
" Dia ada di pulau Bali ,, dia butuh ketenangan Ra untuk saat ini " ucap Joy kepadaku
" Apa kamu mau menyusul Oliver kesana ?" Tanya joy kepada ku
" Menurut mu ? " Tanyaku kepada Joy
" Ya semua itu terserah kamu saja Ra ,, enggak juga GPP nyusul pun nanti aku akan temenin , semua pilihan ada padamu Ra " jawab Joy kepadaku
"Enak di kamu tidak enak di aku , siapa juga yang mau kamu temenin jangan terlalu percaya diri ,, eh tapi ngapain juga aku Mau menyusul Oliver kesana aku bukan siapa-siapa dia Joy" jawabku kepada Joy
" semua keputusan ada padamu Ra , baiklah ayo kita pulang saja dan lebih baik kita tidak membicarakan Oliver lagi " ucap Joy kepadaku
" Ooookey " jawab ku singkat kepada Joy dan melangkah meninggalkan rumah oliver
Aku dan Joy meninggalkan rumah milik Oliver ..
Dan kini aku sudah berada di dalam mobil bersama dengan Joy ..
Terlihat rintik hujan yang turun dari langit membasahi mobil sabrina,
semakin lama semakin terdengar sangat kencang .. hujan kini turun dengan sangat cepat hingga menjadi derasnya air yang runtuh dari langit ..
Di kegelapan ini aku kembali berdua bersama dengan Joy ..
Aku tak mempercayai takdirku ,, jika aku akan bertemu kembali dengan Joy bagaimana pun Joy adalah orang yang pernah mengisi hatiku dulu walaupun semua kebahagiaan itu tergantikan dengan sakitnya yang menusuk di relung jiwaku ..
Deras nya hujan yang membanjiri kota itu membuat perjalan ku bersama dengan Joy menjadi terhambat
" Ra banjir " ucap Joy kepadaku yang mengarah ke arah jalanan yang tergenang air
Aku tak menjawab perkataan joy kedua mataku melihat arah jalanan yang memang sudah sangat tergenang oleh tingginya air hujan ..
" Ra yakin kita akan pulang kerumah ? Sepertinya kita tidak bisa untuk terus melawan banjir itu " ucap Joy kepadaku
" Aku tidak mau tahu pokoknya bagaimana pun kamu harus mengantar kan aku pulang, ada Yang sedang menunggu ku dirumah " jawabku kepada Joy
" Siapa Ra? Suamimu ?" Tanya joy kepadaku
" Hu"UMB aku yakin dia sangat mencemaskan aku " kilah ku kepada Joy
" Ya terus mau bagaimana lagi Ra ,, kita tidak bisa pulang, kamu lihat kan jalanan itu sedang banjir mau lewat mana terus Ra " jawab Joy kepada ku
" Ya kita kan bisa lewat jalan tikus atau bagaimana gitu kamu cari solusi lain dong,, aku tidak mungkin kan harus bermalam dengan kamu di dalam mobil ini " ucap ku kepada Joy
" Oke baiklah Ra , aku akan mencari jalan keluarnya untuk kamu yang penting kamu bisa pulang dengan selamat dan bisa bertemu kembali dengan suami mu " jawab Joy kepadaku sambil memutar mobilnya yang akan mencari jalan lain yang tidak tergenang oleh kebanjiran
" Oke terimakasih Joy "
__ADS_1
Joy yang terus memandang ke arah jalan melihat lihat apakah masih ada jalan yang tidak terkena oleh dampak nya banjir ..
Dan akhirnya Joy yang menyetir mobilnya untuk belok ke arah kanan ,, jalan yang bisa sampai di depan rumahku walaupun jalan itu sedikit lebih lama dan lebih jauh dari tujuan awal ..
Cuaca beberapa hari ini yang tidak menentu kadang matahari memancarkan terik nya dengan sangat terang, kadang matahari itu bersembunyi dari balikk awan yang menyelimuti nya ..
" Masih jauh ya Joy ?" Tanyaku kepada Joy
" Jauh Ra kita kan muter arah ini, sabar ya Ra pasti sampai rumah kok " jawab Joy kepadaku
" Bukan begitu , dari tadi aku nahan pipis Joy " sahutku kepada Joy
" Lah terus gimana Ra ? Tidak ada toilet ini " jawab Joy kepada ku " apa kita berhenti aja di supermarket ?" Tanya Joy kepadaku
" Supermarket apaan ? Ini hutan semua Joy haduh " sahutku kepada Joy yang melihat pemandangan di sekitar jalan
Cahaya sangat gelap dan sangat sepi ini , sepanjang jalan hanya ada tumbuhan yang menghiasi pinggir jalanan ini
aku melihat dari arah jendela banyak pohon-pohon rindang yang tertata rapi di pinggir jalan...
" kamu tidak salah arahkan ?" Tanyaku kepada Joy
" Tidak Ra ini sudah benar, lihat aja Google map ini aku hanya mengikuti arahan dari google map saja " jawab joy kepadaku sambil menunjuk kan jalanan itu
" Tapi kamu bener juga Ra apa kita nggak salah jalan ya? Sepertinya kita melewati hutan yang sangat panjang" Ucap Joy kepadaku
" jangan ngaco dech kamu. mana masih hujan lagi " jawab ku kepada Joy yang semakin lama aku semakin merasa gelisah
Setelah aku berdebat dengan Joy aku lebih memilih untuk diam karena menahan rasa ingin buang air kecilku yang semakin lama tidak bisa aku tahan
" Kenapa kamu diam saja Ra ? " Tanya joy kepadaku.
" Udah diem dech , aku gak nahan " ucapku kepada Joy sambil memegang perut bawah ku
Dan aku hanya berdoa supaya bisa cepat menemukan toilet di sekitar sini
" Ra lihat disana ada sebuah bangunan kecil , nampak nya itu toilet umum Ra " jawab Joy kepadaku karena melihat ada sebuah cahaya yang menyinari bangunan kecil itu
" Kamu benar Joy , ayo kita kesana " jawabku kepada Joy sambil terus mengamati bangunan kecil itu yang hanya di sinari oleh sebuah lampu remang-remang
Joy segera membelokkan mobilnya ke arah rumah itu dan setelah sampai aku buru-buru untuk keluar dari mobil Sabrina ,, aku merasakan masih ada hujan rintik yang masih membasahi bumi ,, kedua tanganku menutupi kepalaku saat ini dan kakiku bergerak dengan cepat menuju ke dalam bangunan itu ,, aku tidak begitu memperhatikan sekeliling toilet umum itu .. aku segera masuk karena sudah tidak bisa lagi menahan untuk buang air kecil ..
" Aakkkkhhh leganya " lirihku karena telah selesai membuang air kecil ku di dalam toilet umum ini
~ Hhhhhuuuuuuuuuuuuuuuur ~ suara hembusan angin
Aku merasakan seperti ada seseorang yang menghembuskan nafasnya dan meniupkan di leher belakang ku
__ADS_1
Seketika itu aku merasa merinding dan sontak menoleh ke arah belakang ku ..
Aku melihat ada bayangan hitam yang berada di dinding toilet umum itu
Tak perlu waktu lama bagiku untuk segera membuka pintu toilet itu ..
Aku berlari menuju ke arah Joy
" Joy mau kemana ? " Teriak ku kepada Joy karena melihat Joy yang sudah berlari meninggalkan aku yang masih disini
" Tolonggggg tolongggggg Lari Ra lari " teriak Joy kepadaku
" Jangan berteriak Joy bukannya kamu meminta tolong tapi kamu malah memanggil semua hantu itu untuk mendekat ke arah kita " jawabku kepada Joy
" Aku takut Ra ayooo lari " ucap Joy
" Dasar lelaki sialan ,, aku yang di datengin hantu kamu yang lari terbirit-birit " teriak ku yang melihat Joy berlari dengan sangat kencang
" Joy jangan tinggalkan aku " teriak ku kepada Joy yang sudah menjauh dari ku saat ini
" Ayooo cepat Ra " ucap Joy sambil mengayunkan tangan nya agar aku mendekat ke arah Joy
Aku berlari sekencang mungkin ke arah Joy yang menunggu ku
Kini tangan ku telah menggapai tangan Joy dan aku segera berlari sekencang mungkin bersama dengan Joy ..
Aku yang berada di belakang Joy dan Joy yang berada di depan ku dia menggandeng tangan ku untuk berlari sekencang mungkin
" Ra tadi itu kuburaaaannn " ucap Joy kepadaku
" APA " tanyaku dengan terkejut kepada Joy
" Aku melihat ada pocong yang berdiri tak jauh darimu tadi Ra " ucap Joy
```` Waaaaaaaahk```````` cliiiing
Kini pocong itu sudah berada di hadapan ku dan juga Joy
" Pergi kamu pocong jangan ambil istriku " ucap Joy sambil melempar kan sepatu nya ke arah pocong itu
Aku meninggalkan Joy yang masih memaki pocong itu
" Pocong sialan pergi kamu jangan ganggu aku , kamu pikir aku takut kepada mu " jawab Joy sambil berlari terbirit-birit
" Ra kamu dimana ? Aurora tunggu aku " teriak Joy kepadaku
Aku tidak memperdulikan Joy malam itu aku segera berlari sekencang mungkin meninggal kan tempat itu ..
__ADS_1
Kini nafasku yang masih Ter engah - engah karena telah berlari dengan sangat jauh ..
"