Tetangga Cantik Kesayangan Putriku

Tetangga Cantik Kesayangan Putriku
Terimakasih


__ADS_3

Entah apa maksud Tuhan memberiku jalan kehidupan seperti ini, rasa sakit dan lelah begitu menghantam seluruh jiwa dan raga lemah ini.


Seluruh apa yang aku impikan tidak semulus harapan serta rencana yang sudah ku susun sedemikian rupa, mendapatkan lelaki yang dulu aku cintai tak membuat ku menjadi teman hidupnya sampai mati.


Semuanya lenyap ditengah jalan! Hancur seketika kala dirinya mendapatkan tempat baru untuk bersandar, sedangkan aku disana hanya bisa dibanjiri oleh air mata.


Tak tau jalan mana yang harus ku tempuh, aku tersesat ke dalam cinta yang palsu, juga terjebak untuk mencari yang baru.


Sedangkan dirinya sudah menumbuhkan bunga bersama yang kedua.


Pada akhirnya, aku menyerah....


Ku tutupi cerita lalu itu dan lari sejauh mungkin, membuang semua kenangan dan rasa percaya terhadap kaum Adam di dunia.


Namun aku tak mampu...


Ketika aku bertemu dengan seorang pria yang dipenuhi dengan berjuta kasih sayang, aku membeku!


Tak bisa berlari dan hanya berdiam demi merasakan ketulusan yang dia beri, perlahan dia menghapus rasa sakit ini, menggali tempat terdalam dihati, hingga akhirnya kami saling mencintai.


Tak mudah bagi kami sampai dititik ini, ada perjuangan serta orang-orang disekitar kami yang mungkin akan tersakiti.


Namun kami hanya kedua makhluk yang ingin saling melengkapi, mencoba untuk tetap bertahan ditengah rahasia besar yang sedang ditutupi.


Hingga Tuhan menjawab semua cerita panjang ini.


Dialah jawabannya...


Dia yang selama ini aku cari, dialah tempat berlabuh sebenarnya, hanya dia!


*


*


*


"Selamat ya mbak Arin... Mas Sonny..."


"Cieee.... Mbak Arin akhirnya nikah juga, selamat ya bahagia selalu buat kalian"


"Selamat mas Sonny dan mbak Arin, semoga pernikahannya terus berlanjut sampai maut memisahkan"


"Sekali lagi selamat ya mbak Arin... Mas Sonny..."


Semua ucapan dan doa turut menyertai kedua mempelai pengantin itu, para tetangga yang menjadi saksi percintaan mereka nampak terlihat sangat bahagia di momen spesial tersebut.


"Makasih atas doa kalian semua... Saya juga berterima kasih banyak atas semua dukungan kalian" balas sang pengantin perempuan yang berbalut gaun putih nan cantik yang melekat di tubuh mulusnya, menjadikan ia bak ratu dari kerajaan.


"Terimakasih semuanya, kami harap kalian menikmati acara ini" sambung Sonny sang mempelai pria.

__ADS_1


"Tentu mas Sonny, kalau begitu kami turun dulu" ucap mbak Dewi dan yang lain ketika melihat antrian para tamu yang juga mengantri ingin bersalaman dengan Arin dan Sonny.


Dan acara terus berlangsung dengan ramai serta penuh kegembiraan.


Ketika Arin dan Sonny tengah duduk di kursi pengantin tiba-tiba dua bocah kecil yang menggunakan balutan dress dan jas itu menghampiri kedua orang tuanya di atas panggung.


"Bunda...."


"Papah...."


Teriak mereka berdua.


"Lohhh... Kok kalian baru kelihatan lagi, dari mana aja?" Tanya Arin.


"Kita habis nyicipin semua makanan disini bunda" jawab Noval.


"Ya ampun, bunda kira kemana"


"Tante....!" Panggil Meimei.


"Iya sayang"? Sahut Arin.


"Tante cantik banget deh kayak Barbie, mirip Cinderella" ucap Meimei menatap kagum Arin.


Mendengar pujian dari Meimei Arin tersenyum lebar, namun sedetik kemudian kedua alisnya nampak mengerut.


"Kok masih panggil Tante? Sekarang Meimei harus panggil Tante, bunda. Kayak kak Noval" titah Arin.


"Iya, coba sekarang Meimei panggil bunda"


Dengan senyum malu-malu Meimei pun akhirnya mencoba.


"Bunda..." Cicitnya.


"Nah gitu dong, ini baru anak bunda" kedua perempuan itu pun tertawa bersama-sama.


"Kalau Meimei manggil bunda, Noval panggil Om Sonny apa dong?" Kini giliran Noval yang bertanya.


"Kak Noval harus panggil papah juga! Jangan Om lagi" sambung Meimei menjawab.


"Papah?" Seru Noval menatap Sonny yang juga tengah menatap dirinya.


"Ya! Papah..." Ucapnya sekali lagi.


Sonny langsung melebarkan kedua lengannya menyuruh Noval untuk memeluk Sonny saat itu juga.


Brukkk!


Tanpa menunggu lama Noval langsung memeluk pria yang kini sudah resmi menjadi ayah sambungnya.

__ADS_1


Tanpa mereka sadari adegan tersebut dilihat oleh banyak orang dan membuat mereka semua ikut senang sekaligus terharu.


***


"Ini kunci rumahnya saya kembali lagi ya Bu" ucap Arin menyerahkan kunci rumah miliknya.


"Terimakasih mbak Arin sudah mau menjual rumah ini lagi pada saya, saya sangat senang" ungkap Bu Nina.


"Sama-sama Bu, saya juga ikut senang karena sekarang kita akan menjadi tetangga. Terimakasih juga Bu Nina sudah datang ke pernikahan saya dan mas Sonny"


"Sama-sama mbak Arin, selamat ya atas pernikahan kalian"


"Terimakasih Bu... Kalau begitu saya masuk dulu ya"


"Iya mbak Arin, silahkan...." Arin pun berlalu dari sana dan kembali ke rumah, namun rumah yang kini ia masuki bukan lagi yang dulu melainkan rumah seorang Sonny Ganiadi.


Lelaki tersebut tengah tersenyum di depan pintu sembari melipat kedua lengannya, menatap wanita yang dicintainya itu, kini ia tak perlu khawatir lagi jika merindukan Arin ditengah malam.


"Liatnya gak usah gitu amat kali mas" goda Arin membuat Sonny semakin melengkungkan senyumnya.


"Memang kenapa? Ini tatapan penuh cinta dariku" ucapnya.


Arin terkekeh mendengar gombalan sang suami, meski tak dipungkiri ia semakin terpikat dengan Sonny.


Arin pun menghampiri Sonny dan langsung memeluk pria itu, cukup lama hingga Sonny menjauhkan sedikit pelukan mereka dan saling menatap satu sama lain.


"I love you" ucap Sonny.


Arin tersenyum dan tak lupa membalas kata-kata tersebut.


"Aku juga sangat mencintai mas Sonny, i love you too"


Cup!


Ciuman pun terbit begitu saja sekaligus mengakhiri sore hari sepasang suami istri disana untuk bersiap memulai hari selanjutnya.


...~TAMAT~...






Terimakasih untuk pada readers yang sudah baca karya Mamie ini sampai tamat 🥰


Mohon maaf jika Mamie punya salah kata selama penulisan novel ini🥺

__ADS_1


Sekali lagi terimakasih banyak😍


Jangan lupa tunggu karya Mamie yang lainnya😘❤️


__ADS_2