
" Hmmm terimakasih suami terbaik ku " Sahut aurora yang terlihat bahagia saat alvin mengizinkan keputusan yang di inginkan aurora
Hari itu adalah kali pertama aurora dan alvin berpisah setelah mereka berdua menikah, alvin yang mengantarkan aurora hingga ke masuk ke dalam mobil ika
Dan ibu ika dengan setia menemani aurora yang masih dalam fase penyembuhan
Alvin melambaikan tangan ke arah aurora sampai mobil itu benar-benar terlihat menjauh dari pandangan alvin dan alvin yang masih saja berdiri tanpa beranjak sejangkal pun
Dia menghembus kan nafasnya dengan sangat kasar
" Rora inikah yang kamu inginkan selama ini, apakah begini rasanya jika aku berpisah dengan mu dan kamu lebih memilih lelaki lain dari pada aku " Gumam alvin dengan menatap langit di atas sana
Hembusan angin yang alvin rasakan seolah masuk menembus ke dalam jantung dan hatinya, terasa begitu sesak hingga alvin harus memukul dengan keras dada nya itu
" Woy... " Sapa seseorang yang tak jauh dari alvin
Sontak alvin segera memutar tubuh nya dan menoleh ke arah suara wanita itu
" Sari? Kamu ngapain disini? Aku tidak salah lihat kan? " Sahut alvin yang melihat sari berjalan mendekat ke arah nya
" Sakit ya rasanya di tinggal " Ujar sari yang saat ini sudah berada di dekat alvin
" Bukan urusan mu " Sahut alvin sambil berjalan menjauh dari sari
" Tunggu__ kamu mau kemana sih vin? Makan dulu ayokkkk " Ucap sari yang terlihat bergelanjut manja di lengan alvin
" Ngapain sih, jangan menggoda lelaki yang sudah beristri " Raut wajah alvin seolah berubah menjengkelkan saat melihat sari yang sedang mencoba merayu nya
" Istrimu kan sudah pergi, sama aku aja bapak duda " Sahut sari tanpa rasa bersalah sedikitpun saat berbicara seperti itu kepada alvin
Sontak alvin segera menghentikan langkah nya dan salah satu kakinya yang menghentakkan di lantai dengan sangat keras
" Jaga ucapan mu sari, kamu gak berhak berbicara seperti itu " Ujar alvin dengan wajah yang nampak memerah di kedua pipinya
" Aku tidak salah berbicara kan? Memang benar aurora meninggal kan mu saat ini, terus apa masalahnya dengan ucapan ku? " Sahut sambil melepaskan tangan nya yang berada di lengan alvin
" Aurora hanya pergi sebentar saja ke rumah ibu nya dan sebentar lagi juga akan pulang__ akkkhhh sudah lah ngapain juga aku berbicara dengan mu " Ujar alvin lalu pergi meninggalkan sari
__ADS_1
" Bagus dong, kita jadi ada waktu berduaan sekarang " Jawab sari yang masih mengikuti kemana langkah alvin pergi
" Jangan ngaco, dari dulu aku juga gak pernah mau sama kamu " Sahut alvin
Kini alvin sudah berada di dekat mobil nya dan hendak masuk ke dalam mobil milik nya
" Ngapain woy, get out__" Hentak alvin kepada sari yang melihat sari tiba-tiba masuk dan duduk di jok paling depan bersama dengan alvin
" Ikut__" Jawab sari dengan nada cepat dan tak menoleh ke arah alvin
Sari yang tak memperdulikan apa kata alvin saat ini, walaupun alvin sudah menyuruh nya untuk keluar dari dalam mobil tapi sari kekeh tidak mau
Dengan berat hati akhirnya alvin pun melajukan mobil nya dan mempercepat jalan nya
Hari ini terasa sangat berat bagi alvin harus berada di dalam mobil bersama dengan sari dengan keadaan hatinya yang tidak Baik-baik saja
" Vin makan bakso yuk, kayak e enak panas-panas gini makan bakso sambil minum es degan iiihh__ pasti suegerrr dech "
Sahut sari yang memecahkan keheningan di antara mereka berdua
" Udah pulang aja, aku lagi gak enak badan "
" Jangan dong akhhh__ ayok bentar aja yuk, aku jamin kamu pasti suka dech sama bakso nya enak kok, sebentar aja yuk__ ayook vin " Ujar sari sambil menarik-narik baju alvin seperti rengekan anak kecil yang sedang minta sesuatu
" Lepas__ kamu mau kita kecelakaan di jalan " Jawab alvin dengan nada sangat sewot
" Jahat banget sih vin, pantesan tuh keriput keluar semua__ males aku sama kamu, udah aku turun sini aja " Pinta sari yang kesal dengan sikap alvin yang masih saja tidak mengenakkan
" Lompat aja sana turun, cepetan " Ujar alvin yang masih saja melaju bahkan mempercepat jalan nya dan tak menghiraukan sari yang kesal dengan sikap nya
" Sebel__ jahat__ males aku, nyesel udah ikut kamu " Sahut sari dengan memanyunkan bibir nya ke depan seperti ikan nirwana
Setelah perdebatan alvin dengan sari di dalam mobil terjadi lah keheningan di antara mereka berdua
Sari yang lebih memilih diam dan tak mengucapkan beberapa kalimat lagi dan alvin yang fokus melihat ke arah depan saat berkendara di dalam mobil
Jalanan yang begitu ramai pengendara membuat perjalanan mereka berdua semakin terasa sangat lama, dan sari yang tak lagi menghiraukan alvin dia lebih memilih melihat ke arah kaca jendela pintu mobil
__ADS_1
Hanya butuh beberapa menit lagi untuk mereka sampai di rumah jeng sella dan alvin yang memilih pulang kerumah mamanya karena tak ingin merasakan sedih saat berada di dalam rumahnya tanpa kehadiran sang istri tercinta
" Turun__“ pinta alvin kepada sari
Mobil alvin yang terlihat berhenti di pinggir jalan
" Ngapain? "
" Bakso ini kan yang kamu mau, udah sana turun sebelum aku berubah pikiran "jawab alvin lalu membuka pintu mobil nya dan meninggalkan sari yang masih berada di dalam mobil nya
Alvin lalu segera memesan dua mangkok jumbo untuk nya dan juga sari
Dan terlihat sari yang lebih dulu memesan es degan yang tak jauh dari gerobak bakso yang berada di pinggir jalan
Wajah sari seketika berubah menjadi sangat riang dan dia berjalan dengan tersenyum saat mendekat ke arah alvin yang menunggu dua mangkok bakso itu datang
" Katanya gak mau, tapi berhenti juga " Sahut sari yang melihat alvin membuang pandangannya dan tak melihat ke arah nya sekalipun
" Sudah jangan banyak tanya "
Tak lama kemudian dua mangkok besar yang alvin pesan akhirnya datang juga
" Ehh__ udah vin jangan banyak-banyak nanti sakit perutnya " Ucap sari yang melihat alvin memberikan begitu banyak sambel di mangkok bakso nya
" Gak apa-apa tenang saja, hatiku sedang tidak baik-baik saja, mungkin kamu benar makan bakso bisa menghilang rasa sakit di dalam hati " Sahut alvin kepada sari
" Tapi gak gitu juga kan vin, yang ada nanti kamu malah sakit lagi "
Hati alvin yang merasa begitu kecewa dengan tindakan aurora, dia melampiaskan kekesalan nya dengan makan bakso berdua dengan alvin
"Enak juga makan bakso disini, eh ngomong-ngomong kamu tau dari mana sar kalau bakso disini sangat enak " Ucap alvin dengan memegang gelas yang berisi es degan di tangan nya dan terlihat bibir alvin yang sangat merah karena kepedesan
" Ini tuh udah langganan sari dari dulu, pertama kali sari datang kerumah kamu kan aku mampir dulu makan bakso disini, kamu baru pertama kali makan bakso disini?" Ujar sari yang masih menguyah pentol di dalam mulut nya
" Gak pernah baru ini, kadang cuma lihat saja kalau lewat sini " Ujar alvin
" Setelah makan bakso, Jalan-jalan yuk ke taman biar pikiran kamu lebih fresh "
__ADS_1
Kali pertama dalam hidup nya alvin menyadari kehadiran sari yang begitu terlihat sangat memperhatikan nya