
Dua badan tanpa busana saling melempar senyum. Wanita yang tengkurap diatas tubuh si pria seketika langsung menempelkan bibirnya di atas bibir si pria dan memagutnya. Dengan gejolak dalam tubuh yang kembali bangkit, keduanya melakukan perang bibir dengan begitu panasnya.
Puas melakukan perang bibir, si wanita bergerak dan menempelkan bibirnya ke leher si pria. Dengan kobaran hasssrat yang membara, wanita itu mengendus semua baguan leher si pria tanpa sisa.
Bukan hanya leher yang menjadi sasarannya, wanita itu juga mengedus bagian dada hidang dan memainkan dua bulatan kecil yang menempel di dada si pria dengan lidahnya.
Sungguh efek yang ditimbulkan dari menonton video dewasa itu memang berpengaruh besar. Hanya karena melihat Vidoe, wanita yang baru pertama kali merasakan hubungan badan dengan seorang pria, terlihat piawai dalam memanjakan tubuh pria yang berbaring pasrah di bawahnya, menerima segala perlakuan si wanita.
Setelah puas mengendus area dada, wanita itu mengarahkan bibirnya menuju perut kotak kotak si pria. Hingga wanita itu tepat berhenti di tempat benda menengang milik si pria.
Dengan tangan kanannya, wanita itu memegang benda si pria yang sudah menegang dan mengeras. Dihirupnya aroma bulu bulu yang di sana dan diciuminya benda menegang itu secara bertubi tubi.
Tidak puas dengan hanya menciumnya, lidah si wanita mulai beraksi. Menjilat dari bawah hingga keujung dengan mata yang menatap mata si pria yang sedang tersenyum.
Si wanita tak peduli peringatan si pria kalau benda yang sedang dia jilati itu kotor karena permainan ronde pertama tadi. Si wanita justru terlihat sangat nenikmati benda kotor tersebut. Bukan hanya lidah, mulut si wanita juga ikut serta melahap benda menegang milik si pria.
"Sini, Non punya kamu?" ucap si pria.
__ADS_1
Si wanita menurut. Badannya bergerak memutar dan dia membentangkan kedua pahanya di antara kepala si pria.
Si pria tersenyum senang karena kini di hadapannya gundukan daging terbelah akan dia nikmati lagi. Tangan kanannya terangkat dan menyentuh lembah nikmat itu. Kemudian tangan itu mulai mengusap dan memijatnya. Tangan kiriny pun ikut bekerja, memijat perlahan pantat si wanita.
Jari tangan itu kini menggesek tepat di tengah lubang hingga sang pemilik merintih menguarkan rasa nikmat yang menjalar. Jari jari tangan kekar itu membuka lebar lebar lembah nikmat dan kepala si pria terangkat dan lidahnya terjulur menyapu setiap sisi hingga ke dalam lubang yang mulai basah.
Dengan penuh semangat si pria itu terus memainkan lembah nikmat si wanita secara bertubi tubi.
"Non, masukin lah," pinta si pria setelah puas mulutnya menikmati lembah milik si wanita. Tanpa menjawab, si wanita menurutinya. Dia kembali bergerak memutar badan dan kini lembah nikmatnya tepat menempel pada benda menegang milik si pria.
Sebelum benda menegang itu memasuki lembah nikmat, bibir si wanita dan si pria kembali beradu beberapa saat.
"Pengin nyoba, Bal."
"Baiklah, ayo kita coba."
Kembali bibir mereka beradu dalam waktu yang tak terlalu lama.
__ADS_1
Tangan si pria memegang benda menegang miliknya dan bersiap mengarahkannya masuk ke dalam lembah nikmat yang sekarang sedang bergerak menuju ke arah benda menegang tersebut.
Sebelum masuk, benda menegang itu digesekkan terlebih dahulu di bibir lembah agar keduanya merasa nyaman. Setelah merasa cukup, kini si pria dan si wanita bekerja sama memasukan benda menegang itu. Kaki si pria menekuk dan menahan pinggang yang mendorong perlahan mengarahkan benda menegang miliknya yang mulai masuk ke lembah nikmat si wanita.
"Akh!" rintih si wanita saat benda menegang si pria telah masuk ke dalam lubang nikmat miliknya. Sejenak mereka terdiam. Si wanita yang jongkok seperti katak memandang wajah pria dihadapannya. Mata mereka beradu dan seakan memberi isyarat agar si pria menggerakan pinggangnya.
Seketika pinggang si pria bergerak naik turun ke atas menghujam lembah nikmat si wanita dengan benda menegang miliknya.
"Sakit, Non?" tanya si pria sembari matanya terus menatap wajah si wanita yang matanya merem melek.
"Nikmat banget, Bal," racaunya.
Badan si wanita ambruk di dada si pria. Si pria terus menggerakan pinggangnya dan membelai rambut si wanita.
"Punya kamu nikmat banget, Non. Aku suka," racau si pria. Si wanita tersenyum dan seketika menyerang bibir si pria. Kembali mereka menikmari ronde kedua dengan rasa bahagia.
...@@@@@...
__ADS_1
usai sudah, besok tinggal bikin konflik, konfliknya nggak berat kok, ringan seringan kapas. ayo tiga pemuda, waktunya menghadapi dunia. Jangan lupa tetap beri dukungan ya? terimakasih