Terpaksa Menjadi Janda

Terpaksa Menjadi Janda
Di Bawah Pohon Mangga


__ADS_3

"Maaf ya teman-teman. Aku benar-benar tidak bisa ikut kalian." ucap Deva.


"Ya udah, kalau begitu kita undur aja kerja kelompok kita. Biar semuanya bisa ikut semua." ucap Romi.


"Iya juga." sahut Dini.


"Baiklah, kalau begitu kita putuskan sekarang. Kerja kelompok kita ditunda." ucap Tono


"Terima kasih ya teman-teman. Kalian semua sahabat aku yang baik." ucap Deva.


Setelah mereka memutuskan tidak jadi mengerikan tugas kelompok.


Deva langsung pamit kepada teman-temannya untuk pulang sekolah duluan.


Sementara itu, Dini merasa curiga karena tak seperti biasanya Deva pulang sekolah dengan tergesa-gesa.


"Hei, kalian merasa curiga ga. Kenapa Deva pulang dengan tergesa-gesa. Kayanya ada yang disembunyikan deh dari kita." ucap Dini.


"Iya, aku juga heran. Mungkin Deva sedang jatuh cinta kali." ucap Lastri.


"Sudah-sudah. kalian jangan bergosip. Deva kan teman kita juga." sambung Tono menasehati teman-temannya.


"Siapa yang bergosip sih, Ton. Kita kan cuma penasaran aja sama Deva. Karena ga seperti biasanya Deva begitu." ucap Dini.

__ADS_1


Sementara itu di lain waktu, Deva sesuai pulang sekolah ia bergegas menelpon Angga memberitahukan bahwa ia tidak ikut kerja kelompok bersama temannya.


"Assalamu'alaikum mas Angga, ini Deva." ucap Deva.


"Waalaikumsalam, iya Dev, ada apa kamu menelpon aku?" tanya Angga.


"Begini mas, Katanya mas Angga ingin keluar bareng sama Deva. Deva sudah menyempatkan waktu buat mas Angga." ucap Deva.


"Kamu bilang, kamu ada kerja kelompok dengan teman-temanmu.Jadi sekarang mas Angga berangkat ke kantor." ucap Angga


"Iya, memang ada jadwal kerja kelompok bersama teman. Akan tetapi Deva sudah batalkan. Jadi Deva tidak ikut bersama teman. Ya sudahlah jika mas Angga sedang sibuk." ucap Deva lalu menutup telponnya.


Tidak lama kemudian Angga pun menelpon balik Deva.


kring....


kring....


kring....


"Assalamu'alaikum, iya mas Angga ada apa?" tanya Deva.


"Kamu sekarang sedang berada di mana? Biar mas Angga ke sana menjemput kamu." Tanya Angga kepada Deva.

__ADS_1


"Loh, bukannya tadi mas Angga bilang sedang berada di kantor. Iya ga apa apa mas. Jika mas Angga sibuk Deva ga masalah mas, Deva ga marah sama mas Angga." ucap Deva.


"Sebentar lagi kerjaan mas Angga selesai. Setelah selesai kerjaan mas Angga akan menemui kamu. Boleh kan?" tanya Angga.


"Iya mas Angga, boleh kok." jawab Deva.


Sekarang Deva jawab ya, Deva sedang berada di mana?" tanya Angga.


"Deva sedang berada di taman dekat sekolah Deva mas. Di sana ada sebuah pohon mangga. Deva duduk di bangku di bawah pohon mangga." jawab Deva.


"Baiklah kalau begitu, kamu tunggu mas Angga ya. Lima menit lagi mas Angga akan berangkat dari kantor." Ucap Angga


"Ok, Deva akan tunggu mas Angga." jawab Deva.


Beberapa menit kemudian, tanpa menunggu lama. Akhirnya Angga pun tiba di taman. Di mana Deva sedang menunggunya di bawah pohon mangga.


Angga pun memarkirkan mobilnya, lalu ia menghampiri Deva yang sedang duduk sendirian di bawah pohon mangga.


"Apakah kamu menungguku terlalu lama?" tanya Angga.


"Tidak mas, belum ada satu jam aku menunggu mas Angga." jawab Deva.


"Ayo kita pergi!" ajak Angga.

__ADS_1


" Ke mana mas?" Tanya Deva penasaran.


"Sudah kamu ikut aja." Ada sesuatu yang mau aku tunjukkan." jawab Angga.


__ADS_2