Titisan Dewa 2

Titisan Dewa 2
Masa 100 hari


__ADS_3

Kedatangan YoLang ke Dimensi Bulan dimanfaatkan dengan baik oleh QuanShen Lian dan MuaShen Qingyi yang adalah 2 sosok Ras Dewa dari Kaum Lord Moon yang dikenal sebagai Kaum Pemuja Bulan, dan saat ini mereka berada disebuah tempat yang mempresentasikan sosok Dewi Rembulan yang adalah Pemimpin dan Penguasa Alam Bulan walaupun pada kenyataannya Dimensi Bulan ini adalah hasil buatan sang Kaisar Dewa untuk mengenang sosok istri yang dicintainya yaitu Dewi Rembulan ibu dari Dewi Peri Alura.


Menurut kebiasaan dan kepercayaan para Kaum Lord Moon bahwa setiap tahunnya akan ada seorang yang terpilih untuk mendapatkan berkah dari sang Dewi, dan proses terpilihnya itu dilihat dan dinilai oleh sang Dewi sendiri dari segi seberapa banyak dan tulusnya sosok tersebut berbuat baik. QuanShen Lian dan MuaShen Qingyi merasakan bahwa mereka berdua adalah menjadi yang terpilih saat ini, sehingga bisa mendapatkan kesempatan berada di tempat kediaman Dewi pujaan Kaum mereka itu. Hal itu ditambah juga dengan kepadatan Energi Semesta yang sangat banyak didalam Istana Putih Dimensi Bulan tersebut sehingga kedua sosok Ras Dewa dari Kaum Lord Moon itu mengganggap itulah berkah untuk mereka yang diberikan oleh sang Dewi Rembulan, QuanShen Lian dan MuaShen Qingyi mulai berkultivasi menyerap Energi Semesta itu yang menurut catatan bahwa Energi tersebut hanya berada di Alam Surgawi dan di sana disebut juga dengan Energi Surgawi.


Sementara itu para Hewan Surgawi merasa berada kembali di Alam dimana mereka dilahirkan dan seharusnya berada, pasangan Gajah Terbang yaitu Maha Patih dan Maha Rani mengajak pasangan Rajawali Dua Alam yakni Jula dan Juli serta BaiShe Po dan BaiShe Shou yang adalah sepasang Ular Putih untuk mengenang masa-masa mereka berada di Alam Surgawi sambil berkultivasi didalam Istana Putih milik Dewi Peri Alura tersebut.


Tingkat kepadatan Energi Semesta 100 kali lebih besar dari pada Energi Dewa, sehingga sosok dengan tingkat kekuatan yang masih berada di Ranah Kekuatan Alam Dewa akan mendapatkan terobosan kenaikan tahap berkali-kali lipat jika berkultivasi, hanya saja untuk menyerap Energi Semesta ini hanya bisa dilakukan oleh sosok Ras Dewa, Hewan Surgawi, pemilik jenis Tubuh Khusus atau sosok Ras lainnya yang tingkat kekuatan atau kultivasinya sudah berada di Ranah Kekuatan Alam Surgawi karena kalau diluar syarat tersebut sosok yang mencoba menyerap Energi Semesta ini tubuhnya akan meledak.


Disisi lain Istana Putih tersebut terlihat 12 sosok Peri Putih pelayanan dan pengawal Dewi Peri Alura dengan tingkat kekuatan mereka yang sudah berada di Ranah Tengah Kekuatan Alam Surgawi dengan tingkat Jendral Dewa Giok, sedang bersantai dan saling berbincang dan terlihat senang dengan kedatangan sosok YoLang yang mereka sebut sebagai tuan Penolong. Hal ini disebabkan karena mereka mengetahui semua perjalanan kehidupan junjungan mereka yaitu Dewi Peri Alura sejak dia masih bayi, kemudian karena bencana 1 juta tahun lalu di Alam Surgawi harus mengalami pengungsian dan terdampar ke Alam Fana kemudian oleh ayahnya sang Kaisar Dewa maka untuk anak terkasih nya Alura dibuatkan sebuah Dimensi Khusus untuknya yang berada di Alam Dewa yaitu Dimensi Bulan dimana dia dan 12 pelayan dan pengawalnya tinggal sampai saat ini.


Para pelayan dan Pengawal itu diberitahu oleh junjungan mereka bahwa akan ada saatnya mereka kembali ke Alam Surgawi jika sang Tuan Penolong datang menjemput mereka, dan mereka juga mengetahui bahwa sang Tuan Penolong adalah seorang Dewa Sejati calon Pemimpin dan Penguasa Alam Semesta dan juga adalah suami junjungan mereka Dewi Peri Alura yang saat ini tingkat kekuatannya berada di Ranah Tengah Kekuatan Raja Dewa dan berada ditingkat Raja Dewa Langit tahap 35 sedangkan YoLang sang Tuan Penolongnya berada ditingkat Raja Dewa Sejati tahap 39 sehingga ada perbedaan 2 tingkatan kekuatan diantara mereka berdua dengan Alura yang berada 2 tingkat diatasnya.


"Kakak Ying...!, apakah Yang Mulia Putri ada memberi perintah untuk kita? atau kita hanya harus menunggu selama mereka berkultivasi?" tanya sosok Peri Putih kepada sosok yang dipanggilnya kakak Ying tersebut.


"Tidak ada Yue ShiEr!, mungkin Yang Mulia Putri terlalu senang dan gembira dalam menyambut sang Tuan Penolong sehingga langsung larut dalam kebahagiannya!" kata Valis Yue Ying sang Pemimpin dan Pengawal Dewi Peri Alura dengan tingkat kekuatan Jendral Dewa Giok tahap 29.

__ADS_1


12 Pelayan dan Pengawal Dewi Peri Alura


- Valis Yue Ying \= Jendral Dewa Giok 29


- Valis Yue Er \= Jendral Dewa Giok 25


- Valis Yue San \= Jendral Dewa Giok 25


- Valis Yue Si \= Jendral Dewa Giok 25


- Valis Yue Wu \= Jendral Dewa Giok 22


- Valis Yue Qi \= Jendral Dewa Giok 22


- Valis Yue Ba \= Jendral Dewa Giok 22

__ADS_1


- Valis Yue Jiu \= Jendral Dewa Giok 20


- Valis Yue Shi \= Jendral Dewa Giok 20


- Valis Yue Shiyi \= Jendral Dewa Giok 20


- Valis Yue ShiEr \= Jendral Dewa Giok 20


"Kalau begitu..., sebaiknya kita bersiap!, karena siapa tau dengan kedatangan Tuan Penolong kita akan segera kembali ke Alam Surgawi?" kata Valis Yue Si.


"Kemungkinan itu benar, dan kita tidak perlu mempersiapkan sesuatu!, karena untuk kalian ketahui...!, Istana Putih ini akan dengan secara otomatis ikut berpindah jika Yang Mulia Putri pergi, sebab kata Yang Mulia Putri, Istana Putih ini sudah menjadi salah satu bagian dari tubuhnya sehingga akan mengikuti kemanapun Yang Mulia Putri pergi dan berada!" kata Valis Yue Ying menjelaskan.


"Baiklah!, kalau begitu kita akan menunggu Yang Mulia Putri bersama Tuan Penolong selesai dengan kultivasi mereka!" kata Valis Yue ShieEr yang adalah sosok anggota termuda diantara para Pelayan dan Pengawal Dewi Peri Alura tersebut.


Istana Putih tempat kediaman Dewi Peri Alura memiliki sebuah ruangan khusus yang dinamakan Ruang Nirwana, ruangan itu hanya bisa didatangi oleh anggota keluarga atau orang-orang terdekat dan para bawahan sang Penguasa Istana Putih tersebut, disamping itu terdapat ruangan-ruangan besar lainnya yang peruntukkannya sama seperti istana-istana lainnya seperti Aula Pertemuan, ruang makan, ruang tamu, gudang, dapur dan kamar-kamar tamu serta pelayan yang jumlahnya ada puluhan.

__ADS_1


Didalam Ruang Nirwana terdapat kamar tidur pribadi milik Dewi Peri Alura yang dibuat khusus oleh ayahnya sang Kaisar Dewa karena disamping kiri dan kanan terdapat Energi kekuatan sosok-sosok terdekat dengan Alura yaitu disisi kanan terdapat sisa Energi Kekuatan Dewi Rembulan sang ibunya yang tercinta dan disisi kiri terdapat Energi Kekuatan 2 sosok Phoenix Api yang menjadi pengawal setia Dewi Rembulan yaitu Phoenix Api Merah dan Phoenix Api Kuning. Sementara ditengah Kamar Nirwana tersebut adalah tempat peraduan sang Dewi Peri yang belum pernah dia gunakan sejak kamar itu dibuatkan oleh sang ayah Kaisar Dewa untuknya, karena dia sudah berjanji bahwa dia hanya akan tidur dikamar itu saat sudah bertemu dan bersama dengan suami takdirnya.


Diluar Kamar Nirwana terlihat pasangan para Hewan Surgawi dan pasangan Ras Dewa dari kaum Lord Moon masih fokus dengan kultivasi mereka menyerap Energi Semesta yang terdapat banyak dan padat didalam Ruang Nirwana tersebut, dengan tingkat kekuatan mereka yang rata-rata saat ini sudah berada di Ranah Kekuatan Prajurit Dewa maka tidak mungkin mereka akan segera mendapatkan dorongan untuk naik tingkat ke Puncak Ranah Kekuatan Prajurit Dewa dan menuju ke Ranah Kekuatan Jendral Dewa.


__ADS_2