
Setelah mendapatkan perhatian dari Angga. Sedikit demi sedikit rasa trauma yang telah dialami Deva kian berangsur pulih.
Kini ia bangkit dari rasa traumanya. Dan sekarang ia mulai menjalani hari-harinya seperti biasa.
Dua bulan kemudian, Deva tidak lagi di antar jemput oleh Angga. Ia memutuskan ingin pulih dari rasa traumanya dan ingin belajar bisa melupakan kesedihan yang telah dialaminya. Ia tak mau selalu bergantung pada Angga.
Karena Angga juga punya kesibukannya sendiri. Dan Deva tak mau selalu merepotkan Angga terus.
Tiga bulan berlalu, kini Deva sudah kembali pulih dari rasa traumanya. Dan ia sudah bisa beraktivitas seperti semula. Teman-temannya juga sangat mensupport dirinya. Deva merasa senang dan sangat berterima kasih kepada semuanya.
Beberapa bulan kemudian. Akhirnya Deva lulus dari sekolah menengah pertama. Lalu ia melanjutkan sekolahnya ke jenjang yang lebih tinggi dari sekolah sebelumnya.
__ADS_1
Untuk mendaftar ke sekolah ia tuju. Deva dibantu oleh Angga. Angga membantu Deva untuk mendaftar secara online.
Setelah menunggu sebulan lamanya. Kini ia mendapatkan informasi bahwa ia diterima di sekolah menengah atas. Dan kini ia mengikuti kegiatan masa pengenalan lingkungan sekolah.
Di sekolah barunya ia mendapat banyak teman. Namun, ia tak pernah melupakan teman lamanya selama ia duduk di bangku sekolah menengah pertama.
Teman semasa SMP, yaitu Lastri , Dini dan Tono selalu menyempatkan waktu mereka untuk berkumpul. Mereka bercerita tentang kisah mereka bersekolah di tempat yang baru.
Ia menjadi siswi teladan dan sangat disayang oleh para guru di sana. Selain cerdas ia juga memiliki bakat menyanyi yang diturunkan oleh neneknya. Neneknya merupakan salah satu penyanyi terkenal pada zamannya. Tak heran jika Deva pun bisa menunjukkan bakat menyanyinya di dunia hiburan.
Di sekolah yang baru, ia mempunyai beberapa sahabat dekat. Di antaranya ada yang bernama Mahira, Lidya, Wiliam dan Kamal. Mereka berempat sangat mendukung karir menyanyi Deva. Dalam setiap pertunjukkan mereka menjadi supporter dan juga fans Deva.
__ADS_1
Pada kesempatan tahun ini. Kebetulan di sekolah mereka terdapat event besar. Yaitu Pentas Seni antar sekolah. Dan Deva ditunjuk oleh pihak sekolah untuk mewakili SMA Putra Bangsa dalam bidang lomba menyanyi. Selain lomba menyanyi ada juga beberapa lomba lainnya, di antaranya lomba Puisi, lomba Karate dan beberapa lomba lainnya.
Ia sangat senang bisa mewakili sekolah dalam lomba pentas seni antar sekolah. Untuk itu, ia tak lupa memberitahu Angga dan memintanya untuk menghadiri pentas seni.
Mendapat kabar bahwa Deva akan tampil dalam lomba menyanyi pada pentas seni antar sekolah. Ia pun merasa sangat senang dan berjanji akan menghadiri pentas seni tersebut.
Acara yang ditunggu-tunggu pun telah tiba. Pentas seni pun segera di mulai. Lomba yang pertama akan dimulai yaitu Lomba menyanyi. Dan dalam lomba menyanyi Deva mendapat nomor urut kedua.
Ia pun mulai merasa agak cemas, karena Angga orang yang sangat dinanti-nantikannya belum juga hadir. Padahal ia ingin agar Angga bisa menyaksikannya menyanyi.
Ia pun agak sedih, saat namanya dipanggil untuk naik ke atas panggung.
__ADS_1
Untungnya saat di atas panggung ketika ia ingin menyanyi tiba-tiba Angga sudah berada di depan panggung. Tentu saja hal ini sangat menggembirakan bagi Deva. Dan ia pun mulai menunjukkan performanya dalam menyanyi.