
Dhhuuaarrr..., Dhhuuaarrr...
Bhoommm..., Bhoommm...
Serangan YoLang yang berasal dari 3 sisi yaitu sebelah kiri, kanan dan dari atas, membombardir kawasan dimana para Pasukan Hitam Berada. Area seluas hampir 1 kilometer hancur menewaskan ribuan para anggota pasukan dan para pemimpin kelompok kecil dan kelompok 100 yang banyak diantara mereka berubah menjadi kabut darah dan ada juga yang tubuhnya hancur berkeping-keping, Kedua istri YoLang dan 4 Hewan Surgawi yang bersamanya tertegun melihat kerusakan yang ditimbulkan akibat serangan spiritual YoLang.
"Sungguh mengerikan serangan seorang Raja Dewa Sejati tahap 39, apalagi dilakukan dengan mengerahkan kekuatan penuh!" kata Jula.
"Benar!, tuan muda YoLang telah mengerahkan kekuatan penuhnya, ayo kita menyebar dan menyelesaikan pekerjaan yang sudah tuan muda mulai!" kata BaiShe Po mengajak para Hewan Surgawi lainya termasuk kedua istri YoLang untuk menghadang dan mengejar anggota pasukan dan pemimpin kelompok kecil dan kelompok 100 yang tercerai berai.
YoLang mash berhadapan dengan 2 sosok pemimpin kelompok besar dan 2 sosok misterius, masih dengan kondisi dipuncak kekuatannya YoLang senantiasa melesat untuk menghindari benturan kekuatan sekaligus secara bersamaan dengan keempat sosok tersebut. Dia mencari celah untuk mengalahkan mereka satu persatu, tapi terlihat keempatnya juga mencari kesempatan untuk melancarkan serangan secara bersamaan.
"Menyerahlah bocah licik!, kau tidak bisa mengalahkan kami berempat" kata sosok pemimpin kelompok besar dengan tingkat kekuatan Jendral Dewa Baja-10.
"Hahaha..., anak setan!, bisanya hanya lari kesana kemari, tunjukkan dirimu yang jantan, aku akan memberikan kematian yang cepat kepadamu!" kata sosok pemimpin kelompok besar dengan tingkat kekuatan Jendral Dewa Perak-29.
YoLang masih bergerak mencari celah untuk mencoba memberikan serangan terbaiknya terhadap sosok misterius yang sampai detik ini belum bisa dia lihat bahkan tidak dapat dia rasakan tingkat kekuatan maupun aura kehidupan mereka dari jenis Ras apa, YoLang masih menganggap bahwa kekuatan kedua sosok tersebut berada minimal 2 tingkat diatasnya dan jika dia mengerahkan kekuatan penuhnya ditambah kekuatan Materai sebagai Dewa Penguasa miliknya maka tingkat kekuatan mereka akan seimbang.
Setelah beberapa kali melakukan gerakan zig zag dia melihat sebuah kesempatan bagus untuk menyerang salah satu sosok misterius itu dari arah samping kiri, dengan segera dia mengeluarkan Pedang Cahaya miliknya dan mengerahkan Niat Pedang.
"Bayangan Ilahi"
"Niat Pedang"
Whuunnggg...
Pedang Cahaya mulai melayang dan mengikuti gerakan tangan Yolang,
__ADS_1
"Elemen Cahaya"
Whuuzzz...
Dalam sekejap kekuatan elemen cahaya yang terlihat seperti sinar berwarna putih mulai menyelimuti seluruh sisi bilah pedang tersebut,
"Pedang Cahaya Mengejar Jiwa"
Swiinggg..., Craasshh...
Swiinggg..., Dhuuaarr...
Swiinggg..., Bhoomm...
Aahhkk..., Hooeekkhh...
Yolang kemudian berubah wujud kembali sebagai sosok manusia dan menatap sosok misterius yang tersisa dengan keyakinan bahwa sosok misterius tersebut hanya menggunakan sebuah Artefak Pelindung dan Penyamaran Aura serta Tingkat Kekuatan sehingga YoLang tidak bisa melihat ataupun merasakan keberadaan kekuatan mereka dan jenis Ras seperti apa mereka itu.
Dengan wajah kebingungan sosok misterius itu melihat kekuatan yang ditunjukkan YoLang, sook tersebut terlihat ragu dan berencana untuk melarikan diri tapi YoLang telah waspada dan sudah menyiapkan serangan khusus untuknya.
"Langkah Cahaya"
"Seribu Tangan Dewa"
"Elemen Petir"
Seketika puluhan wujud spiritual telapak tangan yang terbungkus dengan Kekuatan Elemen Petir melesat dengan kecepatan cahaya menuju kearah sosok misterius yang tersisa,
__ADS_1
Bhuukkk..., Jedeerrr...
Dheesss..., Jedeerrr...
Hanya dengan 2 pukulan spiritual telapak tangan petir sosok tersebut hancur berkeping-keping tak berbentuk dan tewas seketika, YoLang melihat kearah barisan Pasukan Hitam yang masih berjumlah ribuan itu sudah kocar-kacir, mereka tidak terkendali lagi karena hampir semua pemimpin mereka mulai dari pemimpin kelompok kecil, kelompok 100 sampai pemimpin kelompok besar telah tewas oleh YoLang dan ada beberapa dilakukan oleh YoLun dan Mayang terhadap kelompok yang berada dibagian tengah dan belakang.
Keempat Hewan surgawi juga terlihat sibuk menyerang dan membantai hampir semua anggota Pasukan Hitam yang masih bertahan, tapi banyak dari mereka yang melarikan diri menyelamatkan nyawa mereka dari serangan YoLang dan kedua istrinya serta 4 Hewan Surgawi miliknya.
YoLang kemudian melihat sisa tubuh sosok misterius pertama yang tersisa badannya saja tanpa kedua tangan dan kakinya, dia memeriksa bagian dalam tubuh itu yang pernah dilihatnya terdapat sebuah kotak hitam yang berada didekat organ hati. YoLang bermaksud memeriksa keberadaan otak hitam tersebut dan apa fungsinya, dengan berhati-hati dia memasukkan tangannya untuk mencari keberadaan kotak tersebut didalam tubuh yang hampir hancur tersebut.
Setelah menemukan kotak tersebut dia menariknya keluar secara paksa dan melihat bahwa benda tersebut mempunyai bentuk seperti organ bagian dalam makhluk hidup dan mempunyai banyak jaringan urat dan saraf, YoLang menganalisa benda berbentuk kotak tapi tanpa ada sudut di empat ujung sisinya yang walaupun sudah tercabut dan terpisah dari tubuh pemiliknya benda tersebut masih bergerak seperti mempunyai kehidupan sendiri. Benda tersebut terpasang dan terhubung dengan seluruh jaringan kehidupan dalam tubuh sosok misterius tersebut, dan YoLang mulai meyakini bahwa benda tersebut hasil buatan pemimpin tertinggi Ras Iblis yang mereka sebut sebagai Sistim Kekuatan Hitam. Pemimpin Ras Iblis kala itu membuat benda itu agar para pengikutnya dapat dengan instan meningkatkan tingkat kekuatan mereka, Sistim tersebut merupakan gabungan dari banyak teknik kultivasi terlarang milik Ras Iblis kemudian disatukan dimasukkan dalam satu wadah berupa kotak hitam dan kemudian ditanamkan kepada sosok pilihan dari para Ras Iblis.
Dulunya pemimpin tersebut bergelar Dewa Iblis dan dia juga yang telah membantai saudara-saudara dari kelima Gurunya dan membuat Alam Surgawi kacau balau, YoLang kemudian membuat sebuah perisai khusus untuk melindungi kotak hitam tersebut dan menyimpannya didalam cincin jiwanya dan berencana akan menyelidikinya nanti sat dia memiliki waktu luang lebih banyak lagi.
Pertempuran telah selesai, ribuan mayat anggota Pasukan Hitam bergelimpangan dibekas lokasi pertempuran itu, kawasan hutan disekitar itu juga menjadi hancur akibat terkena pukulan dan serangan spiritual. YoLang kemudian memerintahkan agar mereka semua menguburkan seluruh mayat dan membersihkan bekas-bekas pertempuran serta menghilangkan seluruh jejak aura kehidupan yang tersisa dari para anggota Pasukan Hitam.
"Kita akan melanjutkan perjalanan dan kembali kita aka mengunjungi kawasan Danau Tiga Dimensi untuk melihat situasi disana!" kata YoLang kepada para pengikutnya.
"Baik suamiku!, kami akan ikut kemanapun kamu pergi" kata YoLun yang diiyakan oleh Mayang.
"Tidak...!, untuk sementara ini kalian para wanita akan aku kirim ke dunia jiwaku untuk beristirahat dan mengembalikan stamina dan kekuatan spiritual kalian yang hampir habis itu!, dan saat dibutuhkan kalian akan aku tarik keluar" kata YoLang menjelaskan.
"Hmm..., baiklah kalau itu yang menjadi keiginanmu!, kami menurutinya saja" kata Mayang.
"Baik, setelah memulihkan diri kalian tetap bersiaga karena aku akan menarik kalian sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan terlebih dahulu!"
Kemudian YoLang mengirim YoLun, Mayang, Juli dan BaiShe Shou kedalam dunia jiwanya, semenara itu YoLang, Jula dan BaiShe Po kembali masuk kedalam wujud bayangan dan segera melesat pergi kearah Danau Tiga Dimensi dengan kecepatan penuh.
__ADS_1