
Didalam Ruang Cermin Surgawi tertinggal YoLang dan Lhu Dong yang tidak pernah mengalihkan pandangan mata mereka dari layar Cermin yang menampilkan situasi di Ruang Penyucian Istana Hitam Alam Bawah, detik-detik kebangkitan Mo Shen sang Dewa Iblis membuat kedua sosok Dewa Penguasa tersebut menjadi tegang terlebih Lhu Dong yang dulunya pernah berhadapan dengan Mo Shen.
## Istana Hitam Alam Bawah ##
Beberapa saat kemudian sebuah kabut cahaya kemerahan yang entah dari mana datangnya terlihat memasuki tubuh kaku Mo Shen dengan cepat, dan nampak secara perlahan tubuh kaku Mo Shen mulai terangkat dan cahaya kemerahan yang sebelumnya masuk kedalam tubuh kaku Mo Shen berubah menjadi kelabu dan selanjutnya berubah menjadi kehitam-hitaman dan berubah sepenuhnya menjadi aura kegelapan.
"Hahaha..., Alam Semesta...!, Aku kembali...!" kata suara bergema yang datangnya dari sosok Mo Shen yang sedang melayang-layang di udara.
"Tidur panjangmu terlihat sangat jelek sekali Mo Shen!, hahaha..." kata Mo Shou sang Dewa Hewan Iblis.
"Selamat datang kembali ke Alam Semesta sahabatku Dewa Iblis!, hehehe..., bagaimana perasaanmu?" kata Khun Peng.
"Hahaha..., sahabat-sahabatku, lama tidak melihat kalian berdua, aku merasa kekuatanku masih sama seperti 1 juta tahun yang lalu, hehehe..., sekarang adalah saatnya pembalasan kepada Yhu Huang!, mudah-mudahan dia dan para bawahannya itu masih hidup, agar mereka bisa membayar lunas hutang mereka dahulu kepada kita bertiga!, hahh..., aku sangat menghargai bantuan kalian berdua Khun Peng dan Mo Shou, sehingga aku bisa kembali seperti ini!" kata Mo Shen sang Dewa Iblis.
"Hehehe..., mereka berenam masih lengkap, hanya saja Yhu Huang yang sudah jarang terlihat tampil, mungkin dia mulai merasa tua dan sedang menyendiri mencari pencerahan, tapi kalau kita datang dan obrak abrik kembali Alam Semesta ini, maka dapat dipastikan dia akan kembali menunjukkan wajahnya itu!" kata Khun Peng.
"Hehehe..., kalian berdua tidak usaha berpikir sejauh itu!, para pasukanku sedang melakukan pembasmian total terhadap Alam Semesta ini, dan tidak ada satupun Alam yang ada di Alam Semesta ini yang dapat lolos dari kehancuran yang sementara dibuat oleh para Pasukan Hewan Iblis kebanggaanku!" kata Mo Shou sang Dewa Hewan Iblis.
"Ahh..., otak licik mu memang tidak pernah berubah Mo Shou, bagus..., bagus...!, tidak seperti Iblis jelek ini yang tidak bisa membuatku senang sedikitpun!" kata Mo Shen sambil menatap kearah Mo Wang sang Raja Iblis.
"Ampun Yang Mulia...!, maafkan ketidak kemampuan ku untuk menyenangkan Yang Mulia!" kata Mo Wang sambil sujud berlutut.
__ADS_1
"Bangkitlah...!, dan pergilah...!, bantu Pasukan Kegelapan untuk memusnahkan seluruh penghuni Alam semesta ini, serap semua aura kehidupan mereka agar bisa membuatmu bertambah kuat!" kata Mo Shen kepada Mo Wang.
"Baik Yang Mulia...!, hamba aka segera melaksanakan perintah Yang Mulia!"
"Bagaimana kalau kita bersenang-senang sedikit di tempat kediaman Yhu Huang?, siapa tau masih ada banyak para Dewi simpanan Kaisar Dewa itu di sana!" kata Khun Peng.
"Hehehe..., ide bagus...!, setelah sekian lama, aku kembali akan merasakan sentuhan tubuh-tubuh mulus para Dewi itu!, hahaha...!" kata Mo Shen dengan perasaan senang.
Whhuuuzzz..., Whhuuuzzz...
Dalam sekejap ketiga sosok Dewa Kegelapan itu hilang dari dalam ruang penyucian di istana Hitam Alam Bawah, sementara itu dari langit Alam Bawah ada dua pasang mata yang melihat pergerakan mereka tiba-tiba juga ikut menghilang.
Didalam Ruang Cermin Surgawi, YoLang dan Lhu Dong bangkit dari duduknya dan segera bersiap untuk pergi menuju ke Istana Surgawi,
"YoLang...!, apakah para bawahanmu sudah bersiaga di istana Surgawi?" tanya Lhu Dong sang Dewa Pengetahuan.
"Sudah Guru...!, mereka bersiap dibeberapa titik strategis, demikian juga dengan kedua pasangan Phoenix Api Merah dan Api Kuning serta pasangan Kekuatan Rembulan yang akan menjadi ujung tombak pertahanan kita di Istana ayahanda itu!" kata YoLang sang Dewa Pelindung menjelaskan.
"Bagus...!, ayo mari kita pergi menyambut kedatangan para Iblis jelek itu!, dan mari kita berikan kejutan yang menyakitkan untuk mereka!" kata Dewa Pengetahuan kemudian menghilang dari Ruang Cermin Surgawi bersama Dewa Pelindung.
Whhuuuzzz...
__ADS_1
## Danau Tiga Dimensi Alam Dewa ##
Mo Wang yang masih menyimpan dendam terhadap para Kaum Ras Dewa di Alam Fana yang telah menewaskan semua pasukan Militer Iblisnya, dengan segera bergerak menuju ke Alam Dewa menyusul Pasukan Kegelapan yang sudah lebih dulu tiba di sana.
Dengan menggunakan gerbang teleportasi yang dibuat oleh Mo Shou sang Dewa Hewan Iblis, Mo Wang dengan mudah mencapai Kawasan Hutan di Danau Tiga Dimensi. Sesampainya di sana dia melihat pertempuran antara Pasukan Kegelapan dan Pasukan Penjaga Alam Dewa serta dibantu oleh Bala Tentara Pasukan Surgawi masih berlangsung dengan sengit, dengan selektif dia mencari keberadaan para Ras Kaum Dewa yang akan menjadi target ajang balas dendamnya.
Mo Shou bergerak kearah Kawasan Gunung terapung dimana di sana telah bersiap para pemimpin Kaum Ras Dewa dibawah pimpinan Theos Lord Sun dan para pemimpin Ras lainnya, hadir juga dan bersiaga di sana Jin Long sang Dewa Naga berserta QuanShen Lian dan MuaSen QingYi.
Sesampainya Mo Wang ditempat itu dia sudah disambut oleh Jin Long yang langsung mengambil alih pimpinan, karena melihat perbedaan tingkat kekuatan yang sangat jauh antara para pemimpin Kaum Ras Dewa dengan sosok Mo Wang sang Raja Iblis. Theos Lord Sun sediri yang adalah sosok terkuat diantara para pemimpin Kaum Ras Dewa berada ditingkat Raja Dewa Petarung tahap 10, sedangkan Mo Wang sang Raja Iblis sudah berada di Ranah Puncak Kekuatan Raja Dewa dengan tingkat kekuatannya yang sudah berada di Tingkat Raja Dewa Kuno tahap 15.
"Hahaha..., Iblis jelek sepertimu berani-beraninya datang ketempat para Dewa?, apakah kamu sudah menyiapkan nyawa cadangan Mo Wang?" kata Jin Long sang Dewa Naga dengan lantangnya menyambut kedatangan Mo Wang sang Raja Iblis.
"Hei..., siapa kau?, bukankan orang itu yang menjadi pimpinan para Kaum Ras Dewa ini?" kata Mo Wang sambil menunjuk Theos Lord Sun.
"Hahaha..., apakah matamu sudah rabun?, sehingga tidak bisa membandingkan lagi mana yang sedang memimpin dan mana yang sedang dipimpin!, hehehe..., bersiaplah untuk mempertanggung jawabkan semua kejahatanmu wahai Raja Iblis!" kata Jin Long kemudian bersiap untuk menyerang.
"Bagus..., bagus..., aku senang mendapat tantangan dari sosok Dewa sepertimu, hehehe..., bersiaplah untuk menerima kekalahan kalian para Dewa Busuk!" kata Mo Wang kemudian langsung bergerak memulai pertempuran.
Jin Long telah memberitahu kepada semua yang berada dibelakangnya agar segera menyingkir dan mencari tempat yang aman, karena dia mengetahui Mo Wang akan melancarkan serangan yang bisa menghancurkan sebuah area yang luas sekaligus dalam sekali serangannya.
Rencana licik Mo Wang itu dapat diketahui oleh Jin Long yang bisa dengan mudah membaca isi pikirannya, karena perbedaan tingkat kekuatan mereka yang bagai langit dan bumi.
__ADS_1