tergoda suami tetangga

tergoda suami tetangga
BAB 60


__ADS_3

" Apa kamu bahagia hidup bersama dengan ku Ra? " Tanya Alvin tiba-tiba sambil memeluk tubuh ku dari belakang


Kini tubuh ku dan tubuh Alvin berada di dalam bath up bersama,,


" Kenapa kamu bertanya seperti itu? "


Tanyaku sambil menoleh ke arah Alvin yang berada di belakang ku


" Aku hanya ingin tau saja apa yang kamu pikirkan, aku tidak mau melihat orang yang ku cintai menderita " Ujar Alvin


" Jangan berkata seperti itu vin, aku bahagia bersama dengan mu " Jawab ku kepada Alvin sambil meraba wajah nya dengan tangan ku yang basah


" Jangan berbohong Ra, sinar matamu berkata sebaliknya "


" Apa yang sebenarnya ingin kamu ucapkan vin, kenapa kamu berkata seperti itu? " Jawab ku yang bertanya-tanya kepada Alvin


" Tidak Ra, maafkan aku mungkin aku terlalu banyak berfikir jelek tentang mu tadi, aku hanya tidak ingin kamu meninggalkan aku hanya demi oliver, aku sangat menyayangi calista dan juga semua keluarga yang kamu miliki " Ucap Alvin dengan menundukkan kepalanya ke bawah


" Aku janji vin kepadamu, jika aku tidak akan pernah pergi dengan lelaki lain kecuali bersama mu, aku sudah resmi menjadi istri mu apalagi yang kamu takut kan dariku ? " Jawab ku yang penuh dengan perasaan kepada Alvin


" Aku percaya Ra, maafkan aku " Reflek tubuh Alvin memeluk ku dengan sangat erat


Di dalam pelukan Alvin aku merasakan hawa panas yang sedang menyelimuti tubuh nya, aku tahu kekhawatiran Alvin kepadaku karena ada oliver yang masih menganggu hubungan ku dengan Alvin


" Apa aku boleh bertanya satu hal kepadamu vin? " Ucapku sambil melepaskan pelukan Alvin dari tubuh ku


" Apa Ra? Kamu berhak mengetahui semuanya tentang diriku dan aku tidak akan pernah berbohong kepadamu " Sahut Alvin dengan memegang kedua tangan ku


" Benar kamu tidak mempunyai hubungan dengan sari? " Tanyaku dengan memandang kedua bola mata Alvin


" Aurora___ "


" Apa vin? Salah jika aku bertanya seperti itu? "


" Tidak ada yang salah, tapi kamu sudah tahu jawaban nya kenapa bertanya lagi? " Ujar Alvin kepada ku


" Aku hanya ingin memastikan saja vin, jangan membuat ku menjawab pertanyaan ku sendiri " Ucapku dengan kesal


" Tidak Ra__ tidak ada hubungan spesial antara aku dan juga sari " Jawab Alvin dengan nada tegas


" Baiklah Vin, aku harap kamu tidak akan pernah mendua di belakang ku, sudah cukup masa lalu menyakiti hatiku jangan di tambah lagi dengan masa depan kita ya? " Pintaku kepada Alvin


" Janji aurora, aku berjanji kepadamu untuk yang kedua kalinya,, yang pertama aku berjanji di depan penghulu akan menerima kamu disaat susah maupun duka dan sekarang aku akan berjanji lagi kepadamu jika aku tidak akan pernah menyakiti mu hingga akhir hayat ku, apakah itu sudah cukup membuat mu mempercayai ku Ra? "


" Aku percaya, terimakasih vin sudah menjadi imam yang baik untuk ku dan juga untuk calista "


Pagi itu aku dan Alvin membuat janji di antara kita berdua jika kita berdua tidak akan pernah menyakiti satu sama lain


Waktu yang berputar dengan sangat cepat dan Hari berganti hari, bulan berganti bulan dan kini sudah memasuki tahun pertama aku menjalani hidup sebagai istri sah dari Alvin


Aku menjalani hari-hariku dengan sangat bahagia, setelah aku menikah dengan Alvin satu tahun lalu aku memilih untuk pergi dari rumah mamah sella, karena aku dan Alvin tidak ingin hubungan ku di ganggu oleh sari


Mungkin ini adalah keputusan yang tepat bagiku dan juga Alvin karena dengan demikian tidak ada lagi pengganggu di antara kita

__ADS_1


Begitu pun juga oliver, aku mengganti nomer telepon ku sesuai dengan permintaan Alvin kepadaku


Dan aku sudah mengembalikan uang yang oliver kirimkan kepadaku karena aku tidak ingin mempunyai hubungan apapun dengan dirinya


Aku sudah melupakan semua yang terjadi antara aku dan masa lalu ku dan kini masa depanku__ ku lalui bersama orang terkasih yaitu Alvin


" Bagaimana keadaan mu hari ini? " Tanya alvin kepadaku saat senja menjemput ku


" Baik-baik saja vin begitu pun juga bayi yang aku kandung " Jawab ku sambil mengelus-elus perutku yang sudah nampak besar ini


" Hai baby, how are u? " Tanya Alvin sambil mendekat kan Kepala nya untuk bersanding dengan perutku dan mendengarkan detak jantung dari sang baby


Ya__ benar di satu tahun pernikahan ku dengan Alvin aku saat ini mengandung anak Alvin


Dan ini adalah bulan ke lima kandungan ku


" sayang kamu sudah menyiapkan perlengkapan baby nanti? " Tanya Alvin kepadaku


" Belum sayang, masih bulan ke berapa ini? Masih lama " Jawab ku kepada Alvin


" Hei__ hei jangan seperti itu dong, walaupun masih lama tapi lebih baik kita mempersiapkan perlengkapan nya dari sekarang, aku sudah tak sabar ingin melihat wajahnya nanti saat melihat dunia yang begitu luasnya ini " Raut wajah Alvin yang terpancar sangat bersinar membuat ku tersenyum saat melihat nya


" Baiklah kamu kapan ada waktu? Biar kamu bisa menemani ku untuk berbelanja perlengkapan baby? " Tanyaku kepada Alvin


" Eeeemmmmmbbb__ kapan ya sayang, lusa saja bagaimana? Kalau besok aku tidak bisa aku sudah ada janji dengan klien " Jawab Alvin dengan nada manjanya kepadaku sambil memeluk tubuh ku yang sedikit membesar ini


" Ya__ terserah kamu saja " Jawab ku sambil berjalan bersama dengan Alvin


Seperti biasa setelah Alvin pulang kerja aku selalu menemani nya untuk makan bersama di meja makan, aku selalu berusaha untuk menjadi yang terbaik untuk Alvin dan aku tidak mau jika masa lalu akan terulang kembali


Alvin sudah menyuruh ku untuk berhenti kerja beberapa bulan yang lalu tapi tekad ku untuk menjadi wanita yang mandiri tidak bisa aku toleransi lagi, sekuat tenaga ku sekuat jiwaku aku berdiri sendiri agar aku bisa menjadi wanita yang kuat dan tidak lemah


Masa lalu yang kejam seolah memberikan pelajaran yang berharga bagiku


Dan itu semua tertanam jelas di dalam otakku


" Apa yang kamu pikirkan? Kamu sudah minum vitamin kan? " Tanya Alvin yang berada di tepat di hadapan ku saat di meja makan


" Sudah sayang " Jawab ku dengan girang


" Calista kemana? Aku tidak melihat nya sama sekali? " Tanya Alvin kepadaku


" Calista di jemput bu ika tadi, beliau bilang sangat kesepian di rumah sendirian jadi tadi kesini mampir sebentar dan mengajak Calista untuk menginap beberapa hari di rumah nya, maaf ya aku baru bilang kepada mu sekarang " Jawab ku kepada Alvin yang sedang makan


" Owww tidak apa-apa jangan merasa bersalah begitu, aku ngerti kok Ra__ " Ucap alvin sambil memandang ku dan tersenyum kepadaku


Hidup ku terasa begitu sempurna saat ini


Aku begitu bahagia karena memiliki seorang suami yang sangat menyayangi dan sangat memperhatikan ku selama ini


Hari ini berlalu begitu saja seperti hari-hari sebelum nya


Dan saat ini adalah hari dimana aku dan Alvin berjanji akan bertemu di depan sebuah toko yang menjual pelengkapan bayi

__ADS_1


Sudah tiga puluh menit lamanya aku menunggu Alvin disini, tapi Alvin tak kunjung juga datang kemari


Aku berdiri di depan toko itu dan aku mencoba untuk menghubungi Alvin berkali-kali tapi tak ada jawaban sama sekali dari nya


Dan ini adalah kali pertama Alvin mencampakkan aku seorang diri disini


Tak butuh waktu lama bagiku, aku memutuskan untuk mencari perlengkapan bayi seorang diri


Aku segera memasuki toko yang bernuasa kuning terang itu


Aku berjalan-jalan dan melihat semua baju yang tertata rapi di dalam sini


Begitu banyak berbagai model baju dan pilihan untuk bayi yang sangat menggemaskan hingga tak terasa bibir ku seolah tersenyum memperhatikan semua benda yang sangat lucu ini


Tangan ku dengan sigap mengambil beberapa pakaian dan beberapa mainan ke dalam keranjang ku


Tak terasa semua ini memakan waktu yang sangat lama, sudah dua jam aku berjalan dan memilih baju untuk sang buah hati tapi sekalipun Alvin tak kunjung juga menghubungi ku sore ini


Berkali-kali aku melihat dan mengambil ponsel yang telah aku taruh di dalam tas ku tapi Alvin tak kunjung juga menelpon atau membalas pesan ku satu kali pun


Hatiku seperti di cabik-cabik di dalam sana, hatiku sangat sensitif sekali saat ketika aku mengandung anak kedua ku ini


Begitu macam rasa yang aku rasakan di dalam hatiku hingga aku keluar dari toko ini dengan rasa yang sangat kesal


Aku melangkah kan kakiku begitu cepat dan memanyunkan bibirku ke depan seperti mulut bebek yang sangat panjang


Sesekali aku menghentakkan kakiku ke lantai karena aku tidak bisa menahan amarah ku di dalam hati


" Awas ya kamu vinnnn___ awas ya huuuhhhh " Ucapku yang sedikit kencang di depan toko itu hingga membuat orang yang berjalan di depan ku sontak menoleh ke arah ku


" Apa liat-liat " Teriak ku kepada orang yang tak ku kenal


Dan orang itu hanya memandang ku saja tanpa menghiraukan aku yang sedang marah-marah sendiri seperti orang gila


Aku melanjutkan langkahku menuju ke arah mobilku dengan tergesa-gesa dan sedikit berlari karena aku ingin menemui Alvin yang berada di kantor nya hingga aku bisa meluapkan semua amarah ku kepada nya




Suara yang tubuh ku yang menabrak seseorang dengan tak sengaja



" APA SIH, LIHAT-LIHAT DONG KALAU JALAN " Teriak ku kepada orang itu



" Maaf, bukannya kamu yang menabrak tubuh ku? " Ucapnya yang membuatku melihat ke arah wajah itu



Suara seseorang yang sepertinya aku sangat mengenalnya

__ADS_1



Aku terkejut saat memandang nya.. Tatapan nya dan sinar matanya...


__ADS_2