Tetangga Cantik Kesayangan Putriku

Tetangga Cantik Kesayangan Putriku
Menjadi Rival


__ADS_3

Kedua lelaki itu pun saling melempar tatapan tajam, Faris yang tak suka Sonny ikut campur urusannya juga Sonny yang tak terima istrinya dibuat sedih lagi.


"Jika anda keberatan dengan obrolan kami maka tidak perlu anda dengar!" Hardik Faris dengan nada memburu.


"Jika telinga saya bisa diatur sudah dari tadi saya menulikan pendengaran saya, tapi sayang sekali indera pendengaran saya masih sangat normal dan saya tidak bisa melakukan seperti yang Anda inginkan" Timpal Sonny membalas perkataan mantan suami Arin itu.


"Kalau begitu kenapa anda mau ikut kemari?! Seharusnya anda sadar diri karena saya sudah berbaik hati membiarkan anda dan putri anda ikut bersama kami, bukannya malah memprotes saya!" Balas Faris tak kalah tajam.


"Sepertinya anda keliru Tuan Faris, saya ikut karena permintaan Noval bukan karena anda" Kilahnya.


"Tapi anda bisa saja kan menolak? Bukannya malah menganggu acara keluarga kami!" Umpat Faris.


"Acara keluarga?!!" Sonny mengepalkan kedua tangannya di bawah, keluarga katanya?!! Seharusnya ia dan Meimei yang menghabiskan liburan keluarga bersama Noval dan Arin, bukan malah Faris!


Perdebatan antara Sonny dan Faris membuat Arin frustasi mendengarnya! Ia merapatkan kedua mata ketika telinga kanan dan kirinya berdenging karena suara kedua lelaki ini.

__ADS_1


"Stoppppp!!!" Teriak Arin.


Sontak hal itu mengundang perhatian para pengunjung tak terkecuali Noval dan Meimei.


Kedua bocah itu menghentikan langkah kecilnya lalu menoleh ke belakang melihat apa yang terjadi.


"Bunda ada apa?" Seru Noval.


Arin dengan cepat menggelengkan kepala, "Enggak ada apa-apa sayang, lebih baik bunda anterin kalian kesana ya" Buru-buru Arin menarik dua anak tersebut menjauh dari dua lelaki itu.


"Arin...!!" Panggil Sonny dan Faris bersamaan, sontak mereka saling menatap kembali dengan sorot permusuhan dan tak lama saling membuang muka ke sembarang arah.


"Apa anda bilang?! Pembawa sial??? Maaf Tuan Faris tapi itu salah anda sendiri yang menceritakan kejadian masa kelam yang menyedihkan, dan lihatlah Arin jadi tidak mood lagi saat ini" Ungkap Sonny memberi boomerang pada Faris.


Faris pun tak membalas ucapan Sonny karena memang itu faktanya, ia yang ceroboh karena mengungkapkan kejadian masa lalu bersama dengan Vina mantan kekasih gelap sekaligus mantan istri kedua Faris.

__ADS_1


***


Hari memasuki siang, matahari sudah berada tepat di atas kepala membuat panas sang surya begitu menyengat di kulit manusia-manusia yang tengah berada di luar rumah.


Namun tak menyurutkan mereka untuk tetap melihat-lihat isi dari kebun binatang itu, Noval dan Meimei masih bersemangat apalagi mereka baru saja menyaksikan bayi panda yang baru dilahirkan beberapa minggu lalu.


"Bunda kita naik gajah itu yuk!" Ajak Noval melihat beberapa orang yang asyik menaiki gajah berukuran besar didepan matanya membuat Noval tertarik untuk mencoba.


"Noval yakin? Antriannya penuh loh, bisa sampe satu jam nunggunya" Kata Arin melihat kerumunan orang yang berbaris panjang.


"Iya juga ya, terus kita kemana lagi dong?"


"Kita istirahat dulu gimana? Kaki bunda pegel-pegel bunda juga haus" Ucap Arin lelah.


"Kamu haus, Rin?" Sahut Faris bereaksi.

__ADS_1


Arin yang mendengar itu hanya mengangguk ragu menanggapi pertanyaan Faris.


"Tunggu disini! Biar aku belikan minum" Bak seorang pahlawan Faris lari guna membelikan Arin sebotol mineral, membuat keempat orang disana melongo dibuatnya.


__ADS_2