Titisan Dewa 2

Titisan Dewa 2
Menjebak Pemimpin Pasukan Hitam


__ADS_3

Berada diatas punggung Jula YoLang memanfaatkan kesempatan itu untuk beristirahat sejenak, sementara itu BaiShe Po terbang disamping mereka. YoLang telah memerintahkan kepada kedua hewan surgawi tersebut untuk tetap mengedarkan kesadaran spiritual mereka sejauh mungkin, dan membangunkan dirinya apabila mereka merasakan suatu pergerakan atau banyak aura kehidupan.


Sudah hampir 2 jam perjalanan dan mereka saat ini sedang berada diatas wilayah perbatasan antara Kota Xuan Hong dan Kota Duan Hong, YoLang sudah kembali sadar dari istirahatnya dan duduk dengan mata awasnya kearah bawah dan sudah sejauh kemampuan kesadaran spiritualnya dia edarkan tapi belum juga merasakan sesuatu yang mencurigakan.


"Sepertinya pergerakan dari daerah ini telah bergerak terlebih dahulu kearah perbatasan, Po..., Jula...!, kerahkan segala kemampuan kalian berdua untuk secepatnya kita tiba di Kota Duan Hong malam ini!" kata YoLang memberikan perintah kepada kedua Hewan Surgawinya itu.


"Baik tuan muda!"


Whhuuuzzz...


Dengan kecepatan cahaya kedua hewan Surgawi tersebut menambah kecepatannya hingga hanya terlihat seperti 2 titik cahaya yang melesat dengan kecepatan tinggi menuju arah utara, 50 kilometer sebelum berada diatas Kota Duan Hong ketiganya baru merasakan dengan jelas keberadaan sosok hitam dengan aura kegelapan menyelimuti seluruh tubuh mereka.


"Jula..., Po...!, segera masuk kewujud bayangan dan samarkan aura kehidupan kalian, banyak sosok Dewa Spiritual didepan sana" kata YoLang dan dengan segera kedua hewan Surgawi tersebut melakukan apa yang diperintahkan tuan mereka.


Whuuzzz..., Whuuzzz....


YoLang juga melakukan hal yang sama dan ketiga bayangan tersebut bergerak samar mendekati sebuah perkemahan yang terdapat ratusan sosok dari Ras Iblis, Ras Hewan Iblis dan Ras Peri Hitam, keseluruhan sosok tersebut terlihat sedang bersiap untuk bergerak karena masing-masing kelompok Ras berbaris rapi mendengarkan komando dari seorang pemimpin. BaiShe Po yang sudah pernah datang menyelidiki tempat ini merasa heran dan terkejut dengan kehadiran kosentrasi dari Ras Iblis, Ras Hewan Iblis dan Ras Peri Hitam tersebut, karena saat datang beberapa minggu yang lalu dia hanya melihat aktivitas Ras-ras tersebut didalam kota dan tidak ada pergerakan seperti ini. Hal ini dia sampaikan kepada YoLang melalui pesan suara sebagai bahan evaluasi mereka nantinya, YoLang yang melihat keterkejutan BaiShe Po menjadi maklum karena dia sendiri tidak memperkirakan Pasukan Hitam dapat mengumpulkan pasukan yang begitu banyaknya dalam waktu singkat.


Disebuah tenda besar terdapat 4 sosok Demon dengan tingkat kekuatan True God-3 sedang berjaga, sedangkan didalam tenda dapat dilihat dengan jelas oleh YoLang ada 6 orang pemimpin kelompok 100 dengan tingkat kekuatan Dewa Spiritual Berlian tahap 2 sampai tahap 5 dan ada juga terdapat 2 sosok pemimpin diatas mereka yang memiliki tingkat kekuatan tertinggi didalam perkemahan tersebut dengan kekuatan mereka yang sudah berada ditingkat Prajurit Dewa Pemula-18 dan Prajurit Dewa Hijau-5.


YoLang dan kedua Hewan Surgawi peliharaannya itu menatap penuh waspada dengan kekuatan besar yang berada didepan mata mereka, pikiran melayang membayangkan kekuatan serupa yang berada di 2 kota lain dekat perbatasan juga yang sudah berada diperbatasan bahkan yang sudah memasuki Wilayah Penguasa. Walau demikian dia tidak perlu khawatir karena tingkat kekuatannya sudah berada jauh diatas pemimpin-pemimpin kelompok 100 tersebut atau pemimpin diatas mereka, demikian juga dengan tingkat kekuatan kedua istrinya dan 4 Hewan Surgawi yang selalu bersamanya.


YoLang akhirnya membuat keputusan untuk hanya mengeksekusi para pemimpin yang berada didalam tenda tersebut dan membiarkan para pasukannya kehilangan arah sampai mereka kembali kehabitatnya, dia segera memanggil Jula dan BaiShe Po untuk mendekat dan mengepung tenda tersebut serta menghabisi 4 sosok pengawal diluar tenda sedangkan dia sendiri yang akan menyelesaikan 8 sosok pemimpin Pasukan Hitam yang berada didalam tenda.


"Jula..., Po...!, kalan berdua tangani 4 sosok penjaga itu, lakukan dengan cepat dan tanpa suara setelah itu berjagalah diluar tenda, jangan biarkan satupun sosok Pasukan Hitam yang datang mendekati tenda!, segera habisi!"


"Baik tuan muda!"


Whhuuzzz...


Jula dan Po segera melaksanakan tugas yang diberikan YoLang kepada mereka berdua, dan YoLang segera melesat kedalam tenda. Segera YoLang membuat kubah perisai setelah dia berada didalam tenda dengan berwujud bayangan dan tanpa aura kehidupan, 8 sosok pemimpin Pasukan Hitam dari Ras Iblis, Ras Hewan Iblis dan Ras Peri Hitam tersebut terkejut melihat sebuah perisai yang menyelimuti bagian dalam tenda yang mereka tempati.

__ADS_1


"Kabut perisai apa ini?" kata sosok Ras Iblis dengan tingkat kekuatan Prajurit Dewa Hijau-5.


"Awas ada penyusup!" kata sosok Ras Peri Hitam dengan tingkat kekuatan Prajurit Dewa Pemula-18.


"Kerahkan kekuatan kalian dan hancurkan perisai ini!" kata sosok Ras Iblis dengan tingkat kekuatan tertinggi didalam tenda itu, dan dengan segera 7 sosok lainnya mengerahkan teknik terbaik mereka untuk menghancurkan perisai yang dibuat YoLang.


Sreettt..., Bhoomm...


Dhuuaarr..., Dhuuaarr...


"Ahh..., kekuatan perisai jauh berada diatas tingkat kekuatan kita!, berhati-hatilah semua...!, ada sosok kuat tidak berwujud ikut didalam tenda ini" kata sosok terkuat kedua.


"Hahaha..., percuma... kalian hanya buang-buang energi saja untuk mencoba menghancurkan perisai buatanku itu!" suara YoLang bergema didalam tenda.


"Siapa kamu!, tunjukkan wujud aslimu!" kata sosok terkuat.


Whhuuzzz...


"Apakah kalian mencariku?" kata YoLang sambil masih menyerap ingatan para sosok tersebut.


"Bunuh penyusup itu!, aku tidak bisa melihat tingkat kekuatannya karena dia menutupnya dengan perisai" kata sosok terkuat.


Segera dengan kekuatan terbaik mereka menyerang YoLang dari berbagai arah menggunakan berbagai jenis senjata,


"8 Tombak Iblis..., Hiiaattt...!, Dhuuaarr..." serangan dari sosok terkuat dengan kekuatan tingkat Prajurit Dewa Hijau-5.


"Telapak Maut...!, Bhoomm..." serangan sosok terkuat kedua dengan kekuatan tingkat Prajurit Dewa Pemula-18.


"Bayangan Iblis Merebut Sukma...!, hiiyaa..." serangan sosok dengan kekuatan tingkat Dewa Berlian-5.


"Jarum Pengejar Jiwa...!" serangan sosok dengan tingkat kekuatan Dewa Berlian-5.

__ADS_1


"Tebasan Pedang Neraka...!, Hiaattt..." serangan sosok dengan tingkat kekuatan Dewa Berlian-4.


"Tarian Cambuk Neraka...!, Hiyaaa..." serangan sosok dengan tingkat kekuatan Dewa Berlian-4.


"Cakar Serigala Hitam...!, Whuuss..." serangan sosok dengan tingkat kekuatan Dewa Berlian-3.


"Tongkat Iblis Pemusnah Raga...!" serangan sosok dengan tingkat kekuatan Dewa Berlian-2.


Dhuuaarr..., Bhoomm..., Swuushh..., Shuuttt..., Swiinngg..., Cetaarrr..., Swuusshh..., Bruuaakk...


Semua serangan dari 8 sosok pemimpin Pasukan Hitam tersebut tidak ada satupun yang dapat membuat perisai tubuh YoLang retak apalagi hancur, berulang-ulang berbagai teknik serangan mereka lakukan tapi hasilnya sama. Sementara itu YoLang telah selesai menyerap semua ingatan para sosok tersebut dan segera membalas serangan mereka dengan menggunakan kekuatan 50%, hal ini dilakukan YoLang agar tidak merusak perisai yang dia buat untuk melindungi dalam tenda agar efek serangannya tidak meluas keluar dan menimbulkan kerusakan yang besar.


"Mata Jiwa Pembasmi Iblis"


"Cahaya Mengejar Jiwa"


Hiiiaaattt...


Whuuzzz... Zzzeeebb... Bhoomm...


Aahhkkk...


Aahhkkk...


Aahhkkk...


ke delapan sosok tersebut musnah berubah menjadi kabut darah dan berpindah ke Alam Bawah, segera dia membersihkan dan menghilangkan jejak bekas-bekas pertempuran didalam tenda tersebut kembali ke keadaan semula.


YoLang kembali berubah wujud menjadi bayangan dan menghilangkan aura kehidupannya kemudian keluar dan mengajak Jula dan BaiShe Po untuk segera pergi dari perkemahan tersebut, dia mengajak kedua Hewan Surgawinya itu untuk pergi menuju Kota Duan Hong untuk melihat keadaan disana. Darin hasil menyerap ingatan sosok terkuat didalam tenda sebelumnya, dia melihat bahwa Pasukan Hitam bisa mengumpulkan pasukan mereka sebanyak itu dalam waktu singkat karena memanfaatkan penduduk Kota-kota terlarang untuk menjadikan mereka pasukan dengan paksaan. Hal itu sangat mengkhawatirkan YoLang karena dia juga mengetahui teknik menciptakan pasukan secepat itu dengan cara teknik terlarang yang sering dipraktekkan oleh para Ras Iblis, YoLang mulai menyimpulkan satu-persatu temuannya melalui ingatan-ingatan para pemimpin Pasukan Hitam sampai yang terakhir dari sosok pemimpin Pasukan 1.000 yang berada didalam tenda dengan tingkat kekuatan Prajurit Dewa Hijau-5.


Hal ini menandakan bahwa kontribusi terbesar dari gejolak yang terjadi di Alam Dewa ini adalah dari Ras Iblis, sedangkan para Ras Hewan Iblis dan Ras Peri Hitam hanya sebagai pion untuk menjadi tumbal kepentingan mereka.

__ADS_1


__ADS_2