nya ke arah lain


Aku memutuskan untuk meninggalkan mereka di dalam kamar ,,

__ADS_1


Aku yang menyadari mungkin kehadiran ku disini yang menggangu mereka ,, dan lebih baik aku memilih untuk pergi


Saat aku sudah berada di depan pintu villa dan hendak jalan keluar aku mendengar Oliver yang memanggil ku


" Tunggu " rora lebih baik kamu tinggal di sana saja ,, " sahut Oliver kepadaku


" Dimana?" Tanyaku kepada Oliver


" Di ujung villa ini ada sebuah rumah kecil dulu di tinggali oleh salah satu pegawai yang sudah tua kini mereka sudah meninggal dan rumah itu kosong kalau kamu mau kamu bisa tinggal disana " sahut oliver kepada ku


" Benarkah itu " jawabku yang tak percaya


" Iya serius mau aku antar kesana ? " Ucapnya kepadaku " aku yakin kamu pasti suka " ucapnya kembali


" Baiklah kita lihat dulu saja rumahnya " jawabku kepada Oliver


Kini aku dan oliver sedang menuju kerumah kecil yang sudah tidak di tempati oleh siapapun


Rumah yang berada di sebelah danau ,,


Memang rumah nya sangat kecil hanya terdapat satu kamar tidur ,, tapi pemandangan di rumah itu tak kalah bagus dengan pemandangan yang ada di villa Oliver ..


Begitu takjub aku melihatnya ,, danau yang bening hingga terlihat ke dalam dasar danau itu ..


Air danau yang begitu tenang dan pemandangan yang begitu bagus membuatku ingin sekali tinggal dirumah itu


Aku butuh waktu untuk sendiri ,, menenangkan setiap masalah yang ada di pikiran ku ..


Dan merenung kan semuanya


Aku kira rumah ini cocok untukku saat ini ..


Selain aku bisa tinggal disana Oliver juga menawarkan ku jika aku bosan sendirian dirumah itu aku juga bisa ikut membantu memetik bunga mawar ..


Aku dan oliver tak tahu apa sedang di rencanakan oleh Sabrina ,,


Oliver memberi masukan padaku agar aku bisa lebih hati-hati dengan sikap Sabrina ,,


Sabrina tidak akan menyerah begitu saja dan jika dia menginginkan sesuatu pasti dia akan berusaha Sampai dia mendapatkan nya


Dan itulah yang di katakan oleh Oliver saat aku dan dia berjalan menuju kerumah kecil ini ..


Begitu aku sampai dirumah itu .. aku berniat untuk segera membersihkan nya ,,


Dan Oliver memutuskan untuk segera pergi dari rumah yang aku tempati ini


" Aku akan menyelesaikan masalah ku dengan Sabrina, kamu tunggu disini ya " ucap Oliver saat akan pergi meninggalkan aku sendirian


Walaupun ada sedikit ketakutan aku disini tapi sekuat hatiku untuk memberanikan diri untuk tinggal disini ,, karena aku sudah tak punya tempat lain yang akan ku tuju ..

__ADS_1


__ADS_2