
"Hey... Kita harus melakukan apa ini" ucap Kahfi, panik
"Hmmm... Gimana kalau makan dahulu" jawab ku
"Pikiran kau hanya lah makan saja ! Kau tau kita terjebak di sini karena siapa" ucap Angga, panik
"Sudah sudah, kalian tenang" ucap Shiva
Kami semua panik saat Rian meninggalkan kami. Rian menaiki sebuah benda seperti burung bewarna putih, bertuliskan "Fly Emirates".
Kami mencari informasi di tiap tiap tempat, untuk mengetahui ini dimana.
Di saat kami putus asa, tiba tiba seorang berseragam rapih bewarna biru menghampiri kami.
"can i help you ?" ucap orang tersebut
"Dia ngomong apa" ucap Kahfi
"Aku tidak tau" jawab Adit
"Hehehe, dia gila seperti nya" jawab ku
"Hey Bagas, sopan lah" ucap Angga
Orang itu terlihat kebingungan saat kami berbicara satu sama lain.
"Speaking English please" ucap orang itu
"Haa ? Sepiring berdua ?" ucap ku
Kami pun ikut kebingungan kepada orang itu.
Orang itu memanggil teman teman nya menggunakan sebuah benda yang menempel pada pundak nya.
"Come here ! someone is suspicious" ucap orang tersebut, kepada benda yang berada di pundak nya
"I will be there" jawab benda itu
Kami terkejut ketika benda itu mengeluarkan suara.
__ADS_1
"Hey, dia bisa menggunakan sihir" ucap ku
"Sungguh ?" tanya Kahfi
"Benda itu seperti Sihir komunikasi" ucap Adit
"Kalau begitu, kita pinjam saja dan menghubungi Paman Yasir" ucap ku
Aku mencoba mendekati dan mengambil benda itu.
"Aku pinjam yaa" ucap ku, mengambil benda tersebut
Aku kesusahan mengambil benda tersebut.
"Benda ini menempel" ucap ku, menarik benda tersebut
Tak (Suara tangan)
Orang itu memukul tangan ku yang sedang mencoba mengambil benda tersebut.
"What are you doing" ucap orang itu
"Ngajak berantem yaa" ucap ku
Seketika orang orang yang tadi nya sangat sibuk langsung melihat ke arah kami.
"What going on ?" ucap teman nya, menghampiri kami
"They try to take this" jawab orang itu, menunjuk benda yang aku coba ambil
"we take them to office" ucap teman nya, memegangi tangan kami
Tangan kami di borgol oleh mereka.
"Hey apa yang kalian lakukan ?" ucap ku, memberontak
"Hey, mengapa tangan ku di borgol. Aku tidak melakukan apa apa" ucap Kahfi, memberontak
"Aku ini seorang Bangsawan, mengapa kalian berani melawan ku" ucap Angga, memberontak
__ADS_1
Shiva dan Adit terlihat pasrah saat di borgol tangan nya.
Kami di bawa oleh mereka ke suatu tempat.
"Lepaskan aku !" teriak ku, memberontak
Tiba tiba waktu berhenti, semua orang kecuali kami, berhenti bergerak.
"Ehh" ucap Shiva, kaget
"Mengapa mereka berhenti" ucap Angga, kaget
"Hey Bagas, apa yang kau lakukan ?" tanya Kahfi, kepada ku
"Aku tidak melakukan apa apa koo" jawab ku
"A... Mungkin perbuatan Andre ini" ucap ku
"Tidak mungkin, Andre saat ini berada di Labirin bersama Sensei Herman" jawab Angga
"Ehhh... Bagaimana kau bisa tau ?" tanya ku
"Aku melihat mereka saat masuk bangunan Labirin itu" jawab Angga
"Jadi ini perbuatan siapa ?" tanya Kahfi
"Mungkin saja Rian" jawab ku
"Mana mungkin ! Rian sudah hilang kan" ucap Angga
"Oh iya ya" ucap ku
"Hey mengapa kalian malah bilang Rian hilang" teriak Kahfi, emosi
Tiba tiba seseorang muncul di hadapan kami.
Orang itu terbang memakai sebuah topi, dan sebuah jas berwarna ungu.
"Selamat datang di dunia ku, Hohohohoho" ucap orang itu
__ADS_1
"A..... Siapa lu ?" ucap ku, melihat ke arah dia