tergoda suami tetangga

tergoda suami tetangga
BAB 27


__ADS_3

Begitu rumit pernikahan yang aku jalani selama ini ,, berawal dari Sabrina yang tergoda suamiku dan aku yang tergoda oleh pesona Oliver ,,


" Aurora apa yang kamu bicarakan, aku tidak akan pernah menceraikan mu apapun yang terjadi " sahut Joy kepada Aurora


" Kalian semua bajingan , bangsat ,, kalian semuanya penipu ,, aku tidak akan tinggal diam kepada kalian semua , lebih baik kalian semuanya pergiiiiiii " teriak Aurora kepada semua orang


" Aurora pergilah dengan ku " ucap Oliver " jangan biarkan amarah menguasai dirimu saat ini " ucap oliver yang berada di sebelah ku


PLAAAKKKKKKK ....


Suara tamparan keras yang di layangkan Aurora untuk oliver


" Semua ini gara-gara kamu , jika aku tidak pernah kenal dengan dirimu semua ini tidak akan pernah terjadi ,, bagsaattttt " teriak aurora


Aurora yang telah kehilangan kendali .. Aurora yang berteriak seperti orang gila , dia bahkan mengacak-acak rambut nya ..


" Lebih baik kamu segera memproses perceraian kita , atau aku sendiri yang akan memproses nya " ucap Aurora kepada Joy


" Dan untuk kamu wanita tidak tahu malu, silahkan ambil suamiku silahkan ambil bekas yang telah ku buang ke selokan dan aku harap pernikahan kalian akan lebih buruk dari pada yang aku alami ,, aku bersumpah mengutuk pernikahan kalian dan kamu tidak akan pernah mempunyai seorang keturunan, camkan itu baik-baik " teriak Aurora yang sedang mengamuk


Aurora berniat meninggalkan mereka setelah apa yang ada di hati dan pikiran nya dia keluarkan semuanya ..


Dan saat Aurora ingin pergi Sabrina memegang tangan Aurora dengan sangat cepat sehingga membuat Aurora menghentikan langkah nya


" Aurora kenapa kamu menjadi seperti ini , jangan berkata buruk Kepada ku , aku sudah minta maaf kepada mu ?" Sahut Sabrina yang tidak terima dengan ucapan Aurora yang telah mengutuknya


" Apa maaf kamu bilang , kamu pikir aku wanita bodoh akan memaafkan kamu begitu saja , jangan harap kan itu dariku ,, aku bisa saja berubah menjadi iblis hanya untuk menghancurkan kalian , tunggu dan lihat saja apa yang akan aku lakukan untuk kalian semua karena telah mempermainkan aku seperti ini " teriak Aurora kembali


Amarah sedang menguasai diri Aurora saat ini ,, dia tak bisa mengontrol emosi yang ada di dalam hatinya ,, rasa sakit dan kecewa yang dia alami saat ini membuatnya menjadi murka akan keadaan ..


Emosi nya tidak bisa terbendung lagi ,, dia meluapkan begitu saja tanpa berfikir lagi apa yang telah dia ucapkan ..


Aurora mengibaskan tangan sabrina yang masih menggenggam nya dengan sangat erat ,, dia bahkan ingin menampar pipi Sabrina ,, tapi Joy dengan sigap telah menghalangi apa yang akan Aurora lakukan ..


" Rora aku tahu kamu bukan wanita yang seperti ini, kendalikan dirimu rora , sadarlah , kamu akan tetap menjadi istriku apapun itu dan aku tak akan lupa akan kewajiban ku ,, aku bahkan selalu mengirimkan uang ke rekening mu setiap bulan ,, sampai kapanpun aku tidak akan meninggalkan mu " sahut Joy kepada Aurora yang mencoba menenangkan Aurora yang sedang mengamuk


" Bajingan apa kamu kira aku akan Sudi tetap menjadi istrimu ,, tidak akan lihat saja dan tunggu apa yang akan aku perbuat aku akan pastikan kalian semua menyesal telah mempermainkan hidupku " jawab Aurora dan menunjuk kepada semua orang yang berdiri disini


Mereka yang melihat Aurora seperti itu se akan tak percaya jika Aurora bisa berubah menjadi monster yang menakutkan jika dia sudah marah

__ADS_1


Oliver tak bisa menghalangi Aurora yang akan pergi meninggalkan mereka .


Dengan melihat dengan mata terkejut.. semua orang disana tidak menyangka Aurora bisa seperti ini ..


Aurora yang Joy kenal bukanlah wanita yang jahat dan pendendam dan tidak pernah mengucapkan hal yang sangat kotor sekalipun ..


Kini perubahan Aurora yang membuat diri Joy sangat terkejut ..


Aurora memilih untuk pergi dari semuanya


Dia berlari sangat cepat dari mereka bertiga Aurora tak tahu akan pergi kemana dia hanya melangkah kan kakinya agar dapat menjauhi orang- orang yang sudah menyakiti nya dan saat dia berlari menjauh dia melihat ada BUS yang melintas ..


Aurora segera menaiki Bus tersebut ..


Di dalam Bus dia berfikir tentang semuanya air matanya terjatuh begitu saja ,, dia menangis meluapkan semua kemarahan nya di dalam Bus ,, hingga orang-orang yang ada di dalam Bus itu semua terpana akan kelakuan Aurora saat itu


Aurora tak tahu kemana perginya Bus itu ..dia hanya mengikuti kemana perginya Bus itu berjalan ..


Beberapa jam telah berlalu ,, senja yang tadinya menjemput kini telah di gantikan gelapnya malam .. bulan yang bersinar di langit dan bintang-bintang yang bersinar di atas sana seperti sedang memperhatikan kemana perginya Aurora


Hingga saat nya tiba Bus itu telah sampai dan berhenti di tempat tujuan akhirnya.. Aurora yang masih celingukan di dalam bus dia turun melangkahkan kakinya untuk turun ke dalam bus...


Aurora terdiam dia tahu jika dia tak mempunyai uang sepeser pun saat ini ..


Dia merogoh sakunya berharap akan ada uang yang terselip di saku bajunya tapi semua nya hanya sia-sia saja ,,


" Pak biar saya yang bayar " sahut ibu tua yang menghampiri ku dengan pengemudi itu


Aku terdiam tak bisa berkata apapun lagi .. aku hanya melihat ibu itu tersenyum ke arah ku dan memberikan uang kepada sopir Bus itu ..


" Nak mau kemana ? " Tanya ibu-ibu itu kepada Aurora " sepertinya kamu sedang kebingungan dan tak tahu akan kemana, aku tadi melihatmu menangis di dalam bus dan sepertinya kamu sedang mengalami masalah besar " tanya ibu-ibu itu kepada Aurora


" Maaf Bu aku tidak tahu akan pergi ke mana, ini dimana bahkan aku juga tidak tahu, maaf tadi aku telah membuat keributan di dalam Bus dan terimakasih karena telah membantu ku untuk membayar Bus tadi , maaf aku merepotkan ibu lain kali aku akan membayar nya " ucap Aurora kepada ibu-ibu itu


" Tidak apa-apa jangan dipikirkan, ibu ikhlas nak membantumu, hari sudah mulai Gelap apakah kamu tahu akan pergi kemana ataukah ada suatu tempat yang ingin kamu tuju sekarang? " Tanya ibu-ibu itu kepada Aurora


" Tidak saat ini aku tidak mempunyai tujuan " jawab Aurora sambil menekuk wajahnya ke bawah


" Kalau kamu tidak mempunyai tujuan sebaiknya kamu ikut denganku saja nak, aku tinggal seorang diri di rumah yang sangat besar bahkan aku juga tidak mempunyai anak kamu bisa tinggal di sana sementara denganku. mungkin itu akan lebih baik bagimu, bagaimana?" Tanya ibu-ibu itu yang menawarkan bantuan kepadaku

__ADS_1


Aku pun masih berfikir sejenak apakah aku akan ikut dengan ibu-ibu itu atau tidak tapi tidak ada alasan bagiku untuk menolak ibu-ibu itu ...


Akhirnya aku memutuskan untuk ikut pergi bersama dengan ibu-ibu itu...


Beruntung ada ibu-ibu yang menawarkan bantuan kepadaku sehingga aku tidak perlu lagi memikirkan aku akan pergi kemana ..


Aku berjalan berdua dengan ibu-ibu itu ..


Keadaan sudah sangat gelap..


Aku juga tidak tahu ini saat ini aku ada dimana ,, tapi hati kecil ku bilang ibu itu adalah orang yang baik ..


Aku melihat penampilan nya yang begitu sederhana ,, dia memakai turban yang di gunakan oleh orang tua untuk menutupi rambut nya yang sudah memutih ..


" Maaf ibu , siapa nama ibu ? " Tanyaku kepada ibu-ibu itu


" Namaku ibu ika nak kamu bisa memanggil ku dengan sebutan itu " jawab ibu ika kepadaku


" Namamu siapa nak ? Kenapa kamu bisa sampai disini ?" Tanya ibu ika kepadaku " sebenarnya aku dari tadi ingin sekali bertanya kepada mu tapi ibu lihat kamu masih bersedih jadi ibu lebih baik memilih diam " ucap ibu ika kembali


Ibu ika yang terus saja melihat ke arah jalanan dan tak sedikitpun melihat ke arah ku


Dia tahu aku memendam kesedihan yang begitu besar


" Aku .. bertengkar dengan suamiku Bu , aku memilih untuk pergi dan meninggalkan dirinya , aku juga tidak tahu kenapa aku bisa ada disini " jawab Aurora


" Seperti nya kamu bukan orang sekitar sini , aku tidak pernah melihatmu sebelum nya , " tanya ibu ika kepadaku


" Aku memang bukan orang sini Bu,, tapi boleh kan aku tinggal bersama dengan mu untuk sementara waktu " tanya Aurora kepada ibu Ika


" Silahkan nak kamu bisa tinggal sampai kapanpun, aku tidak akan pernah mengusir mu dari rumahku " jawab ibu Ika kepada ku


Ibu Ika yang tadinya berjalan dia berhenti seketika dan melihat ke arah ku ..


Wajahnya yang meneduhkan membuatku tenang ,, aku hanya berharap semoga ibu Ika adalah orang baik yang di kirim Tuhan kepada ku


" Terimakasih Bu aku tidak akan pernah melupakan bantuan dari ibu " jawabku kepada ibu Ika


" Kenapa ibu berhenti rumah ibu sebelah mana ? " Tanyaku kembali kepada ibu Ika

__ADS_1


__ADS_2