
Ratusan anggota Pasukan Hitam akhirnya melarikan diri setelah melihat hampir semua pemimpin mereka dari yang tertinggi sampai pemimpin kelompok kecil tewas, dan masih ada beberapa yang sedang dikejar oleh YoLun dan Mayang. Para anggota pasukan itu lari kembali menuju kearah tempat asal mereka Kota Duan Hong, dan YoLang yang melihat Pasukan Hitam yang secara tidak langsung menyatakan menyerah karena mereka tidak lagi melakukan perlawanan langsung menghentikan pertempuran.
"Istri-istriku berhenti!, biarkan mereka pergi" kata YoLang kepada YoLun dan Mayang yang masih melakukan pengejaran terhadap 2 sosok pemimpin kelompok kecil dan pasukannya.
"Baiklah suamiku...!, akan akan melepaskan mereka!" kata YoLun kemudian kembali ditempat sang suami berada.
"Jula!, pimpin yang lainnya untuk membereskan sisa-sisa pertempuran ini, kuburkan mayat-mayat itu!" perintah YoLang kepada para Hewan Surgawinya.
"Baik tuan muda!, kami siap melaksanakan perintah!" kata Jula.
Setelah membersihkan lokasi bekas pertempuran dan beristirahat untuk mengembalikan Energi Spiritual mereka yang terkuras akibat pertempuran, kembali mereka melanjutkan perjalanan kearah sebelah barat Wilayah Terlarang untuk mencari kelompok Pasukan Hitam lainnya.
YoLang meyakini bahwa dari arah mereka datang setidaknya ada 3 kelompok besar Pasukan Hitam yang berasal dari Kota Duan Hong yang barusan mereka sergap, dan masih ada lagi yang datang dari Kota Xuan Hong dan Kota Mung Lung dan dia memperkirakan jumlah dan kekuatan kedua kelompok besar Pasukan Hitam itu sama dengan yang sebelumnya mereka sergap dan kalahkan.
Diatas Langit perbatasan antara Wilayah Terlarang dan Wilayah Penguasa, kelompok YoLang mengamati sepanjang jalur lintas dibawah mereka. YoLang sudah merasakan banyak aura kehidupan dari 2 kelompok besar yang berada didepan mereka, mereka sudah merasakannya sejak dari jarak 50 kilometer dan kali ini mereka akan lebih berhati-hati lagi karena didepan mereka akan bertemu sekaligus dengan 2 kelompok besar yang jumlahnya paling sedikit ada sekitar 3.000 anggota Pasukan Hitam gabungan dari sosok Ras Iblis, Ras Hewan Iblis dan Ras Peri Hitam.
YoLang berhenti dan menjaga jarak mereka dengan 2 kelompok besar itu dengan hanya menyisakan jarak 5 kilometer, walaupun mereka masih dalam wujud bayangan dan menghilangkan aura kehidupannya tetap saja YoLang khawatir karena dia merasakan ada 2 sosok misterius yang tidak bisa dia lihat tingkat kekuatan mereka padahal tingkat kekuatannya sudah berada di Ranah Raja Dewa.
"Kalian tetap berada disini, u akan masuk lebih dekat untuk melihat jumlah dan tingkat kekuatan mereka yang sesungguhnya!" kata YoLang menjelaskan.
"Baik suamiku, berhati-hatilah!" kata Mayang.
YoLang dengan wujud bayangan kemudian melesat lebih jauh kedalam kelompok besar Pasukan Hitam, dia mendekati para pemimpin kelompok itu terutama pemimpin besar mereka yang bada didepan. YoLang mulai menghitung dan mencuri dengar informasi-informasi yang bisa dia dapatkan dari para pemimpin kelompok itu, dia fokus pada 2 sosok misterius yang menjadi kekhawatirannya itu.
Kedua sosok misterius itu terlihat sebagai sosok Ras Manusia tapi tidak memancarkan warna aura kehidupannya, YoLang hanya dapat melihat secara samar ada sebuah kotak hitam dalam tubuh mereka dan berada persis didekat organ hati seperti dantian tengah miliknya. Dengan bersusah payah dia mencoba menyerap ingatan kedua sosok tersebut secara halus untuk mencari tahu siapa sebenarnya mereka, YoLang yang saat ini berlindung dalam bayangan sosok pemimpin besar kelompok Pasukan Hitam dari Kota Mung Lung yang tingkat kekuatannya sudah berada ditingkat Jendral Dewa Baja tahap 10, sedangkan pemimpin yang berasal dari Kota Xuan Hong berada ditingkat Jendral Dewa Perak tahap 29. Untuk para pemimpin 100 dan pemimpin kelompok kecil tingkat kekuatan mereka hampir sama dengan yang sebelumnya sudah dia kalahkan.
YoLang sudah 2 kali mencoba untuk menyerap informasi yang berada dikepala kedua sosok misterius itu tapi semuanya gagal, teknik mata lembutnya yang adalah teknik melihat pikiran orang lain sudah berada ditingkat Ilahi. Teknik ciptaannya itu dapat digunakan kepada sosok yang berada 2 tingkat diatasnya, tapi kenyataannya sekarang dia tidak bisa menggunakan teknik tersebut terhadap 2 sosok misterius tersebut. Akhirnya dia melakukannya kepada kedua pemimpin kelompok besar untuk mencari tahu hubungan diantara mereka sambil dia berharap ada informasi tentang kedua sosok misterius tersebut, YoLang hanya membutuhkan waktu singkat untuk menyerap semua isi pikiran 2 sosok pemimpin besar Pasukan Hitam yang berasal dari Kota Mung Lung dan dari Kota Xuan Hong tersebut.
YoLang kemudian kembali ketempat persembunyian kedua istrinya dan 4 Hewan Surgawi peliharaannya,
"Disana ada 2 sosok kekuatan besar yang aku sendiri belum yakin bisa mengatasinya, juga ada 2 sosok pemimpin besar yang tingkat kekuatannya sudah berada ditingkat Jendral Dewa Perak-29 dan Jendral Dewa Baja-10, untuk para pemimpin kelompok 100 yang berjumlah 32 orang masih bisa ditangani oleh kedua istriku karena mereka semua berada ditingkat Prajurit Dewa Hijau-10, dan untuk para pemimpin kelompok kecil bisa kalian berempat hadapi" kata YoLang menjelaskan jumlah dan tingkat kekuatan didepan mereka saat ini.
__ADS_1
"Baik kami akan memperhatikan dan menghadapi kekuatan yang hanya bisa kami atasi tuan muda!" kata Jula.
"Persiapkan segala sesuatunya, aku berharap kalian berhati-hati dan jangan sampai terluka, prioritaskan keselamatan kalian dan gunakan semua artefak dan sumber daya yang kalian miliki, jangan sungkan!, kerahkan semua kemampuan dan kekuatan kalian untuk secara cepat menyelesaikan pertarungan!" kata YoLang menekankan perhatian dan kosentrasi mereka pada pertempuran nanti.
"Siap laksanakan tuan muda!" kata BaShe Po sambil memberi semangat kepada ketiga Hewan Surgawi lainnya.
"Bagus!, mari kita lakukan!, biarkan aku lebih dulu menyerang para pemimpin besar mereka, setelah terjadi kekacauan, mulailah kalian melakukan penyisiran dari pinggiran barisan!" kata YoLang menjelaskan strategi pertempurannya.
Whuuzzz..., Whuuzzz...
Secepat kilat ketujuh bayangan itu melesat mengambil posisi mereka masing-masing dengan target yang sudah disesuaikan dengan tingkat kekuatan mereka, hanya berselang beberapa menit terdengar ledakan besar dibagian depan tempat para pemimpin kelompok besar Pasukan Hitam berada.
Dhhuuuaaarrr..., Bhhooommm...
"Pergilah kalian ke Alam Bawah, tempat dimana seharusnya kalian berada!" teriak YoLang dari ketinggian atas langit.
"Bajingan terkutuk!, menyerang dari belakang?, hahaha..., bocah licik sepertimu yang harus pergi ke Alam Bawah!, terimalah seranganku ini...!" kata pemimpin kelompok besar Pasukan Hitam yang berasal dari Kota Xuan Yong.
"Sinar Api Neraka"
Hiiaattt...
Puluhan serangan Bola Api dari sosok pemimpin kelompok besar itu kearah YoLang berada diatas ketinggian 20 meter diatas langit, serangan berikutnya kemudian disusul oleh pemimpin kelompok besar lainnya yang berasal dari Koa Mung Lung.
"Mata Tombak Jiwa Neraka"
Hiiaattt...
Whuuttt..., Dhuarrr...
Whuuttt..., Dhuarrr...
__ADS_1
Kedua serangan Bola Api dan Mata Tombak spiritual itu melesat dengan cepat menuju kearah YoLang, dan diapun dengan sigap telah mengerahkan kemampuan dan kekuatan penuh yang sudah berada dipuncak tingkat Raja Dewa Sejati. Seluruh tubuhnya sudah dipenuhi kabut perisai yang tidak akan bisa ditembusi oleh serangan spiritual sosok dengan kekuatan yang sama dengan tingkatan yang dia miliki, YoLang bergerak zig zag secepat cahaya untuk menghindari hantaman b ola api dan mata tombak spiritual tersebut.
Whuuzzz..., Whuuzzz...,
Kemudian dia menghilang dari pandangan dan muncul dari arah samping kanan para penyerangnya kemudian mengirim serangan spiritualnya secara tiba-tiba,
"Bayangan Ilahi"
"Amukan Badai Naga"
Hiaattt...
Whuusss..., Whuusss...,
YoLang menghilang lagi dan kembali muncul disamping kiri dan melakukan serangan keduanya,
"Cahaya Mengejar Jiwa"
"Mata Jiwa Pembasmi Iblis"
Hiaattt...
Swiingg..., Swiingg...,
Kembali dia menghilang dengan sangat cepat menggunakan teknik bayangan Ilahi, apalagi saat dia berada dalam wujud bayangan maka mata para penyerangnya tidak akan bisa mengikuti pergerakan YoLang. Dia kembali muncul diatas langit dan melakukan serangannya yang ketiga,
"Langkah Cahaya"
"Niat Pedang"
"Pedang Cahaya Mengejar Jiwa"
__ADS_1
Hiiaattt...
Shuuttt..., Shuuttt..., Shuuttt...,