
Dan saat aku berada di pelukan Oliver ,, aku melihat ada sepasang dua bola mata yang sedang memperhatikan aku Dari kejauhan ...
Aku melihat Sabrina yang berada di baik air mancur itu ,,
Tatapan matanya yang tajam seolah membuatku takut walaupun jarak antara aku dan dia sangat jauh
" Hei ,, lihatlah disana " ucapku ke pada Oliver dan aku menunjuk jemari telunjuk ku ke arah Sabrina sedang berdiri
Tak butuh waktu lama baginya Sabrina berjalan mendekat ke arahku ,, langkah nya yang sangat cepat dan raut muka nya yang menyeramkan membuatku merinding ,, aku segera bersembunyi di balik tubuh kekar Oliver
Sabrina menyerang ku dengan sangat cepat, dia menjambak rambutku yang telah aku kuncir kuda ,, Sabrina menariknya dengan sangat kuattt .. hingga aku terjatuh ke lantai ..
" AKKKHHH " teriakku dengan sangat kencang
Beruntung Oliver segera memegangi tangan Sabrina Saat Sabrina hendak mencakar wajahku yang sudah terjatuh di lantai ..
" Hentikan Sabrina apa yang kamu lakukan" hardik Oliver kepada Sabrina
" Aku yang seharusnya bertanya seperti itu kepada kalian , apa yang kalian lakukan disini kenapa kalian bercumbu rayu disini apakah sudah tidak ada tempat lagi bagi kalian sehingga melakukan nya di tempat ramai seperti ini" teriak Sabrina dengan sangat brutal
" Bukan urusan kamu lebih baik kamu pergi saja dari sini sekarang juga dan jangan mencampuri urusan kita lagi" Jawab Oliver yang sedang membantu ku untuk berdiri
" Apa bukan urusanku , ingat ya aku masih sah menjadi istrimu , jangan jadi lelaki yang bodoh " hardik Sabrina kepada Oliver
Kini aku sudah berdiri tegak sambil memegangi rambutku yang sakit ..
Sabrina tak ambil diam , dia masih tak terima jika aku bermesraan dengan Oliver
Dia menendangku dengan sangat kencang mengenai lututku hingga aku sedikit terseok dan hampir terjatuh lagi
Beruntung nya aku segera berpengangan di baju Oliver sehingga aku tak sampai terjatuh lagi
" Dasar wanita sialan , pelacur bisa-bisanya merebut suami orang " teriak Sabrina kepadaku
" Apa kamu bilang " teriakku yang membalas makiannya kepadaku
PLAAKKKKKK ....
Tak perlu waktu lama ,, segera aku layangkan tanganku untuk mendarat cantik di pipi indahnya
Aku membalas apa yang dia katakan , kini kesabaran ku sudah habis aku tak perduli lagi dengan dirinya
Aku bergantian membalas nya dengan menarik rambutnya dengan sangat kencang ku cabik-cabik baju nya sehingga terlihat buah dadanya yang sangat menonjol
Beruntung dia memakai bra yang tertutup sehingga hanya kelihatan bra warna hitam itu yang menutupi buah dadanya yang terlihat eksotis
Oliver dengan sigap menahan ku tapi dengan tenagaku yang kuat aku mengibaskan tubuh Oliver ,,
__ADS_1
" Minggir " teriakku kepada Oliver
Kini aku dan Sabrina saling bertengkar ,, menendang satu sama lain saling mencakar hingga kita sama-sama saling menjambak rambut ..
Oliver yang melihatnya sangat kebingungan ,, dia binggung antara memegangi aku atau Sabrina sehingga dia mengambil langkah untuk pergi dari kami
Byuuuurrrrrr.....
Aku merasakan banyaknya air yang membasahi tubuhku dan tubuh Sabrina ,,
Seketika itu aku melepaskan tarikan tanganku yang menjambak rambut Sabrina ,, begitu juga dengan Sabrina dia melepaskan rambutku yang dia tarik sangat kencang
" OLIVER........ " TERIAK KAMI BERDUA
Sambil memandangi tubuh kita yang sudah basah kuyup
kini aku merasakan tubuhku sangat basah dan aku merasa kedinginan
Tak perlu waktu lama lagi bagiku untuk pergi meninggalkan mereka
Sekilas ku tatap wajah Sabrina dengan sangat tajam .. ku lihat rambutnya yang begitu berantakan dan bajunya ada yang sobek ..
" Huuuuuuuuuuuufh " buang suara nafasku dengan sangat kencang
Aku membalikkan badanku
Lalu aku pergi meninggalkan mereka
Aku merasa sangat dingin hingga menggigil ,, aku berjalan sangat cepat hingga aku tak lagi menoleh ke arah Sabrina dan Oliver ,,
Aku sudah tidak peduli lagi dengan mereka
Ku gosok-gosok tanganku berharap aku bisa merasa kan kehangatan walaupun hanya sedikit ,, dan di saat tengah - tengah aku berjalan aku melihat mobil Oliver yang berhenti tepat di depan ku
" Masuklah" ucapnya sambil membukakan pintu mobilnya
" OGAH " jawabku dengan ketus lalu aku pergi meninggalkan Oliver dan melewati mobilnya yang tadinya berhenti pas di depan ku
Oliver berlari menyusul ku dan memberikan jaket padaku dari belakang ..
" Hei apa yang kamu lakukan" ucapku kepada oliver saat aku merasakan tubuhku yang melayang di udara
Ya lagi dan lagi Oliver membopong tubuhku
Dia mengangkat ku untuk masuk kedalam mobilnya
Aku sudah tak punya tenaga lagi untuk memberontak jadi aku hanya menurut saja saya dia membopong ku
__ADS_1
Ku pelototi wajah Oliver dengan sangat tajam ,, ku tekuk dan ku ayunkan mulutku saat melihatnya ,, aku merasa sangat kesal padanya karena telah menyiram ku dengan air kotor ..
Saat ini aku sudah berada di dalam mobil Oliver ,, aku duduk di depan tapi pandangan ku mengarah ke kaca spion milik Oliver ,, aku tak sudi menatap wajah nya walau hanya sedikitpun ..
" Hei mana yang sakit ?" Ucanya saat memecah keheningan di dalam mobil itu ,, aku tau Oliver dari tadi sedang mencuri - curi pandang untuk melihatku
Hingga dia memberanikan diri untuk memulai awal pembicaraan itu
Dia memegang daguku dan mengarahkan nya untuk melihat wajahnya
Tapi belum juga aku melihat wajahnya sudah aku kibaskan jemarinya yang memegang dagu ku
" Kok marah sih , marah kenapa ?" Tanya nya padaku
" Jangan pura-pura bodoh dech " jawabku dengan sangat sinis
" Ya maap ,, dingin ya " sahutnya seolah sedang merayuku yang sedang marah
Dia mencoba memegang punggung tanganku tapi tak juga berhasil karena aku telah memindahkan tanganku yang berada di pahaku dengan sangat cepat
" Enggak panas " jawabku kepada nya
" Panas apanya ? hatinya atau yang lain ? " Ucapnya yang masih saja mencoba mencair kan suasana
" Males , kamu gak akan ngerti " jawabku dengan manyun
Sungguh hatiku saat ini sangat merasa kesal ..
Aku tak peduli lagi dengan dirinya ,, aku biarkan saja dia berfikiran macam-macam tentangku
Sungguh aku tak peduli lagi dengan nya , aku lebih memilih untuk berdiam diri dan tak ingin berbicara dengan dirinya
Tak lama kemudian mobil Oliver sudah sampai di depan rumahku
Dengan cepat aku segera membuka pintu mobil Oliver dan membanting pintu mobil Oliver dengan sangat cepat lalu aku segera turun dari dalam mobilnya ,, aku mempercepat langkahku untuk masuk ke dalam rumahku ,,
Aku tau Oliver sedang berusaha mengejar ku di belakang ,, tapi aku yang terus saja tak memperdulikan nya
Dan saat aku berhasil sampai di rumahku aku segera menutup pintu rumahku dengan sangat cepat dan kencang ..
" BRUAAAKKKKKKKK " aku membantuk pintu rumahku dan aku melihat dengan sekilas wajah Oliver yang sangat terkejut ..
Setelah berhasil masuk ke dalam rumah kini aku memutuskan untuk pergi ke kamar mandi membasuh tubuhku yang sangat kotor
setelah di kamar mandi aku menghidupkan shower air di dalam kamar mandiku, tubuhku kini terguyur air hangat ,,
Aku berdiri tepat di bawah shower air itu
__ADS_1
Tak terasa air mataku juga ikut keluar karena mengingat Sabrina yang menyerangku dengan sangat brutal ..
Hidupku begitu sangat kacau , tadinya aku hanya ingin mencari udara segar dan ingin sedikit menghibur perasaan ku ..tapi tak ku sangka hatiku yang hancur semakin hancur .. perasaan ku bukan nya malah membaik tapi malah menjadi sangat kacau ..