Terpaksa Menjadi Janda

Terpaksa Menjadi Janda
Kehilangan Pekerjaan


__ADS_3

Setelah beberapa hari diskors dari pekerjaannya, Rio bukannya menyesali perbuatannya malah semakin semaunya. Seharusnya masa skors Rio berakhir Minggu ini. Akan tetapi Rio tidak berangkat ke kantor dengan berbagai alasan yang diajukannya. Beberapa teman baik Rio menelpon memintanya untuk berangkat kerja, akan tetapi berbagai ajakan dan bujukan dari teman-temannya tidak digubrisnya. Akhirnya atasan Rio merasa kesal dan langsung memecat Rio. Karena sudah dimaafkan dan diperbolehkan bekerja kembali, akan tetapi Rio tidak tahu berterima kasih. Ia tidak pernah datang ke kantor. Akhirnya sekarang ia menjadi pengangguran tidak mempunyai pekerjaan. Untuk memenuhi kebutuhannya sendiri masih mengandalkan Rina istrinya. Wanita yang menjadi idamannya juga pergi meninggalkannya, setelah ia tahu bahwa Rio sudah tidak mempunyai pekerjaan lagi.


Setiap hari Rio menghabiskan waktunya di depan televisi, dan keluar hanya untuk menjemput Rina dari tempat pekerjaannya.


"Mas, kamu kenapa ga cari pekerjaan lagi mas? kebutuhan kita banyak, kalau hanya mengandalkan gaji aku saja tidak cukup mas. kamu cari pekerjaan lagi ya, nanti aku bantu buatkan CV nya. Pinta Rina sambil membujuk Rio. "Ya sudah sekarang kamu buatkan surat lamaran pekerjaan, bila sudah siap semua berkasnya maka aku akan cari pekerjaan." Jawab Rio.


"Baik, mas. Nanti akan aku persiapkan berkasnya." Ucap Rina dengan senang.


Sebenarnya Rina masih sedikit kecewa dengan sikap Rio yang telah mendiamkannya. Tapi karena ia ingat akan anak-anaknya yang masih kecil ia memutuskan untuk memaafkan suaminya dan memberinya kesempatan lagi untuk berubah.

__ADS_1


Hari ini Rina bangun pagi sekali, karena ia ingin mempersiapkan semua berkas yang akan dibawa suaminya untuk melamar pekerjaan. Bangun tidur, setelah beres semua pekerjaannya ia mulai membuka laptopnya. Di setiap kata yang ia ketik selalu diiringi dengan doa, berharap semoga suaminya mendapat pekerjaan yang lebih baik dari sebelumnya. Agar ia dan anak-anaknya bisa hidup lebih baik lagi untuk masa depannya.


Setelah semua berkasnya beres, lalu ia menyerahkan kepada suaminya. Dengan harapan suaminya bisa cepat mendapatkan pekerjaan baru.


'Mas, ini berkas surat lamaran pekerjaanmu." Ucap Rina sambil menyerahkan berkas tersebut.


"Kamu simpan saja di tas aku, besok pagi aku berangkat mencari pekerjaan baru. Kamu doakan saja. Semoga aku bisa mendapatkan pekerjaan." Ucap Rio


Keesokan harinya Rio pun pergi dengan mengendarai motor kesayangannya. Dengan diiringi doa dari istri tercinta, ia pun melaju kendaraannya dengan hati-hati. Satu persatu beberapa perusahaan ia datangi. Berharap ada salah satu dari perusahaan yang ia datangi menerimanya menjadi salah satu pegawainya.

__ADS_1


Setelah menunggu lama, hampir beberapa hari. Barulah ada panggilan dari beberapa perusahaan yang akan interview Rio. Dengan semangat yang menggebu-gebu Rio berangkat ke perusahaan yang akan menginterview berharap salah satu ada yang menerimanya bekerja.


Akhirnya Rio sampai di salah satu perusahaan yang cukup bonafit. Ia menuju resepsionis dan menanyakan tempat untuk tes tulis dan wawancara perusahaan. Lalu ia diberikan arahan oleh salah satu HRD yang bertugas menerima calon pegawai. Di perusahaan tersebut, tidak hanya Rio yang akan tes akan tetapi terdapat beberapa calon pegawai yang akan menjadi saingannya. Rangkaian tes telah mereka lakukan. Tes yang terakhir adalah tes wawancara bersama presiden direktur langsung. Dari 20 orang yang mengikuti tes tulis hanya tersisa 10 orang yang akan mengikuti tes wawancara. Salah satunya adalah Rio. Pada tes wawancara Rio mendapatkan urutan tes yang terakhir. Meski sangat cemas, namun Rio tetap menaruh harapan, ia tetap optimis akan menjadi salah satu calon pegawai yang akan diterima di perusahaan tersebut.


Hasil tes tulis dan wawancara, akan mereka terima 2 hari kemudian. Bagi calon pegawai yang mendapatkan telpon dari perusahaan ialah orang yang akan diterima oleh perusahaan tersebut. Rio merasa tidak sabar harus menunggu 2 hari untuk mendapatkan hasil tersebut.


Setelah 2 hari kemudian, saat yang dinantikan telah tiba. Akhirnya Rio mendapatkan telpon pemberitahuan dari perusahaan tempat di mana ia melakukan interview bahwa ia menjadi salah satu calon pegawai yang diterima oleh perusahaan tersebut. Akhirnya Rio sangat senang dan ia semangat lagi untuk bekerja. Lalu ia memberitahukan kepada istrinya bahwa ia telah terpilih menjadi pegawai yang diterima di perusahaan bonafit.


Rio dan istrinya sangat gembira, lalu mereka menyiapkan segala sesuatunya termasuk membeli pakaian, sepatu dan tas baru. Di hari pertama Rio mulai kerja, ia berangkat sangat pagi sekali. Ia menunggu formasi yang akan diterimanya. Di perusahaan itu ia mendapatkan posisi sebagai manager yang bertanggung jawab terhadap hasil marketing produk yang dijual. Karena kegigihannya dalam bekerja sehingga perusahaan mendapatkan keuntungan yang banyak Lalu ia dipromosikan oleh direktur naik jabatan sebagai wakil direktur . Semua data yang keluar masuk harus mendapatkan persetujuan dan tanda tangan dari Rio. Tak berapa lama ia dan keluarganya akhirnya pindah rumah ke tempat yang lebih baik. Kini ia telah mempunyai mobil dan rumah yang cukup mewah.

__ADS_1


Tak hanya di situ, Rina juga membuka usaha butik dari hasil design dan jahitannya sendiri. Rina membuat berbagai pakaian yang cukup modis, tidak hanya dari kalangan anak muda tetapi dari kalangan ibu-ibu sosialita juga sangat tertarik dengan hasil design Rina. Ia tidak hanya membuat pakaian yang bagus tetapi pakaian yang dibuatnya sangat terbatas atau limited edition sehingga banyak yang menjadi pelanggannya. Dari hasil usaha butiknya ia bisa membeli satu mobil yang digunakannya untuk mengantar anak-anaknya sekolah. Di butiknya ia memperkerjakan beberapa pegawai dari lingkungan tempat tinggalnya. Sehingga para tetangganya sangat senang dengan keberadaan keluarga Rio dan Rina. Semua berkat usaha mereka berdua yang sangat kompak, saling mendukung satu sama lain sehingga mereka bisa sukses. Daffa dan diva pun kini bersekolah di tempat yang sangat bagus. Mereka berdua juga mengikuti berbagai les privat di luar sekolah. Daffa senang mengikuti les bahasa Inggris dan les karate. Sementara Diva senang mengikuti les tari balet dan les renang. Keduanya menunjukkan prestasi yang sangat bagus. Mereka berhasil mendapatkan juara dalam olimpiade Nasional. Daffa mendapatkan juara 1 dalam perlombaan karate tingkat Nasional. Sementara Diva mendapatkan juara dua lomba renang tingkat Nasional. Keduanya memang anak-anak yang berbakat. Meski Diva tergolong masih anak kecil namun ia mampu mengalahkan lawannya yang lebih dewasa dari dia. Rio dan Rina merasakan sangat bahagia. Mereka sangat bangga dengan kedua putra dan putrinya yang telah menunjukkan prestasinya yang luar biasa dan menjadi salah satu kebanggaan keluarga yang tidak ternilai harganya.


__ADS_2