
Sesampainya Rio di depan pintu gerbang sekolah putrinya, ia disambut oleh dua orang security yang bertubuh kekar yang bernama Pak Tono dan Pak Didi.
Tok... tok.. tok...
Rio mengetuk pagar sekolah yang lumayan bonafit di daerah tersebut.
"Ada yang bisa saya bantu pak?" Tanya Pak Didi sambil membuka pintu gerbang sekolah. Sementara itu Pak Tono yang sedang membuat kopi, merasa penasaran ikut menghampiri Rio yang sedang berbincang dengan rekan kerjanya Pak Didi.
"Ada apa Pak Didi?" Tanya Pak Tono.
"Begini Pak, ini ada tamu yang mengaku sebagai orang tua murid yang putrinya bernama Deva. Kalau tidak salah, Devanka Aprilia Wibowo siswi kelas 3 SMP yang anaknya ramah itu ya?" tanya Pak Didi kepada rekan kerjanya.
__ADS_1
"Iya benar, Deva yang itu Pak Didi." Jawab Pak Tono.
Rio pun turut membenarkan, "Iya benar Pak, itu putri saya, Deva. "Bolehkah saya menemui putri saya Pak?" tanyanya lagi.
"Putri bapak hari ini sedang mengikuti lomba pidato yang diadakan antar sekolah. Kebetulan putri bapak ditunjuk oleh kepala sekolah untuk mewakili sekolah kami. Karena putri bapak sangat berbakat makanya ia terpilih." terang Pak Tono dan Pak Didi.
"Alhamdulillah, jika putri saya benar berbakat. Saya turut bahagia. Terima kasih Pak Tono dan Pak Didi atas informasinya." Ucap Rio tersenyum bahagia. Lalu, ia pun bertanya kembali kepada mereka berdua : "Lalu kapan saya bisa menemui putri saya Pak?"
Karena sudah merasa lapar dan haus, Rio pun menerima tawaran Pak Tono dan Pak Didi untuk beristirahat sambil menikmati menu yang tersedia di kantin sekolah.
"Baiklah Pak, kalau begitu saya akan tunggu putri saya, sambil menunggu kedatangan putri saya, saya mau melaksanakan sholat dzhuhur dulu Pak." ucap Rio kepada dua orang penjaga sekolah.
__ADS_1
"Oke, Pak. Jika bapak ingin melaksanakan sholat dzhuhur. Untuk tempat wudhunya ada di sebelah kiri mushola ya Pak." Terang Pak Didi. Lalu mereka melanjutkan pekerjaan mereka untuk menjaga keamanan sekolah.
Akhirnya Rio pun lalu mengambil air wudhu, dan melaksanakan sholat dzhuhur di mushola sekolah. Setelah selesai melaksanakan sholat, ia pun mengunjungi kantin sekolah, dan ia pun mulai memesan makanan pada menu yang tersedia. Setelah ia menghabiskan makanan yang ia pesan. Lalu Rio kembali ke dalam mushola untuk beristirahat di sana. Karena ia sudah merasa mengantuk lalu ia pun tertidur di sana.
Tak lama kemudian, Deva bersama kepala sekolah dan dua orang guru lainnya, turun dari mobil. Mereka kembali setelah mengikuti lomba yang diadakan antar sekolah.
Lalu Pak Didi menghampiri Deva, yang sedang duduk termenung sambil menunggu mobil jemputannya.
Pak Didi. menceritakan bahwa ada seorang laki-laki yang sedang menunggunya di mushola sekolah. Laki-laki itu mengaku sebagai ayah yang sedang mencari putrinya.
Setelah mendengar cerita Pak Didi, Deva langsung menghampiri Mushola sekolah untuk menemui ayahnya.
__ADS_1