tergoda suami tetangga

tergoda suami tetangga
BAB 59


__ADS_3

" Sudah selesai brow telpon nya " Sahut Alvin kepada oliver


" Ya__ aku senang kamu sudah mengizinkan ku untuk berbicara dengan calista" Sahut oliver dari layar ponsel aurora


" Aku peringatkan untuk terakhir kali jangan menghubungi aurora lagi dengan alasan ingin berbicara dengan calista, kamu tidak tahu bahwa tindakan mu kali ini bisa merusak hubungan seseorang "


Ujar alvin yang merasa cemburu dengan tindakan oliver pagi ini


Aurora yang memperhatikan dari belakang Alvin seolah terkejut dengan apa yang di katakan oleh Alvin kepada oliver


Setelah Alvin berbicara seperti itu kepada oliver dia pun segera menutup panggilan video call itu tanpa memberi waktu kepada oliver untuk menjawab apa yang telah di katakan oleh Alvin


" Jangan berani-berani nya mengangkat panggilan lagi dari oliver jika tidak ada aku " Ucap Alvin sambil memberikan ponsel nya kepada aurora




Suara pintu dengan sangat kencang



Alvin yang berjalan menjauh meninggal kan semua orang di dalam ruangan itu



Wajahnya memerah seperti menahan semua amarah di dalam hatinya



" Biar mamah saja yang mengikuti Alvin ya nak, kamu urus saja calista kasian dia " Sahut mama sella yang melihat aurora ingin mengikuti langkah Alvin yang pergi berjalan dengan buru-buru



" Tapi ma, aku takut Alvin marah kepadaku " Ucapku dengan nada lesu kepada mama sella



" Sudah tidak apa-apa biarkan dia menenangkan hatinya terlebih dahulu, percaya sama mama " Jawab mama sella yang memberikan pengertian kepada aurora



Setelah berbicara seperti itu mama sella segera menyusul Alvin pergi dan keluar dari kamar



Ibu ika dan aurora sontak saling memandang satu sama lain



" Apa yang harus aku lakukan kepada mereka Bu? " Tanyaku kepada ibu ika



" Sudah-sudah jangan terlalu di pikiran " Jawab ibu ika yang sambil mengelus-elus pundak belakang aurora



Suasana bahagia di pagi hari itu pun seolah menghilang menjadi suasana yang sangat menyedihkan



Aurora melanjutkan memandikan calista seorang diri tanpa kehadiran Alvin di sisiNya



Tak terasa air matanya menetes begitu saja membasahi kedua pipinya



Pikiran nya begitu sangat kacau memikirkan Alvin yang marah kepada dirinya



Setelah selesai semua aurora memberikan calista kepada ibu ika



" Ibu tolong jaga calista ya, aku ingin menemui Alvin " Ucap aurora yang meminta tolong kepada ibu ika



" Baiklah nak, sebaiknya kamu segera menyusul nak Alvin, maaf kan ibu yang telah menjodohkan kalian berdua, ibu jadi menyesal " Sahut ibu ika sambil mengambil calista yang berada di tangan aurora



" Tidak apa-apa Bu, ini hanya kesalahan kecil saja aku harap Alvin bisa memaafkan apa yang terjadi hari ini " Jawab ku kepada ibu ika



Dan aku segera pergi menyusul Alvin yang berada di depan kolam renang pagi itu



" Kenapa dia bersama dengan sari" Lirih ku saat melihat mereka berdua dari kejauhan



Aku mempercepat langkah ku untuk menuju ke arah mereka


__ADS_1


" Alvin\_\_ aku ingin berbicara dengan mu berdua saja " Sahut ku dari belakang mereka



Sontak mereka berdua menoleh ke arah ku dan ku lihat dari yang memandangiku dengan nada sinis



" Pergilah sari, istriku ingin aku bersama dengan nya " Usir Alvin kepada sari



" Tidak akhh\_\_ aku tidak mau " Sahut sari yang membuat aurora sedikit merasa jengkel



" Sari\_\_ " Teriak aurora kepada sari yang berlagak manja



" Kenapa berteriak kepada ku, jaga bicara mu nona "



" Wanita genit dan tak tahu malu " Sahut aurora yang memaki sari



Terik matahari yang menyinari mereka berdua membuat keadaan menjadi sangat panas



Sari yang tadinya duduk di dekat Alvin sontak berdiri dan mendekat ke arah aurora yang masih berdiri di antara mereka



" Dasaaarrr wanita kurang ajar " Jambak sari kepada aurora



" Apa yang kamu lakukan, lepaskan aku\_\_ Alvin tolong aku“ teriak ku yang meminta tolong kepada Alvin



" Sari apa yang telah kamu lakukan, lepaskan aurora " Tangan Alvin yang mencoba melepaskan tangan sari dari rambut aurora



" Rasain kamu wanita \*\*\*\*\*\*, lebih baik kamu pergi saja dari kehidupan Alvin " Sahut sari yang terus saja menjambak rambut aurora




Pertikaian itu berlangsung begitu saja di antara mereka



Setelah Alvin berhasil melepaskan tangan sari yang ada di rambut aurora Alvin pun mendorong tubuh sari kedalam kolam



~~~~BYUUUURRRRRRRRR~~~~



Suara tubuh sari yang tercebur ke dalam kolam



" Alvin tega kamu ya\_\_ ini balasan kamu di saat aku sudah membalas perlakuan aurora kepada mu "



Teriak sari yang berada di tangan kolam renang



Alvin dan aurora segera pergi meninggalkan sari yang tercebur di dalam kolam



" Kenapa kamu tidak membalas perlakuan sari kepada mu Ra" Tangan Alvin yang membelai rambut aurora dan menatap lekat wajah aurora yang meringis kesakitan



“ sari benar, aku pantas di perlakuan seperti ini " Jawab ku kepada Alvin sambil berjalan



" Jangan berkata seperti itu, aku yang sudah keterlaluan bersikap seperti itu tadi, maafkan aku ya " Sahut Alvin kepada aurora



" Lalu kenapa kamu bersama dengan sari di depan kolam renang? "



" Kamu tahu kan sari seperti apa, aku tidak menghiraukan dia sama sekali disana tadi, kamu jangan berfikiran buruk kepadaku "


__ADS_1


" Tidak vin, aku hanya ingin bertanya saja kepada mu " Sahut ku kepada Alvin



Dan kini kita berdua sudah berada di dalam kamar



" Biar aku lihat apakah ada yang terluka di kepalamu "



Ucap Alvin kepada ku



“ tidak aku tidak apa-apa“ jawab ku yang menolak Alvin untuk memeriksa keadaan kepala ku



" Lebih baik kita mandi saja " Ucapku kembali kepada Alvin



" Benar\_\_ kamu tidak apa-apa? " Tanya Alvin kepada ku



" Iya\_\_\_ " Jawab ku sambil tersenyum kepada Alvin



Aku senang pagi itu Alvin tidak marah kepadaku



" Mandi yuks " Ajakku kepada Alvin



" Oke" Jawab Alvin



"Aakkkkhhhh\_\_ vin apa yang kamu lakukan? " Teriak ku yang merasa tubuh ku seperti melayang ke udara



" Kamu bilang mau mandi " Sahut Alvin sambil menggendong tubuh ku untuk menuju ke arah kamar mandi



Pagi itu aku dan Alvin mandi bersama



" Biar aku bukakan baju untuk mu " Ucap Alvin kepada ku yang memandang ku penuh degan cinta



" Baiklah aku akan diam saja " Sahut ku yang merasa sedikit malu dengan perlakuan Alvin kepada ku



Kini Alvin berhasil melepas semua baju yang menempel di tubuh ku



" Giliran aku yang melepaskan semua baju mu " Sahut ku kepada Alvin



Alvin hanya tertawa saja saat aku berkata seperti itu kepada nya



" Kenapa kamu tertawa ? " Tanyaku yang membuat ku ikut tertawa juga pagi itu



" Aku tidak jadi memandikan calista tapi memandikan kamu " Sahut Alvin yang membuat kami berdua kembali tertawa bersama



" Aku kira kamu harus melakukan pendekatan lagi kepada calista, agar dia mau berada di dekat mu al " Ucapku di tengah-tengah candaan kita



" Ya\_\_ kamu benar, kita jadi mandi apa gak ini? " Ucap Alvin kepadaku



Aku yang berusaha menggoda Alvin di dalam kamar mandi, aku membasahi tubuh Alvin dengan air dingin



" Ra hentikan, dingin " Sahut Alvin kepada ku



" Aku akan menghangatkan mu " Ucap ku genit kepada Alvin

__ADS_1


__ADS_2