
" Jangan gila????
kamu yang gila atau aku yang gila karena menyembunyikan hal semacam ini kepadaku, kamu pikir aku tidak menderita selama ini? Kamu bahkan tidak mengerti dan pura-pura bodoh dengan perasaan ku yang mencintaimu seperti orang gila, bahkan aku sempat mengkhayal karena ingin hidup berdua bersama dengan mu tapi apa yang kamu lakukan, kamu lebih memilih lelaki itu dan meninggalkan ku begitu saja tanpa mengerti dengan keadaan ku dan sekarang kamu bilang aku yang gila? " Sahut Oliver Oliver bukan saat nya untuk membahas itu lagi, untuk sekarang lebih baik kita lupakan saja apa yang telah terjadi dan aku harap kamu segera membawa calista kembali kepadaku, aku tidak mau tahu titik " Ucap aurora kepada Oliver dari layar smartphone milik ibu ika
" Enak saja kamu ngomong seperti itu, tidak__ jangan harap aku mau menuruti apa mau kamu " Sahut Oliver dengan menunjukkan wajah yang sangat kesal kepada aurora
" Lalu apa mau kamu saat ini agar kamu segera membawa calista untuk kembali kepadaku " Ujar aurora yang terlihat ingin membujuk Oliver agar mau mengembalikan calista kedalam peluk nya
" Yakin kamu akan menuruti apa yang aku minta? "
" Ya__ selama aku bisa melakukan nya, katakan! " Jawab aurora kepada Oliver
" Kalau aku mau kamu kembali kepadaku, apa kamu bisa menuruti apa yang aku inginkan hah? " Tanya Oliver kepada aurora yang membuat aurora terpana akan kata-kata Oliver
" Oliver__ ka...mu ( ucap aurora dengan terbata-bata) apa kamu sadar dengan apa yang kamu ucapkan barusan? " Tanya aurora dengan memandang wajah Oliver di layar smartphone itu
Sekejap kata-kata Oliver membuat hati aurora tiba-tiba berdetak sangat kencang, aurora tak tahu tentang perasaan nya saat ini
" Aku tahu kamu masih menyimpan sejuta rasa kepada ku, jangan coba-coba menyembunyikan semua itu lagi dariku, aku bukan lelaku bodoh aku tahu semua apa yang ada di dalam hatimu "
" Jangan ngadi-ngadi Oliver, jangan berlagak sok tahu, kamu tidak akan pernah tau apa yang aku rasakan saat ini. "
" Siapa yang ngadi-ngadi, tatapan mu kepada ku dan sikap mu kepadaku masih sama seperti dulu saat kita baru pertama kali bertemu, aku masih ingat dengan jelas saat pertama kali kita melakukan hubungan intim kala itu adalah masa-masa terindah untuk ku dan aku tak akan pernah melupakan nya seumur hidup ku " Ujar Oliver kepada aurora
" Oliver hentikan, aku tidak mau mendengar semua itu lagi. CUKUP__ menikah lah dengan seseorang yang kamu cintai dan jangan mencoba untuk merayuku lagi " Sahut aurora dengan nada cepat
__ADS_1
" Aku sudah mencintai seseorang di dalam hatiku dan selamanya tidak akan pernah tergantikan oleh siapapun "
" Oliver kamu tahu aku sudah menikah, jangan membuatku semakin merasa bersalah kepada suami ku, aku punya tanggung jawab besar sebagai seorang istri dan aku mohon jangan merusak hidup ku lagi "
" Aurora sadarlah, jangan bertindak bodoh lagi sampai kapan kamu akan seperti ini selamanya, aku tahu kamu tidak mencintai suami mu dan kamu masih mencintai ku, aku mohon aurora kembalilah kepadaku, aku janji demi hidup dan matiku aku akan menjagamu dan tidak akan pernah membuatmu merasa tersakiti lagi dan aku jamin hidup mu akan aku jadikan seorang ratu didalam istana ku "
" Lelaki gombal, itukah yang kamu pelajari dari masa lalu kita? " Sahut aurora yang tidak tergoda dengan ucapan Oliver
" Terserah kamu menganggap ku seperti apa, aku tidak akan keberatan yang penting aku sudah mengucapkan apa yang selama ini berada di dalam hatiku dan aku bukan lelaki pengecut seperti dirimu yang tak berani mengutarakan apa yang ada di dalam hatimu, aku hanya bisa berdoa jika kamu akan bahagia selama nya dengan suami mu "
Ucap Oliver lalu segera menutup panggilan video call itu tanpa mendengar kan kata-kata aurora
Aurora segera memberikan ponsel itu saat Oliver menutup telfon nya
" Aurora kamu tidak apa-apa? " Tanya ibu ika kepada aurora
Wajahnya yang tak lagi bersinar seperti dulu lagi
" Di saat aku mulai mencintai alvin dengan sangat tulus di saat itu pula Oliver ingin kembali lagi merasuk di dalam hidup ku, kenapa masa lalu yang kelam itu selalu saja datang di saat yang tidak tepat, apa salah ku Bu.... " Ucap aurora kembali kepada ibu ika
Saat ini ibu ika hanya bisa memandang aurora dan membelai punggung aurora, sebagai ibu yang baik ibu ika tak ingin melihat anak nya merasa sangat sedih
" Ibu akan Terima semua keputusan darimu Ra, putus kan lah sebelum kamu menyesalinya "
Sahut ibu ika dengan nada lirih
__ADS_1
*
*
Setelah perbincangan itu tidak ada lagi kata-kata yang serius yang mereka katakan lagi
Aurora lebih banyak diam dengan alvin dan alvin yang berusaha menerima semua keadaan ini tanpa menanyakan lebih lanjut kepada aurora " Kenapa sikap nya berubah dan kenapa sikap nya menjadi sangat dingin " Semua itu hanya aurora yang tahu
Dan beberapa hari aurora di rawat di rumah sakit kini saat nya aurora di perbolehkan untuk kembali pulang karena keadaan nya yang semakin hari semakin membaik
" Aurora kamu akan ikut pulang dengan ku kan? " Tanya alvin kepada aurora
Sontak ibu ika yang sedang membereskan semua pakaian aurora langsung menoleh dengan sangat cepat ke arah alvin, saat alvin menanyakan hal seperti itu kepada aurora
" Apa yang kamu katakan nak? Tentu saja aurora akan kembali kerumah dengan mu " Sahut ibu ika yang berdiri di belakang mereka
Dan alvin hanya menoleh sesaat kepada ibu ika saat menjawab pertanyaan dari alvin
Terlihat Aurora hanya menatap wajah alvin yang terlihat sangat sedih
" Maafkan aku vin, apa aku boleh sementara ikut pulang bersama dengan ibu? Aku ingin menenangkan diri sejenak " Ucap aurora yang tak memperdulikan sikap alvin yang terlihat sangat sedih
" Apa yang kamu katakan sayang, jangan membuat ku menderita dengan berpisah dengan mu " Sahut alvin
" Tidak alvin, kamu bisa menemani ku saat di rumah ibu ika, aku hanya tidak ingin merasa sedih saat berada di rumah, kalau kamu berangkat kerja aku pasti dirumah sendirian dan saat itulah aku butuh teman ayolah alvin hanya beberapa hari saja ya " Pinta aurora kepada alvin
__ADS_1
" Baiklah aurora, kalau kamu ingin seperti itu, aku akan mengizinkan mu tapi hanya beberapa hari saja ya? Setelah itu kamu janji akan ikut pulang lagi dengan ku saat aku jemput nanti? Deal? " Ujar alvin yang tak ingin melihat aurora merasa sedih dengan terpaksa alvin menuruti apa yang aurora ingin kan walaupun itu terasa sangat berat bagi alvin
" Hmmm terimakasih suami terbaik ku " Sahut aurora yang terlihat bahagia saat alvin mengizinkan keputusan yang di inginkan aurora