Terjerat Cinta Kapten Kapal

Terjerat Cinta Kapten Kapal
bab 30TCKK rahasia terbongkar


__ADS_3

Bab 30TCKK


“kenapa Lo mengizinkan mamah nginap disini..?mau Lo suruh tidur dimana, udah tau disini cuma ada dua kamar”ucap Alvin memecahkan keheningan.


“Gue ngk mau tidur satu kamar sama Lo iyh”ucap Alvin kesal.


“Trus gue harus apa..?mengusir mamah dari sini, emang Lo ngk dengar tadi kalau papah lagi berlayar jadi mamah tidak ada teman dirumah”ucap Nadia tak kalah kesal.


“Lagian siapa juga yang mau tidur satu kamar sama Lo, gue bisa kok tidur satu kamar sama mamah malam ini”ucap Nadia.


“Yang penting barang-barang gue di pindahkan duluh kesini”ucap Nadia.


“Kenapa harus kesini”ucap Alvin ketus.


“Kalau barang-barang gue tetap disini nanti mamah bisa curiga kalau kita tidur beda kamar, emang Lo mau mamah semakin lama nginap disini karna tau hubungan kita tidak baik”ucap Nadia semakin kesal karna pikiran Alvin saat ini benar-benar tidak jalan.


“Gue ngk mau, Lo pikir kamar gue penampungan barang-barang bekas Lo, di gudang sana”ucap Alvin tak mau mengalah.


“Baiklah, kalau begitu barang-barang gue di pindahkan ke apartemen gue aja, sekalian gue tidur disana selama mamah nginap disini”ucap Nadia menatap Alvin.


“Kalau mamah nanya Lo pintar-pintar aja menjawab”ucap Nadia lalu meninggalkan kamar Alvin.


“Iyh, iyh, barang Lo pindah di kamar gue aja”teriak Alvin tapi tidak menghentikan langkah Nadia.


Secara spontan Alvin turun dari ranjang dan mengejar Nadia ke kamarnya. Dan benar saja sampai dikamar ia melihat Nadia sudah membereskan baju-baju.


“Nad Lo mau kemana..?tidur di kamar gue aja”ucap Alvin.


“Ngk usah, untuk siang gue akan di apartemen Lo. Dan setelah mamah tidur gue akan pulang ke apartemen gue”ucap Nadia final mengambil keputusan. Toh dia maupun Alvin sama-sama tidak mau tidur sekamar.


“Peraturan macam apa itu, gue suami Lo dan sudah seharusnya Lo nurut sama gue”ucap Alvin menatap tajam Nadia, hilang sudah wajah pucat Alvin.


“Suami macam apa yang mendiami istri sampai satu bulan penuh”ucap Nadia yang membuat Alvin bungkam Seketika.


“Al, jujur iiyh, gue ngk tau apa salah gue sama Lo, selama ini gue selalu berpikir keras di bagian sudut mana gue melakukan kesalahan tentang hidup Lo dan keluarga lo, kita hanya dua orang asing, bahkan aku mengenal mu karna kita satu kelas saja lalu tiba-tiba Lo menikahi gue dan kita kembali seperti orang asing lagi yang tinggal satu atap. Kemarin gue nanya baik-baik sama Lo , tapi Lo malah membentak gue dan berakhir mendiami gue”


“gue bingung Al, hubungan seperti apa sih yang gue jalani sekarang ini, kehidupan seperti apa sih yang gue jalani selama ini. Setiap malam gue berpikir keras kenapa Lo mendiami gue selama ini, kalau gue ada salah ngomong tau Al, Lo jangan diam seperti ini, biar gue bisa memperbaiki dan memantaskan diri, gue bukan dukun yang tau segala tentang pikiran Lo, dan kalau pun gue dukun belum tentu gue tau apa isi hati Lo”ucap Nadia mengeluarkan semua unek-unek nya dihadapan Alvin.


Tak bisa di cegah lagi air mata Nadia lolos begitu saja, sekali berkedip air mata itu jatuh bebas di pipi mulus Nadia.


Sungguh

__ADS_1


Nadia sudah cukup lelah dengan hubunganya dengan Alvin, yang berawal hanya orang asing lalu menikah hingga berakhir seperti orang asing lagi meskipun hidup satu atap.


Nadia lelah menjalani hubungan yang tidak ada arahnya.


“Kalau memang Lo udah bosan sama gue atau tujuan Lo menikah gue sudah tercapai segera melepaskan gue Al, gue cukup lelah menjalankan kehidupan seperti ini, gue tidak hanya mengurusi hubungan hampa seperti ini”ucap Nadia sambil menghapus air matanya.


“Entahlah semakin gue mencoba menerima Lo sebagai suami gue semakin gue merasa kan hampanya hubungan ini, gue selalu berusaha menghargai Lo sebagai suami gue tapi gue juga bingung suami seperti apa yang gue hargai saat ini”ucap Nadia sesugukkan.


“Suami yang melindungi bukan, suami yang bertanggung jawab bukan, suami yang menafkahi juga bukan. Jadi suami seperti apa yang gue hargai sekarang ini, dibagian mana lagi gue harus menghargai Lo Al”ucap Nadia tepat di hadapan Alvin.


Sedangkan Alvin hanya diam seribu bahasa, ia tidak bisa menjawab semua pertanyaan Nadia tentang hubungan mereka bahkan status mereka.


Benar


Semenjak kejadian diruang kerja sebulan yang lalu, sejak saat itu juga tanggung jawab Alvin lalai tentang nadia, biar bagaimanapun saat ini Nadia adalah tanggung jawab lahir dan batin meskipun ia menikahi Nadia dengan tujuan tertentu yang dimana tujuan itu belum terlaksana sampai sekarang.


Bahkan hampir dua bulan Nadia menyandang status sebagai istri dari alvin Alfian Pratama tapi seribu rupiah pun ia tidak pernh kasih kepada Nadia sebagai nafkah.


Nadia tersenyum ketir ketika melihat Alvin yang diam membisu karna tidak bisa menjawab pertanyaan darinya.


Untuk pertama kalinya Nadia terlihat seperti orang bodoh ketika berurusan kepada orang lain yang notebennya orang lain itu adalah suaminya sendiri.


“Nad”teriak Alvin tersadar.


“Gue butuh waktu sendiri”ucap Nadia mengambil kunci mobil dan meninggalkan kamar apartemen.


“Gue juga bingung nad, gue bingung dengan perasaan gue, gue juga hampa selama ini karna mendiami Lo, gue juga bingung kemana alur hubungan kita ini”batin Alvin menatap pintu kamar Nadia.


Benar


Selama ini Alvin cukup tersiksa dengan mendiami Nadia, di satu sisi ia ingin menjalankan rumah tangga seperti pada umumnya karna menurut Nadia cukup sempurna jika di ajak hidup bersama, tapi disisi lain ia kembali mengingat tujuannya menikahi Nadia.


Tanpa mereka sadari ternyata nyonya Ayu mendengarkan perdebatan mereka.


“Jadi Nadia dan Alvin adalah dua manusia orang asing yang harus menikah, dan kalau mereka hanya orang asing lalu apa tujuan Alvin menikahi Nadia”batin nyonya Ayu.


“Mamah”ucap Alvin ketika melihat nyonya ayu baru keluar dari persembunyiannya.


“Tidak adakah yang kamu jelaskan sama mamah Al, atau mamah mencari tau sendiri”ucap Nyonya Ayu dingin. Jika Alvin dan juga tuan vino bersikap dingin maka nyonya Ayu bisa lebih dingin dari mereka.


Sebenarnya Pratama family adalah perpaduan keluarga dingin. Hanya sosok Adrian yang sedikit hangat dari antara mereka bertiga.

__ADS_1


“Alvin lagi pusing mah, biarkan Alvin istirahat sebentar, nanti malam bakal Alvin cerita semuanya”ucap Alvin lalu berjalan menuju kamarnya tak lupa ia menyeret koper yang berisi pakaian Nadia.


Kebetulan Nadia tadi meninggalkan koper, Nadia tidak bodoh, tidak mungkin ia tidur di apartemen nya sedangkan mertua nya menginap di apartemen Alvin. Biar bagaimanapun Nadia masih menghargai Alvin.


Sedangkan nyonya ayu hanya menatap sendu punggung alvin, berbagai pertanyaan muncul dihadapannya, ingin rasanya ia menelepon suaminya tapi itu hal yang tidak mungkin, karna saat ini suaminya vino pasti ada di tengah laut yang pasti tidak ada jaringan disana.


“Apa sebenarnya yang terjadi, lalu kemana Nadia”guman nyonya ayu yang sudah tau pasti kalau rumah tangga yang di jalani Alvin dan Nadia sedang tidak baik-baik saja.


Beralih ke Nadia, setelah keluar dari apartemen Alvin dia langsung melajukan mobilnya dengan kecepatan.


Sambil menyetir mobil pikir Nadia kembali ke perdebatan dengan Alvin beberapa menit yang lalu, ia cukup kecewa melihat respon alvin yang hanya diam saja.


Dengan diamnya Alvin itu sudah bisa menjadi alasan untuk meminta cerai dari Alvin, karna pada dasarnya Nadia berpikir tidak ada alasannya ia mempertahankan pernikahan mereka.


Sampai menjelang malam Nadia belum juga kembali ke apartemen, bahkan Alvin sudah menghubungi pihak cafe Nadia tapi mereka mengatakan Nadia tidk ada di cafe satu hari penuh.


Sementara nyonya ayu pusing sendiri melihat Alvin yang memondar mandir seperti setrika di ruang tamu.


“Al, kamu kayak sektrika kagak begitu mamah pusing lihatnya, dari tadi mamah tungguin kamu menjelaskan semuanya tapi kamu malah diam aja”ucap nyonya ayu kesal.


“Bagaimna Alvin bisa tenang ma, ini sudah jam sembilan malam tapi Nadia belum kembali, sudah satu hari penuh Nadia diluar dan tidak ada kabar, bahkan Alvin sudah suruh anak buah ku untuk mencari, tapi Nadia tidak ada ditemukan”ucap Alvin khawatir.


“Tadi Nadia pergi kenapa tidak kamu kejar, malah kamu lihatin aja dia pergi”


“Alvin pikir Nadia butuh waktu sendiri dan itu tidak akan lama”


“Kamu duduk duluh ceritakan semuanya kepada mamah, percaya Nadia pasti kembali lagi kesini, dia pasti masih ingat seperti apa posisi dan status nya saat ini”ucap nyonya ayu menenangkan Alvin.


“duluh Alvin dan Nadia tidak saling kenal mah, bahkan kami tidak pernh pacaran, itu semua terjadi karna Alvin menyelidiki soal kematian bang Adrian, ternyata gadis yang membuat bang Adrian bunuh diri adalah Nadia, gadis yang disukai bang Adrian selama ini adalah Nadia mah, itu sebabnya Alvin menikahi Nadia ingin membalas dendam atas kematian bang Adrian”ucap Alvin menjelaskan semua yang terjadi dibalik pernikahan dengan Nadia.


“tapi disaat Alvin ingin membalas dendam itu, bang Adrian selalu datang ke mimpi Alvin, dia selalu menitip Nadia kepada Alvin, jadi sekarang Alvin bingung harus bersikap seperti apa mah”ucap Alvin yang memang benar adanya jika Adrian selalu datang ke dalam mimpinya.


Plak


“jahat kamu Al, dimana hati nurani kamu, sejak kapan mamah smaa papah mengajari kamu sebagai seorang pendendam, Nadia tidak salah, bahkan Nadia tidak mengenal Adrian jadi wajar jika Nadia tidak menyadari perasaan Adrian”ucap nyonya ayu menampar pipi Alvin, untuk pertama kalinya selama Alvin dilahirkan ke dunia ini nyonya ayu menampar anak bungsunya.


“Mamah ngk nyangka kamu akan berbuat hal serendah itu Al, hanya ingin membalas dendam kau mempermainkan sebuah pernikahan, hanya sebuah dendamku yang tidak jelas kau mempermainkan takdir hidup seorang gadis yang tidak bersalah”


“Mamah sangat kecewa sama kamu Al, sangat kecwa sekali”ucap nyonya ayu lalu pergi meninggalkan Alvin yang diam mematung di ruang tamu.


“Kalau Nadia belum kembali ke apartemen jangan pernh kau mengajak mamah berbicara”ucap nyonya ayu dingin.

__ADS_1


__ADS_2