
Melihat kekacauan dan kepanikan yang terjadi diperkemahan para Pasukan Hitam dari Ras Hewan Iblis jenis Demon itu, YoLang segera melesat turun sambil memberikan serangan kejutannya.
"Mata Petir Ilahi"
Dari atas langit perkemahan para Pasukan Hitam tersebut tercipta puluhan mata tombak spiritual disertai kekuatan elemen petir yang membungkus setiap mata tombak tersebut kemudian melesat kebawah dengan cepat.
Shuutt... Shuutt...
Drreett... Jeedeerr...
Drreett... Jeedeerr...
Aahhkk... Aahhkk...
Puluhan anggota Pasukan Hitam dari Ras Hewan Iblis jenis Demon itu terkapar diatas tanah dan tewas dengan tubuh hangus terbakar akibat sengatan petir spiritual dari serangan yang dilakukan YoLang, masih sambil melayang turun dia menambah serangannya untuk lebih membuat kepanikan terhadap ratusan anggota pasukan Hitam tersebut.
"Elemen Cahaya"
"Mata Jiwa Pembasmi Iblis"
Whuutt... Whuutt...
Seketika terbentuk puluhan Mata Tombak Spiritual yang memancarkan cahaya putih menyilaukan mata, kemudian melesat dengan cepat menuju kearah para Pasukan Hitam.
"Cahaya Mengejar Jiwa"
Whhuuzzz... Whhuuzzz...
Puluhan Mata Tombak Spiritual bagaikan memiliki mata sendiri melesat dengan cepat mengarah ketubuh sang Komandan Demon dan para orang anggota Pasukan Hitam Ras Hewan Iblis jenis Demon tersebut.
Jhlleebbb... Dhuuaarr...
Jhlleebbb... Dhuuaarr...
Aahhkk... Aarrghk...
Kembali puluhan anggota Pasukan Hitam tersebut tewas berubah menjadi kabut darah, sementara itu terlihat sang Komandan Demon berjalan menjauh sambil terpincang-pincang karena kaki sebelah kirinya telah hilang akibat terkena serangan mata tombak spiritual yang dilancarkan YoLang.
"Heii...!, kalian serang yang sedang melayang diatas itu, ceppaaattt!" kata sang komandan yang terlihat meringis menahan sakit.
"Serraaannnggg...!" teriak para anggota Pasukan Hitam sambil mengirim serangan senjata rahasia kearah tubuh YoLang yang sedang melayang diudara.
"Belati Pemusnah Raga"
Hiiiaaattt...
Whuutt... Whuutt...
Dhuuaarr... Dhuuaarr...
"Jarum Pelanduk Hitam"
Hiiiaaattt...
Shuutt... Shuutt...
Dhuuaarr... Dhuuaarr...
Puluhan belati spiritual dan jarum beracun melesat dengan cepat menuju kearah YoLang yang sedang melayang diudara, dan dengan segenap kemampuannya YoLang segera melesat menghindar sehingga semua serangan senjata rahasia tersebut hanya menemui tempat yang kosong.
"Bayangan Ilahi"
Hiiaattt...
__ADS_1
Whhuuzzz... Whhuuzzz...
Kemudian sekaligus YoLang balas menyerang kearah para Pasukan Hitam yang menyerangnya.
"Mata Petir Ilahi"
Shuutt... Shuutt...
Drreett... Drreett...
Jeedeerr... Aahhkk...
Jeedeerr... Aahhkk...
Dari atas langit YoLang melihat puluhan anggota Pasukan Hitam tersebut tewas berubah menjadi kabut darah, dan disisi lainnya YoLang melihat JuLa dan BaiShe Po juga sedang terlibat dengan pertarungan sengit karena menghadapi puluhan sosok Demon anggota Pasukan Ras Hewan Iblis.
@JuLa
"Sayap Bayangan Rajawali"
Whuuzz... Whuuzz...
"Elemen Cahaya"
"Tarian Badai Rajawali"
Whuuss... Whuuss...
Dhuuaarr... Aarrghk...
Dhuuaarr... Aarrghk...
@BaiShe Po
"Lingkaran Cahaya Ular Putih"
Whuuzz... Whuuzz...
"Sapuan Ekor Petir"
Drreertt... Drreertt...
Jeeddeerr... Aahhkk...
Jeeddeerr... Aahhkk...
Serangan kedua Hewan Surgawi tersebut membuat puluhan sisa anggota Pasukan Hitam, Ras Hewan Iblis jenis Demon yang tingkat kekuatan mereka berada ditingkat Holy Emperor-1 sampai Holy Emperor-4 berubah menjadi kabut darah.
"Bajingan!, rasakan seranganku ini!" kata sosok wakil komandan pasukan demon dengan tingkat kekuatan yang berada ditingkat Dewa Spiritual Perak-2 mencabut pedangnya kemudian menyerang JuLa.
"Pedang Siluman 7 Bintang"
Hiiiaaattt...
Swiiinngg... Swiiinngg...
Whuuss... Dhuuaarr...
Whuuss... Dhuuaarr...
Dengan gesitnya JuLa menghindar.
"Saya Bayangan Rajawali"
__ADS_1
Whuuzz... Whuuzz...
Kemudian JuLa membalas serangan tersebut.
Elemen Cahaya"
"Tarian Badai Rajawali"
Whuuss... Whuuss...
Dhuuaarr... Ahhhkk...
Dhuuaarr... Aarrghk...
Sang wakil komandan pasukan demon tersebut terkulai lemah dan tak berdaya diatas tanah pijakannya kemudian tewas beberapa saat kemudian, disisi lain BaiShe Po juga sedang melayani serangan dari seorang wakil komandan iblis Ras Hewan Iblis yang tingkat kekuatannya sudah berada ditingkat Dewa Spiritual Perak-1
"Tarian Siluman Bintang"
Swiinngg... Swiinngg...
Dhuuaarr... Dhuuaarr...
Ledakan serangan bilah pedang spiritual dari sang wakil komandan hanya mengenai tempat kosong karena dengan kecepatan cahaya BaiShe Po menghindar serangan tersebut, dan mengakibatkan tanah dibekas pijakan BaiShe Po terdapat lobang besar yang menganga dan kemudian mengirim serangan balasannya terhadap sosok wakil komandan pasukan demon tersebut.
"Lingkaran Cahaya Ular Putih"
Whuuzz... Whuuzz...
"Sapuan Ekor Petir"
Hiiiaaattt...
Drreerrtt... Drreerrtt...
Jeeddeerrr... Aahhkk...
Jeeddeerrr... Aarrghk...
Wakil komandan pasukan demon tersebut berubah menjadi kabut darah, setelah melihat tidak ada lagi anggota kelompok Pasukan Ras Hewan Iblis yang hidup maka YoLang, JuLa dan BaiShe Po membersihkan lokasi bekas pertempuran itu dengan menguburkan mayat para anggota Pasukan Ras Hewan Iblis jenis Demon itu.
"JuLa..., Po..., ayo kita lanjutkan perjalanan kita dan Po aku akan naik diatas punggungmu, dan kamu JuLa terbanglah didekat kami, kita akan melanjutkan perjalanan kearah timur wilayah utara ini, karena aku ada merasakan banyak aura kehidupan datang dari arah sana!" kata YoLang menjelaskan kepada 2 hewan surgawi peliharaannya itu.
"Baik tuan muda...!, kami siap melaksanakan perintah!" kata JuLa dan BaiShe Po bersamaan. Kemudian mereka berdua berubah wujud kembali menjadi seekor Rajawali Dua Alam dan Sekor Ular Putih yang bersayap.
Whhuuzz... Whhuuzz...
Khhaakk... Zzzzzzzz...
Kemudian melesat terbang keatas langit membawa sang tuan menuju kearah timur wilayah utara tersebut.
Whhuuusss...
Hari masih gelap dan tanda-tanda sang surya akan menampakkan dirinya sudah terlihat dengan kicauan sahut menyahut dari para burung hutan ditambah dengan kokok ayam hutan jantan di seantero kawasan hutan Wilayah Terlarang.
"Ada banyak aura kehidupan dari arah sana, ayo Po!, bawa kita kesana" kata YoLang yang merasakan aura kehidupan di jarak 30 kilometer didepan mereka.
"Baik tuan muda...!" kata BaiShe Po kemudian melesat lebih cepat dan diikuti JuLa yang terbang disampingnya.
Whhuuuzzz....
Di jarak 1 kilometer kembali YoLang mengedarkan kesadaran spiritualnya dengan lebih fokus kearah sebuah Kota dihadapan mereka, kemudian memerintahkan kedua Hewan Surgawi peliharaannya itu untuk terbang lebih tinggi lagi agar tidak terlihat ataupun dirasakan aura keberadaan mereka oleh orang-orang dibawah mereka. Dari hasil penglihatan dan pendengarannya YoLang mengetahui bahwa mereka berada diatas Kota Mung Lung kawasan Wilayah Terlarang, berbagai jenis Ras kelompok Pasukan Hitam yang sudah beraliansi terlihat mendiami Kota tersebut walaupun tidak terlihat adanya pergerakan yang mencurigakan. Setelah menandai lokasi strategis yang berada dipinggiran Kota, YoLang memerintahkan BaiShe Po untuk bergerak kearah selatan karena dia merasakan ada pancaran aura kehidupan dari arah tersebut.
Whhuuuzzz...
__ADS_1
2 Jam setelah matahari terbit, dari atas ketinggian langit terlihat 2 titik hitam melesat dengan cepat mengarah keselatan Wilayah Terlarang, YoLang yang berada diatas punggung BaiShe Po lebih memfokuskan kesadaran spiritualnya terhadap sebuah Kota yang berjarak 5 kilometer dari posisi mereka. Dari penglihatan dan pendengarannya YoLang mengetahui Kota didepannya itu bernama Kota Xuan Hong dengan status sebagai Kota Ras Terlarang karena didalamnya hanya ada 1 Ras yang mendiaminya sedangkan Ras lain walaupun sudah beraliansi tapi tidak diperbolehkan tinggal lebih dari 6 jam, selebihnya harus segera meninggalkan Kota Xuan Hong itu. Ras Peri Hitam sebagai Penguasa Kota hanya mengijinkan Kaum mereka yaitu Peri Hitam jenis Mage Warlock dan Dark Elf.
Dalam pikiran YoLang para Ras Peri Hitam ini membuat peraturan yang aneh karena bagi sesama aliansi Pasukan Hitam tidak ada batasan untuk hidup berdampingan, tapi anehnya di Kota ini ada peraturan yang melarang adanya Ras Lain yang diperbolehkan untuk tinggal bersama.