
"Ayo keluarlah Iblis jelek...!, mana perkataan mu yang tidak akan lari dan sembunyi lagi seperti 1 juta tahun yang lalu?, ayo hadapi Dewa Kematianmu ini...!" teriak YoLang yang sudah mengerahkan semua kemampuannya untuk mencari keberadaan sosok Mo Shou sang Dewa Hewan Iblis tersebut tapi tidak dapat ditemukannya.
Dengan perasaan kesal YoLang kembali ke Kawasan Istana Surgawi dimana Lhu Dong sang Dewa Pengetahuan bersama kedua pasangan adik-adiknya sedang bertarung melawan Mo Shen sang Dewa Iblis dan si Burung Hitam Khun Peng, dan sesampainya di arena pertarungan tersebut dia melihat Lhu Dong sedang berhadapan dengan Khun Peng yang dibantu oleh Len Ma dan Bao Jian, sedangkan Lory Mei dan suaminya Bao Qian sedang berhadapan dengan Mo Shen sang Dewa Iblis.
"Lory..., Qian...!, pergi dan bantulah Len Ma dan Bao Jian menghadapi Khun Peng, serahkan Iblis busuk ini kepadaku...!" kata YoLang yang segera mengambil alih pertarungan tersebut.
"Baik kakak...!, berhati-hatilah karena sebelumnya Iblis itu sudah sedikit menyerap aura Kegelapan dari Pasukan Kegelapan yang tewas, jadi kemungkinan kekuatannya sudah bertambah!" kata Lory Mei memberikan informasi yang diketahuinya dengan pasti.
"Hei bocah, siapa kamu sebenarnya?, dan kemana sahabatku Mo Shou!" kata Khun Peng yang terkejut melihat kehadiran YoLang tanpa sahabatnya sang Dewa Hewan Iblis.
"Sahabat Iblis mu itu tidak bernyali!, dia telah pergi meninggalkan kalian berdua, dan sepertinya dia takut menghadapi aku si Bocah Berandal!, hehehe..." kata YoLang dengan sindirannya yang sangat menyinggung hati Khun Peng.
"Bocah brengsek...!, 2 orang temanmu saja tidak bisa mengalahkan aku, apalagi hanya kamu seorang diri?, hahaha..., kemarilah...!, dan bawa nyawamu untuk menjadi sumber kekuatanku!" kata Khun Peng yang kemudian terlihat langsung memberikan serangan spiritual kearah YoLang.
"Energi Kegelapan"
"Kekuatan Burung Hitam"
Whhuunnggg...
Hiiaattt...
Whhuusss..., Bhhoomm...
Whhuusss..., Bhhoomm...
Dengan kemampuan pergerakan tingkat Ilahi yang dimiliki YoLang dia bergerak menghindari serangan-serangan tersebut, dan disisi lain kubah pelindung buatan Lhu Dong sang Dewa Pengetahuan yang melindungi kawasan Istana Surgawi itu terlihat bergetar dengan hebatnya akibat serangan spiritual dari Khun Peng.
Whhuuzzz..., Whhuuzzz...
__ADS_1
"Tabir Semesta"
Setelah melakukan gerakan menghindar YoLang langsung mengerahkan kekuatan tingkat Cosmic miliknya untuk membuat tabir pelindung pada area pertempuran, hal ini untuk menjaga jangan sampai benturan 2 kekuatan yang kuat itu akan menghancurkan bangunan Istana Surgawi yang tidak jauh dari tempatnya bertarung dengan Khun Peng.
"Hahaha..., kerahkan seluruh kemampuanmu bocah!" teriak Khun Peng di sela-sela pertarungan mereka.
"Tatapan Kemarahan Naga Emas"
"Kekuatan Semesta...!, Bangkit...!"
Kali ini terlhat kekuatan YoLang muncul selain dari kedua telapak tangannya juga terkumpul dikedua matanya yang terlihat memancarkan cahaya keemasan, kepulan kabut awan yang menyilaukan mata mulai membentuk pusaran dan semakin lama semakin besar dan berputar lebih cepat dari kedua telapak tangannya.
"Kekuatan Semesta...!, Bergabung...!"
Pusaran kabut awan yang berputar seperti gasing itu mulai menyatu dengan cahaya keemasan yang keluar dari kedua mata YoLang dan semakin membesar, dari dalam pusaran itu terlihat berbagai Kekuatan Elemen mulai menyatu sehingga menjadi sebuah kekuatan yang sangat kuat dan besar.
"Kendali Ruang Kegelapan"
Hiiiaattt...
"Tempat ini sepenuhnya berada dibawah kendali kekuasan kegelapan milikku!, tidak ada satupun kekuatan yang dapat memasukinya!, hahaha..., teknik mu itu hanyalah sampah bocah busuk...!" teriak Khun Peng yang telah menggunakan Teknik Ruang andalannya untuk menguasai tempat pertarungan mereka agar berada dibawah kendalinya.
"Hmm..., hanyalah teknik Ruang tingkat Ilahi seperti itu?, mau kamu pamerkan di hadapanku?, mari kita lihat...!" kata YoLang yang kemudian menggunakan teknik Ruang miliknya yang sudah berada diatas tingkat Ilahi yaitu Tingkat Cosmic.
"Otoritas Ruang Semesta...!, Kuasai...!"
Dalam sekejap area pertempuran antara YoLang sang Dewa Pelindung dan si Burung Hitam Khun Peng yang sebelumnya dipenuhi dengan Energi kegelapan kini berubah dengan sepenuhnya diselimuti kabut awan yang memancarkan cahaya keemasan, terlihat juga pergerakan Khun Peng mulai melambat dan bahkan perlahan mulai terdiam ditempat.
"Bajingan...!, teknik tingkat apa yang kau gunakan ini?, kenapa aku tidak bisa menguasai lagi teknik Ruang tingkat Ilahi milikku?" kata Khun Peng yang mulai terlihat putus asa karena tidak berdaya menghadapi teknik milik YoLang.
__ADS_1
"Teknik Ruang milikku itu?, sengaja aku ciptakan untuk menagih Hutang yang kalian bertiga tanamkan pada 1 juta tahun yang lalu, dan hari ini harus dilunasi dengan kematian kalian bertiga!, Saya YoLang...!, Dewa Pelindung Alam Semesta...!, akan mengambil nyawamu sebagai bayarannya!" teriak YoLang kemudian mengerahkan teknik tingkat Cosmic yang sudah disiapkannya kearah tubuh Khun Peng.
"Kekuatan Semesta...!, Lepas...!"
Seketika dengan kecepatan cahaya pusaran kabut awan itu melesat kearah posisi tubuh Khun Peng yang sedang terpaku melihat kekuatan teknik yang ditunjukkan oleh YoLang sang Dewa Pelindung,
Zhhuunnggg..., Bllaaarrr...
Zhhuunnggg..., Bllaaarrr...
Aaahhkkk..., Aarrgghhkk...
Terdengar suara jeritan kematian dari sosok Khun Peng yang terlihat dengan jelas tubuhnya yang telah dikuasai sepenuhnya oleh Teknik Ruang milik YoLang, mulai dihancurkan oleh kekuatan tingkat Cosmic yang terdiri dari gabungan seluruh Kekuatan Elemen dan Kekuatan Spiritual. Dengan diawali oleh Kekuatan Elemen Cahaya yang melemahkan Kekuatan Kegelapan yang berada didalam tubuh Khun Peng, kemudian disusul oleh Kekuatan Elemen Petir dan Kekutan Elemen Api yang membakar dan menghanguskan daging dan tulang serta diakhiri dengan Kekuatan Spiritual tingkat Cosmic yang meledakkan seluruh isi tubuh Khun Peng sehingga berubah menjadi kabut darah.
Demikian juga dengan Jiwa Khu Peng yang tersisa terlihat masih berusaha untuk melarikan diri, tapi dengan kekuatan teknik Ruang milik YoLang jiwa Khun Peng yang berupa setitik cahaya itu berhasil ditangkap oleh YoLang kemudian dimusnahkan sehingga tidak bisa bereinkarnasi kembali.
Setelah selesai memusnahkan si Burung Hitam Khun Peng, YoLang beralih melihat pertarungan Lhu Dong bersama para pasangan Phoenix Api dan pasangan Kekuatan Rembulan yang sedang memborbardir Mo Shen sang Dewa Iblis.
Dari situasi dan kondisi pertarungan tersebut YoLang melihat Mo Shen yang sedang terdesak karena mendapat serangan Kekuatan Spiritual dari berbagai arah,
"Dewa-dewa busuk...!, beraninya hanya melakukan pengeroyokan?, hahaha..., bertarunglah secara adil, majulah kalian satu persatu melawanku...!" teriak Mo Shen sang Dewa Iblis di tengah ketidakberdayaan nya menghadapi serangan dari seorang Dewa dan 4 sosok para Pilihan Langit.
"Iblis sepertimu masih bicara keadilan di depanku...?, apa kau pikir semua perbuatan kalian selama ini ada keadilan bagi para penghuni Alam Semesta ini?, hahh...!" kata Lhu Dong sang Dewa Pengetahuan.
"Diam kau Dewa Tua Busuk...!, mari hadapi aku secara jantan...!" kata Mo Shen.
"Serahkan dia padaku Guru...!, Lory..., ajak yang lainnya untuk membantu Pasukan Surgawi untuk memusnahkan para Pasukan Kegelapan, dan tinggalkan beberapa sosok untukku, ada sesuatu yang kuperlukan dari mereka!" kata YoLang yang akan mengambil alih pertarungan tersebut.
"Lakukan tugasmu nak...!, dan kalian berempat segera laksanakan apa yang dikatakan kakak kalian itu!" kata Lhu Dong yang kemudian menyerahkan Mo Shen ditangan YoLang, karena sebelumnya walaupun dia sedang bertarung tapi Lhu Dong juga sempat memperhatikan pertarungan YoLang sang Dewa Pelindung dengan Khu Peng dan mengetahui persis bagaimana akhir dari pertarungan tersebut.
__ADS_1