tergoda suami tetangga

tergoda suami tetangga
BAB 46


__ADS_3

"Kamu sih ganggu aja ,, kan jadi gak tau Joy tadi sedang ngapain " jawab Aurora sambil melangkah kan kakinya berjalan menjauh menuju ke dalam mobil


" Ayookkkkk cepet" ujar Aurora sambil menoleh ke arah Steve yang masih berdiri dan menggaruk-garuk kan rambut nya


" Iya iya " jawab Steve dengan berlari ke arah Aurora


Setelah itu mereka menuju ke kantor Aurora untuk menandatangani berkas yang di inginkan oleh Steve


" Clear ya ,, setelah itu kamu bisa lanjutkan dengan sekertaris ku aja ,, aku mau fokus sama Calista dulu " jawab Aurora sambil menuju ke pintu keluar


" Oke baik Ra,, terimakasih" jawab Steve yang melambaikan tangan ke arah Aurora


Hari itu Aurora kembali lagi ke rumah sakit dimana calista sedang di rawat ..


Kali Aurora mengemudikan mobilnya tanpa Arga .. dia membelah jalanan ibu kota yang sangat padat pengendara itu ..di bawah terik matahari Aurora hanya seorang diri di dalam mobilnya .. di tengah perjalanan Aurora terpikirkan oleh kelakuan Joy saat di rumah sakit .. pikiran nya yang terus saja di penuhi oleh Joy ..


Rasa penasaran itu membuat Aurora tak bisa menahan nya lagi .. dia mengambil ponsel yang berada di dalam tas nya ,, lalu memencet tombol yang menuju ke arah panggilan nomer telepon Joy


"" Halo "" ujar Aurora saat mendengar panggilan keluar nya di angkat oleh Joy


"" Halo Aurora ,, akhirnya kamu menelpon ku ,, tidak sia-sia aku menunggu mu di rumah sakit ini, kamu dimana ? ""


"" Lagi di jalan , bisa kita ketemu ?"" Tanya Aurora dari layar smartphone milik nya


"" Dengan senang hati ,, dan kamu tau apa yang aku ingin kan saat ini,, biar aku kesana ,,""


Sahut Joy dari layar smartphone milik Aurora


"" Emang kamu tau aku dimana?"" Tanya Aurora


"" Tidak lah"" jawab Joy


"" Hmmmm ,, yasudah aku mau kita bertemu di rumah makan depan rumah sakit "" jawab Aurora


"" Yes oke ,, aku datang "" jawab Joy


Setelah percakapan dengan Joy di telepon akhirnya Aurora memutuskan panggilan keluar itu .. dan menginjak gas mobilnya lebih dalam agar sampai di depan rumah makan,, Aurora tidak peduli berapa kecepatan nya saat ini dia hanya berfikir bagaimana caranya agar cepat sampai di depan rumah makan itu.


Butuh waktu beberapa menit untuk sampai di rumah makan itu ..


Kini Aurora berhenti tepat di depan rumah makan .. dia membuka pintu mobilnya dengan cepat dan melangkah kan kakinya keluar saat Aurora hendak berjalan menuju ke dalam rumah makan itu dia mendengar Joy yang sedang berteriak kepadanya


" Ra " sahut Joy kepada Aurora saat melihat nya yang baru turun dari mobil nya


" Belum masuk? Kirain kamu nggu aku di dalam " jawab Aurora yang terus berjalan tanpa berhenti


" Iya lah Ra ,, kamu belum datang jadi aku menunggu mu di luar sini " jawab Joy yang sedang berjalan di samping Aurora


Saat mereka sudah masuk ke dalam keduanya menuju ke arah kursi kosong yang berada di dalam ujung rumah makan itu ..


" Apa yang ingin kamu bicarakan kepadaku " tanya Aurora tanpa basa basi terhadap Joy


" Aku tidak setuju dengan perceraian kita " ujar Joy kepada ku


" Tapi itu sudah Sah di mata hukum tidak ada lagi yang perlu kita bahas dengan perceraian itu " jawab Aurora


" Aku tahu itu sudah sah di mata hukum ,, tapi aku rasa kamu keterlaluan Ra ,, " jawab Joy yang memandang Aurora


Kini Joy dan Aurora sedang duduk berhadapan satu sama lain ..


" Keterlaluan ,, gila kamu ya ,, sudah berlalu jangan di bahas yang ingin aku bahas adalah kenapa kamu berada di rumah sakit kemarin sore ? Apa yang kamu lakukan disana Joy ?" Tanya Aurora kepada Joy


" Ra aku hanya tidak sengaja melihat mu masuk ke dalam rumah sakit itu .. lalu aku mengikuti mu Sampai ke dalam. Udah itu saja " jawab Joy dengan mengangkat bahunya dan kedua tangan nya


" BOHONG " bentak Aurora kepada Joy dengan menggebrak kan meja makan itu


Semua orang yang ada di dalam rumah makan itu sontak melihat ke arah Joy dan juga Aurora yang sedang duduk ..


" Aku tidak bohong Ra sumpah. Kamu kenapa sih Ra ,, tidak ada hujan tidak ada angin tiba-tiba marah kepadaku ,, kamu sehat kan Ra" tanya Joy kepada Aurora


" Jangan coba-coba mempermainkan hidupku lagi seperti dulu Joy ,, aku tahu kamu lelaki busuk tapi aku tidak akan membiarkan mu untuk merusak hidupku yang ke dua kalinya " ucap tegas Aurora kepada Joy


" Ra aku masih mencintaimu jadi tidak mungkin aku akan melakukan kesalahan yang sama seperti dulu " sahut Joy yang mencoba meyakinkan Aurora siang ini


" Halah jangan pura - pura Joy,, Lantas ada urusan apa kamu dengan dokter Widy?" Tanya Aurora dengan mengangkat salah satu alisnya


" Eeeeemmmb emmm " jawab Joy dengan gugup


" JAWAB " bentak Aurora kepada Joy


" Oke oke baiklah ,, aku bertemu dengan dokter Widy hanya ingin meminta tolong karena anak Sabrina sedang sakit ,, kamu tahu Ra ,, saat ini RARA sedang berada di rumah ku ,, dan sebenarnya aku kerumah sakit hanya ingin menemui Oliver saja ,, kemarin Oliver menghubungi ku dan bilang jika dia tidak bisa pulang karena ada sesuatu yang harus dia urus saat aku bertanya kepadanya ,, Oliver tidak mau menjawab nya hanya berkata jika dia sedang bersama dengan mu " jawab Joy yang menyakinkan Aurora



__ADS_1


" Aku tidak akan pernah percaya dengan ucapan mu lagi, tidak semudah itu Joy.



lalu dengan siapa kamu berbicara tadi pagi ?" Tanya Aurora kembali



" Itu adalah baby sister Rara anak Sabrina ,, dia yang merawat Rara selama ini dan oliver dia sudah menelantarkan Rara, tunggu dulu Ra kamu melihat ku berbicara dengan Mira " tanya Joy kepada Aurora



" Kalau kamu tidak percaya,, kamu bisa ikut dengan ku kerumah sekarang juga " sahut Joy kepadaku" kita akan buktikan aku berbohong apa tidak " jawab Joy kembali



" Jika Rara sakit dan harus membutuhkan seorang dokter kenapa kamu tidak membawa nya kesini saja dan menceritakan semua nya kepada Oliver " sahut Aurora kepada Joy



" Ya aku juga berfikiran seperti itu ,, tapi aku tidak bisa membiarkan Rara di rawat di rumah sakit ini " jawab Joy yang membuatku binggung



" Apa maksud kamu Joy ,, jangan mengada-ada dan jangan berbohong " ucap Aurora



" Aku tidak berbohong, lebih baik kamu ikut aku saja sekarang " jawab Joy yang berdiri dan menarik tangan Aurora untuk keluar dari rumah makan itu



" Lepaskan aku Joy " sahut Aurora sambil memberontak



Dengan cepat Joy berdiri dari tempat duduknya dan menarik tangan Aurora



" Tidak ,, aku harus memperlihatkan kamu apa yang sebenarnya terjadi dengan Rara " jawab Joy yang terus saja menarik tangan Aurora



" Sakittt Joy ,, kamu menyakiti ku lepas " teriak Aurora yang memohon agar Joy melepaskan cengkraman nya yang berada di tangan Aurora




Joy tak memperdulikan lagi apa yang telah Aurora Ucap kan .. dia tak peduli jika orang lain yang berada di dalam rumah makan itu sedang mengarah ke pandangan mereka berdua siang ini



Joy membawa Aurora untuk berjalan menuju arah mobilnya



Saat sudah sampai Joy lebih memaksa Aurora agar masuk ke dalam mobil nya .



Dengan cepat Joy segera mengunci mobil nya saat berhasil membawa Aurora masuk ke dalam mobil nya ..



" JAHAT. dasar lelaki bajingan " maki Aurora terhadap Joy



Tapi Joy tak memperdulikan Aurora sedikit pun .. dia mengendarai mobilnya dengan sangat kencang tanpa mendengar kan umpatan Aurora



Joy membelah jalanan ibu kota dengan kecepatan tinggi



\# CcccCciiiiiiiiittttttttttttttt \#



Suara mobil yang di rem mendadak oleh Joy


__ADS_1


Dan Kepala Aurora yang hampir saja membentur mobil Joy ..



Kini Aurora dan Joy sudah berada di sebuah bangunan yang minimalis dengan taman yang seadanya dan di penuhi dengan cat berwarna kecoklatan ..



" Masuk Ra ,, kamu harus tau kebenaran semua ini kenapa aku mengikuti kamu dan juga Oliver " sahut Joy yang menggandeng tangan Aurora untuk masuk ke rumah itu



Wanita yang bertubuh kecil dan sangat cantik ,, itu membukakan pintu masuk dan mempersilahkan mereka berdua untuk masuk ke dalam rumah itu



" Kemana Rara " tanya Joy kepada wanita cantik dan imut itu



" Ada di dalam kamarnya, kenapa kamu membawa orang lain untuk masuk ke dalam sini?" Tanya wanita cantik dan imut itu



" Bukan urusan kamu " sahut Joy dan langsung berjalan menuju kamar Rara



~~~ ce......kleeeeee......kkkkkk ~~~



Suara pintu yang di buka sangat pelan oleh Joy



" Masuklah dan lihatkan kondisi bayi ini ,, lihat dengan kedua matamu " sahut Joy yang se akan marah dengan Aurora



" Joyyy " jawab Aurora sambil meneteskan air matanya ke pipinya



Mulutnya yang menganga tanpa di sengaja .. betapa terkejutnya Aurora saat melihat bayi itu cacat tanpa kaki dan juga tangan ..



Wajah nya yang sangat cantik menampakkan cahaya yang sangat terang.. bidadari kecil itu sedang tertidur di atas ranjang yang kecil dan beralaskan selimut berwarna biru muda dengan corak angsa putih yang sedang berenang di atas lautan ..



Aurora berjalan mendekat ke arah Rara .. dan melihat nya dengan sendu ..



" Kenapa bidadari kecil ini harus menanggung semua perbuatan buruk kalian " lirih Aurora kepada Joy yang berdiri tak jauh dari nya



" Kamu ingat Ra ,, kenapa dokter tak mengijinkan kita malam itu saat Sabrina meninggalkan dan kamu ingat perlakuan Oliver yang marah kepadamu ,, itu semua karena melihat Rara seperti ini ,, dia sangat terpukul dan sangat kecewa dengan kejadian yang menimpa anak Sabrina,, dia tak kuasa dan malam itu adalah kali pertama Oliver memperlakukan kamu dengan sangat buruk " ucap Joy kepada Aurora



"Kenapa kalian menutupinya dariku dan kenapa Oliver tidak merawat anak nya sendiri, kenapa dia malah berada di rumah sakit merawat anak ku yang sedang sakit disana " ucapku kepada Joy



" Apa kamu punya anak Ra ? Jadi ini rahasia yang di simpan Oliver selama ini? Ini alasan Oliver kenapa aku tidak boleh datang ke ruangan rumah sakit itu " tanya Joy balik kepada Aurora



" Dan Gadis kecil yang ada di rumah mu saat itu adalah anak mu Ra? Tanya Joy kembali kepada Aurora



Mereka berdua yang tak mendapat kan jawaban dari pertanyaan mereka ..



Joy yang penuh rahasia di dalam hidupnya ..



Dan Aurora dengan penuh tanda tanya di dalam otak nya ..

__ADS_1



Mereka berdua terdiam satu sama lain .. saling memandang dan saling menatap ..


__ADS_2