tergoda suami tetangga

tergoda suami tetangga
BAB 51


__ADS_3

" kenapa dia seperti gelandang ya Ra" sahut ibu Ika kepadaku


" Masak sih Bu?" Tanyaku yang masih tidak percaya kalau benar itu adalah Joy


" Iya Ra, lihat saja cara dia berpakaian tadi__ mirip sekali dengan gelandang seperti sudah lama tidak ganti baju__ " jawab ibu Ika


" Apa kita samperin saja ya Ra, untuk membuktikan jika itu benar adalah Joy " ucap ibu kembali


" Sudah biarkan saja dia Bu, lebih baik kita pulang saja " sahutku kepada ibu Ika


Jujur dalam hati aku masih tidak percaya dengan apa yang aku lihat tadi, tapi hati kecilku seolah berbicara tidak ingin mengenal nya lagi dan tidak ingin berurusan dengan Joy


" Eehhh tidak boleh begitu__ walau bagaimanapun dia tetep papanya calista loh Ra" ujar ibu Ika


" Ibuuu__ sudah lah , biarkan saja aku sedang tidak ingin melihatnya untuk sementara waktu kita biarkan saja kalau memang benar itu Joy dan jujur aku juga masih tidak percaya jika Joy adalah papanya Calista " ucapku sambil terus mengemudi kan mobilku pelan Pelan menuju ke rumah ku dan juga ibu Ika


" Hah__ apa yang kamu ucapkan Ra? Tapi hasil tes DNA kemarin kan memang sudah benar jika Joy papanya Calista ?" Jawab ibu Ika kepadaku


" Iya Bu aku juga sudah meminta bapak ARi untuk melakukan tes DNA ulang tapi entah kenapa hatiku seolah tak terima jika Joy adalah papanya Calista , se umur hidup ku aku akan menyembunyikan hal ini kepada calista " ujarku kepada ibu Ika yang membuat ibu Ika terkejut dengan apa yang aku ucapkan


" Ibu tahu kamu sakit hati, tapi jangan sampai sakit hatimu membutakan hatimu nak, suatu saat Calista juga akan mencari siapa papanya sebenarnya ,, anak itu juga nantinya akan tumbuh dewasa Ra" ucap ibu Ika kepadaku


" Iya aku tahu Bu, tapi jika kita tidak berbicara dan tidak mengatakan yang sebenarnya kepada calista dia juga tidak akan tahu akan hal ini " ujar ku saat di dalam mobil


Pandangan ku yang terus saja melihat ke arah jalanan, aku tidak berani menatap wajah ibu Ika yang mungkin saja beliau bisa kecewa dengan sikapku ini , ibu Ika selalu mengajarkan aku akan kebaikan tapi untuk yang satu ini aku tidak bisa menoleransi nya


" Ra Joy tidak tahu jika calista adalah anak nya ? Kamu belum memberitahu nya Ra " Tanya ibu Ika yang membuatku sedikit terkejut


" Tidak Bu tidak akan pernah biarkan saja semua berjalan seperti biasa nya saja dan yang tahu masalah ini hanya kita bertiga " jawab ku sambil menoleh sekilas ke arah ibu Ika


" Oliver yang kamu maksud? Tapi apakah Oliver tidak akan menceritakan semua ini kepada Joy " Tanya ibu Ika kepadaku


" Iya benar hanya Oliver dan juga kita yang tahu, ibu tenang saja aku yakin Oliver juga tidak akan pernah menceritakan hal ini kepada Joy karena dia sangat ingin menggantikan posisi joy untuk menjadi papanya Calista " ucapku kepada ibu Ika


"Kamu benar Ra, ibu tahu dari sikapnya oliver jika dia memang ingin menjadi papanya Calista, Ibu hanya berharap semoga nasib baik selalu menghampiri mu ya Ra__ ibu hanya bisa mendoakan dan mendukung mu saja " jawab ibu Ika kepadaku


" Iya ibu tidak usah khawatir aku sudah tahu harus bagaimana dan harus seperti apa " jawab ku kepada ibu Ika

__ADS_1


Tak lama mobil yang aku kemudikan sudah sampai di depan rumah ibu Ika ...


Kau dan ibu Ika Segera melangkah kan kakiku untuk turun dari mobil yang kami tumpangi


Drrrtttt..... Drrrtttt.... Drrrtttttttt


Suara ponsel yang bergetar di dalam tas ku, tangan ku segera mengambil ponsel itu dan aku melihat ada panggilan masuk dengan nomer tidak di kenal


" Siapa yang menelpon ku malam-malam begini " lirih ku sambil melangkah masuk ke dalam rumah


" Siapa yang menghubungi mu Ra?" Tanya ibu Ika


" Tidak tahu Bu, nomor baru" jawab ku sambil menunjuk kan layar ponsel ku ke arah ibu Ika


" Ya sudah angkat saja, siapa tahu penting " ujar ibu Ika


" Iya Bu__"


#


"" Hallo ”" ucapku dari layar ponsel yang aku dekat kan di telinga ku


"" Iya benar, ini dengan siapa ?"" Tanyaku kembali kepada lelaki itu


"" Alvin yang tadi berpapasan dengan mu "" sahut nya


Aku segera memalingkan wajah ku dan Mataku melotot ke arah ibu Ika


" Apa ibu menjodohkan aku dengan anaknya jeng sella " tanyaku dengan lirih kepada ibu Ika sambil menutupi layar smartphone ku dengan jari - jari


" Siapa Ra__" jawab ibu Ika yang pura-pura bodoh kepadaku dan tidak menjawab apa yang aku tanyakan kepada ibu Ika


Aku melihat ibu Ika segera mempercepat langkah nya dan menjauh dariku yang masih mengangkat telpon dari alvin


"" Halooo__ kamu masih disana kan Ra"" tanya nya kepadaku dari layar ponsel milik ku


"" Eeeee__ iya, dapat nomer ku dari siapa ?"" Tanyaku kepada Alvin

__ADS_1


Beberapa menit berlalu aku mengobrol dengan Alvin dan setelah selesai aku segera menutup telpon Alvin kepadaku


" Ibuuuu__ ibu " teriak ku kepada ibu Ika sambil melangkah mencari keberadaan ibu Ika


" Ada apa?" Sahut nya dari dalam kamar calista


Aku segera melangkah kan kakiku menuju ke dalam kamar calista tapi saat aku berada di ambang pintu aku mendengar ada suara ketukan pintu yang membuatku berhenti melangkah dan menoleh ke arah pintu masuk begitu pun juga ibu Ika yang sama terkejut nya dengan ku malam ini


" Siapa Ra yang datang malam-malam begini?" Tanya ibu Ika yang mendekat ke arah ku


" Aku juga Tidak tahu Bu" jawab ku sambil menggelengkan kepalaku


Gagal sudah aku ingin menanyakan tentang Alvin kepada ibu Ika


" Biar ibu saja Ra, kamu diam disini saja " jawab ibu Ika kepadaku


" Baiklah Bu" jawab ku sambil melangkah mendekati calista dan ibu Ika yang melangkahkan keluar menuju ke arah pintu masuk


Di dalam kamar calista aku mendengar jika itu adalah suara Oliver yang sedang berbicara dengan ibu Ika


Suara nya jelas terdengar di telingaku__ dia berteriak seolah ingin aku keluar dan menemuinya disana


Tak butuh waktu lama bagiku Aku segera menutup rapat-rapat pintu kamar calista agar oliver tidak tahu jika aku memang berada di dalam rumah


" Raaa__ Ra__ " teriak Oliver yang di cegah masuk oleh ibu Ika dan juga bapak Kito ( bapak Kito adalah bapak security baru yang berada di rumah kami )


## Sebelumnya sengaja ibu Ika tidak pernah memperkejakan seorang security di dalam rumah ini karena walaupun ibu Ika adalah seorang janda yang kaya raya tapi hidupnya begitu sangat sederhana dan jauh dari kata mewah ##


Aku mendengar Oliver yang memberontak untuk masuk ke dalam rumah ini,, ponsel ku yang tak henti-hentinya berdering karena panggilan masuk dari oliver


Jujur aku memang rindu dengan hadirnya mereka berdua di dalam hidupku tapi aku juga tidak ingin berhubungan lagi dengan mereka berdua di dalam hati sekuat tenaga aku harus bisa melupakan mereka berdua yang pernah singgah di hidupku walaupun itu sangat berat.


Dan inilah perilaku yang harus aku ambil aku tidak boleh lemah lagi dan tidak akan membiarkan mereka untuk se enaknya bisa berkeliaran untuk berada di samping ku ..


Malam terus berlalu aku sengaja membiarkan Oliver untuk tidak menemui ku


Dan hari ini aku ada janji untuk bertemu dengan Alvin

__ADS_1


Perkenalan ku dengan Alvin berjalan begitu saja ,, dia yang selalu menghubungi ku dan memperhatikan ku beberapa hari ini


Dan hari ini adalah hari pertama aku akan bertemu dengan Alvin ..


__ADS_2