tergoda suami tetangga

tergoda suami tetangga
BAB 21


__ADS_3

Kini hanya ada aku seorang diri di kensunyian ini,


Aku banyak melakukan hal yang membuatku agar bisa betah berada disini..


waktu sudah menunjukkan siang hari kini aku duduk termenung di depan televisi dan saat aku bersantai aku mendengar getaran yang berasal dari telepon genggam ku,,


Aku melihat Joy sedang memanggilku..


Lama ku pandangi layar smartphone ku, antara di angkat atau tidak.. Sungguh aku binggung dengan adanya panggilan masuk darinya..


Dan aku memutuskan untuk tidak menerima panggilan masuk darinya, hingga Joy mengirimkan sebuah pesan kepadaku


~ pulanglah kita akan membicarakan semua ini baik-baik,kalau kamu tidak pulang aku tidak tahu apa yang akan terjadi kepada diriku ~ itu adalah isi dari pesan masuk yang di kirimkan oleh Joy..


Aku membuka pesan itu dan membacanya..


Aku tak perduli lagi dengan dirinya karena dirinya juga tak memperdulikan aku selama ini,, joy tidak mengerti apa yang aku rasakan dan ini adalah hukuman untuk joy..


Lama aku tidak membalas pesan masuk dari joy,, Tiba-tiba aku melihat dan mendapat pesan masuk dari nomer asing yang tak ku kenal..


~ Hai wanita sialan, kenapa kamu tidak pulang saja jangan membuat kami semua binggung, orang tuaku datang dan mencarimu aku tak tahu harus berkata apa kepada mereka ~


Isi pesan singkat dari nomer asing itu


Aku terheran melihatnya dan terkejut saat melihat pesan masuk itu


Aku memberanikan diri untuk membalas pesan masuk itu..


~ siapa? ~ balas ku kepada pesan masuk itu


~ RIRI, aku istri suamimu ~ balas pesan singkat yang masuk ke smartphone ku


Mataku terbelalak saat melihat ada pesan masuk membuat hatiku sangat terkejut..


~ istri? ~ balas ku kembali


~ iya aku istrinya dasar kamu wanita udik, kamu dimana biar aku kesana menghampiri mu ~ jawab pesan yang di kirimkan untukku


~ jangan menemuiku, aku tidak mau bertemu denganmu ~ aku membalas pesan masuk itu dengan penuh amarah..


Degggg.....


Aku merasakan seperti ada banyak duri yang menusuk di dalam hatiku...

__ADS_1


Tak terasa air mata ini menetes dengan sendirinya


" Istri? Jadi selama ini? " Lirih ku dalam hati


Aku penasaran apa yang telah di lakukan oleh suami ku di belakang ku tapi hatiku sungguh tak bisa untuk menerima kenyataan ini..


Aku tak mampu bertanya kepada nya mengenai apa yang terjadi sebenarnya,, aku tak mampu mendengar kenyataan pahit tentang suamiku..


Tekanan demi tekanan telah ku rasakan,, rasanya diriku seperti di hempaskan oleh angin topan tornado.. Kini aku merasakan tubuhku tak bertenaga,, begitu lemas hingga aku tak mampu lagi untuk memegang ponselku..


Jantungku serasa berhenti berdetak, pukulan yang begitu keras menghampiri ku.. Aku serasa di dalam goaaa yang paling gelap mataku gelap dan tak bercahaya lagi...


Bruaaaakkkkkk....


( suara tubuhku yang terjatuh ke lantai)


Di dalam rumah yang sunyi ini tanpa di temani oleh siapapun dan tidak ada seorang pun hanya aku disini.. Kini diriku telah tak sadarkan diri..


Aku tak peduli lagi dengan diriku.. Ku biarkan diriku tergeletak di lantai..


Deraian air mata yang bergelimang di lantai serasa membanjiri wajahku ..


Hatiku terasa sangat sakitt.. Pikiranku kosong dan tubuhku sangat lemas..


Aku seperti orang gila yang tak berdaya di atas lantai,, rambutku yang lama kelamaan menutupi wajahku ku biarkan begitu saja.. Tanganku yang meraba-raba seperti meminta pertolongan tapi tak ada seorang pun dirumah ini..


Aku hanya bisa berdoa semoga ada orang yang datang yang akan menolong ku di saat aku akan memejamkan kedua bola mata ini...


Kedua bola mataku serasa gelap gulita dan kini aku sudah tak merasakan apa - apa lagi..


*


*


Beberapa menit kemudian aku mulai membuka kedua bola mataku kembali...


Ku membuka secara perlahan berharap tadi ada seseorang yang datang tapi...


Aku masih merasakan dingin nya lantai yang masih menusuk ke dalam kulit ku seolah-olah lantai itu sedang membangunkan ku di dalam kegelapan yang aku alami..


Ku siapkan tenaga ku untuk berdiri sendiri.. Ku kuatkan kedua kakiku untuk berdiri tegak dan aku yang berusaha mengumpulkan semua tenagaku agar bisa bangun dari lantai yang dingin ini..


Kini aku berhasil terbangun dari ketidak sadaranku.. Aku masih melihat sekeliling rumahku yang tak ada satu pun orang yang datang menghampiri ku..

__ADS_1


Ku berjalan pelan - pelan menuju ke dalam kamar ku,, lalu aku menyembunyikan tubuh ku di balik selimut tebal..


Hingga aku tak menyadari saat ini dunia sudah gelap kembali..


Betapa sedihnya diriku,, aku di hianati dan di sakiti oleh suamiku sendiri, Satu-satunya orang yang aku anggap akan selalu menjagaku.. Di dalam selimut itu aku jadi teringat akan kelakuan suamiku dulu yang sempat menghinaku saat aku menyiapkan kejutan di anniversary yang kedua tahun ku bersama dengan dirinya ,,


Kala itu aku membuat semua makanan kesukaan suamiku, aku menghabiskan waktu ku di dapur dan aku memasak semua makanan dengan penuh cinta dan bahagia banyak sekali makanan yang aku masak hari itu bahkan aku telah menciptakan kue anniversary ku sendiri.. Aku membuatnya dengan tangan ku sendiri dan ku hias dengan keceriaan berharap suamiku akan bahagia dengan apa yang aku lakukan kala itu.. Tapi kesibukan ku di dapur membuatku lupa jika waktu itu suamiku akan pulang lebih awal.. Aku yang belum sempat membersihkan diriku sendiri karena terlalu sibuk di dapur aku menyambut hangat saat suamiku telah sampai di rumah ...


Aku berlari menuju ke luar pintu lalu aku mencium dan memeluknya dengan tawa dan hati yang berbunga-bunga..


Tapi aku lupa satu hal..


" Sayang kenapa tubuhhmu bau nya seperti seorang pengemis,, " Joy yang mengucapkan nya sambil menutupi hidungnya dan melihat jijik ke arah ku


Degggggg......


Aku lupa jika aku belum mandi seharian ini karena terlalu sibuk menyiapkan semua kejutan yang akan aku berikan untuknya...


Dalam hati aku ingin membuatnya begitu terkesan di acara anniversary kita yang ke dua tahun dengan menyiapkan segala sesuatu nya seorang diri tapi aku tak menyangka jika yang dia ingat adalah " TUBUHKU YANG BAUNYA SEPERTI SEORANG PENGEMIS "


Sontak aku mencium semua tubuhku sendiri dan memang benar sangat bau sekali.. Keringat yang bercucuran di dahiku yang membuat nya tak ingin makan sesuatu yang telah aku buat hari itu...


Tak ambil waktu lama lagi dengan segera aku berlari menuju ke kamar mandi dan memakai baju alakadarnya..


Dan aku menuju ke arah suamiku yang telah duduk santai di depan televisi..


Aku mengira dia sedang menunggu ku tapi...


" Sayang pasti capek ya? Maaf ya udah buat kamu nunggu,, makan yuk kamu pasti laper kan? " Tanyaku kepadanya saat aku bergelayut manja di pundaknya


Dia hanya menoleh ku dengan sekilas..


Joy tidak mengucapkan satu kata pun setelah itu,, dia mengikuti apa yang aku bicarakan.. Dia berjalan menuju ke meja makan


" Surprise " Teriak ku sambil membawa kue yang telah aku buat dengan susah payah


Aku ingat ekpresi wajahnya hari itu.. Matanya yang mengisyaratkan jijik dan sentuhan tangannya seolah tak ingin mencicipi makanan yang telah aku buat..


Sontak aku langsung menaruh kue tar yang bertuliskan " I love u more my husband " ..


Aku terus mamandanginya kala itu.. Aku tak bisa berkata-kata lagi.. Mulut ku serasa terkunci dan aku se akan lupa bagaimana cara membukanya..


" Sayang lebih baik makan di luar saja yuk "ucapnya kala itu

__ADS_1


Aku hanya menggeleng kan kepala ku saja dan lalu pergi meninggalkan nya begitu saja...


__ADS_2