Titisan Dewa 2

Titisan Dewa 2
Keangkuhan Para Penguasa


__ADS_3

YoLang kemudian meninggalkan Goa Btu bekas kediaman para Hewan Surgawi Gajah Terbang itu diikuti para pengikutnya Jula, BaiShe Po dan Maha Patih, dengan naik di atas punggung Gajah Terbang dan Jula serta Baishe Po disampingnya mereka kembali menuju kearah tengah Wilayah Penguasa.


Sesekali YoLang merasakan aura keberadaan para Ras Dewa maupun aura gelap dari Pasukan Hitam, tapi sat ini tujuannya adalah untuk bertemu dengan salah satu pemimpin di Wilayah Penguasa ini untuk sekedar mencari informasi tambahan kemudian dia juga akan memberikan yang sudah diketahuinya setelah sekian lama dia dan bawahannya mencari dan mengumpulkan informasi mereka sendiri.


"Patih..., apakah kamu tahu persis dimana letak sebuah Kota di Wilayah Penguasa ini?" tanya YoLang.


"Di Wilayah Penguasa ini semua Kota disebut dengan Kota Dewa dan disebelah Barat ada Kota ShenWu Fang, disebelah Utara dengan Kota ShenWu Bei dan yang terdekat dengan lokasi kita saat ini adalah Kota ShenWu Dong yang berada disebelah Timur Wilayah Penguasa ini tuan muda!" kata Maha Patih menjelaskan.


"Baik..., arahkan perjalanan kita kesana!, dan jangan lupa menandai beberapa tempat strategis yang kita lalui untuk kita gunakan berteleportasi dimasa depan nanti!" kata YoLang memerintahkan bawahan barunya itu.


"Siap melaksanakan perintah tuan muda!" jawab Maha Patih dengan semangat.


Dua buah kota besar disebelah Barat Wilayah Penguasa ini dikuasai oleh Kaum Lord Warrior sedangkan di sebelah Timur ada juga 2 buah kota besar yang dikuasai oleh Kaum Lord Assasin dan sementara itu di bagian Utara terdapat 3 buah Kota Besar yang dikuasai masing-masing oleh Kaum Lord Sun, Kaum Lord Star dan Kau Lord Moon.


Kota ShenWu Dong berada disebelah Timur Wilayah Penguasa dan otomatis menjadi kekuasan para Kaum Lord Assassin, didalam kota juga terdapat berbagai Ras kehidupan selain Ras Dewa Kaum Assassin yaitu Ras Manusia, Ras Hewan dan Ras Peri Biru. Untuk Ras lainnya tidak diperkenankan mendekat apalagi memasuki Kota, karena selain sering berbuat kekacauan para Ras Hitam (Ras Iblis, Ras Hewan Iblis dan Ras Peri Hitam) sudah dicap sebagai Ras Pemberontak oleh para Penguasa.


Dengan kekuatan penuh ditingkat Prajurit Dewa Kuning tahap-5, Maha Patih melesat dengan cepat membawa tuannya yang baru YoLang diikuti oleh Jula dan BaiShe Po menuju Kota ShenWu Dong, Maha Patih membutuhkan waktu selama 5 jam untuk mencapai pinggiran kota tersebut dan dia terbang tanpa berhenti selama itu.


"Turunkan aku dipinggiran hutan kecil itu dan selanjutnya kita akan berjalan memasuki kota!" kata YoLang setibanya mereka dipinggiran Kota ShenWu Dong.


"Baik tuan muda!" jawab Patih dan menurunkan tuannya ditempat yang dimaksud.


"Segera samarkan tingkat kekuatan kalian ditingkat Dewa Spiritual Perak tahap-5, Patih...!, apakah kamu memiliki Batu Roh yang cukup?" tanya YoLang untuk memastikan.

__ADS_1


"Maaf tuan muda!, selama ini kami hanya mencukupi kebutuhan makan kami dari hasil Alam saja dan akan menjual jasa pembuatan Formasi sederhana jika kami membutuhkan pakaian atau perlengkapan tempat tinggal lainnya, dan itu tidak seberapa untuk menghasilkan Batu Roh" jawab Maha Patih dengan jujur.


"Ini..., ambilah dan bagikan juga kepada istrimu dan anak-anakmu!, karena suatu saat kalian akan sangat membutuhkannya! kata YoLang sambil melemparkan sebuah cincin jiwa yang sudah berisikan jutaan Batu Roh.


"Terimakasih tuan muda, saya akan memanfaatkan pemberian tuan muda ini dengan sebaik-baiknya" kata Maha Patih kemudian menyimpan cincin jiwa pemberian YoLang.


Dengan wujud sosok manusia ketiga Hewan Surgawi itu mendampingi tuannya memasuki Gerbang Kota, setelah melewati pemeriksaan aura kehidupan dan membayar biaya masuk masing-masing sebesar 5 batu roh dan atas perintah YoLang mereka mencari sebuah Hotel untuk menginap selama beberapa hari.


Maha Patih membawa mereka kesebuah Hotel besar dan terlihat mewah kemudian menyewa 4 buah kamar VIP yang berada dilantai teratas gedung Hotel tersebut selama 1 minggu, setelah sampai dilantai teratas YoLang menarik keluar kedua istrinya YoLun dan Mayang, Juli, BaiShe Shou dan Maha Rani istri Maha Patih. Mereka masuk kedalam kamar masing-masing untuk beristirahat setelah melakukan perjalanan panjang dari Wilayah Terlarang hingga tiba di bagian timur Wilayah Penguasa di Alam Dewa.


"Suamiku!, apa yang akan kita lakukan di Kota ini?, karena sepertinya aku tidak merasakan keberadaan para anggota Pasukan Hitam dan antek-anteknya?, diluar sana semuanya terlihat hanya ada Ras Manusia, Ras Dewa dan para pengikutnya!" tanya YoLun saat mereka sudah berada didalam kamar hotel.


"Aku berencana menemui salah satu pemimpin di Wilayah Penguasa ini untuk saling bertukar pikiran tentang rencana dari Pasukan Hitam dan para pengikutnya!, dan melalui salah satu pemimpin yang akan aku temui itu, aku berharap hasil tukar pikiran yang terjadi dapat dia sampaikan kepada pemimpin mereka ditingkat tinggi!" kata YoLang menjelaskan rencananya.


"Istri-istriku...!, jumlah mereka ada puluhan ribu, dan yang kita hadapi kemarin itu hanyalah pucuk-pucuk daun muda saja, sedangkan dahan batang dan akarnya yang merupakan sumber pemicu gejolak di Alam Dewa ini belum keluar dari persembunyiannya!" kata YoLang menambahkan.


"Ya sudah kalau begitu, silahkan kamu tangani akan hal itu dan biarkan kami berkultivasi saja didalam dunia jiwamu, karena aku merasa akan segera menerobos ketingkat selanjutnya, aku hanya membutuhkan dorongan sedikit lagi!" kata YoLun yang diiyakan oleh Mayang.


"Hmm..., apakah kalian ingin aku membantu?, paling tidak akan ada kesenangan untuk kalian berdua nantinya!, eennmm?" kata YoLang dengan kerlingan mata yang menggoda kedua istrinya itu.


"Eeuumm..., ayo sayang...!, kamu sudah menggoda kami, kita akan berkultivasi Yin dan yang sampai subuh dan berikan Energi Yang terbaik milikmu!" kata Mayang kemudian bersama YoLun mulai melepas semua pakaian yang mereka kenakan dan selanjutnya membantu sang suami melepas seluruh kain yang menutup tubuh YoLang.


Mereka melakukannya sampai subuh hari dan dalam teknik Kultivasi Ganda mereka saling memberi Energi Yang milik YoLang dan sebaliknya YoLun dan Mayang memberikan Energi Yin mereka, dengan besarnya jumlah Energi Yang pemberian YoLang kepada kedua istrinya itu, saat subuh hari terlihat Energi di Dantian YoLun dan Mayang telah penuh dan mulai bergejolak menandakan mereka telah mendapatkan dorongan dan akan segera naik tingkat selanjutnya. Beberapa saat kemudian sebuah Formasi Pelindung terbentang membungkus tubuh YoLun dan Mayang, dan dari dalam tubuh mereka terdengar ledakan Energi.

__ADS_1


Bhhooommm..., Prajurit Dewa Biru-1


Bhoomm..., Prajurit Dewa Biru-5


Bhoomm..., Prajurit Dewa Biru-10


Bhoomm..., Prajurit Dewa Biru-15


Bhoomm..., Prajurit Dewa Biru-19


Bhhooommm..., Prajurit Dewa Merah-1


Kedua istri YoLang itu mendapat kenaikan 2 tingkat sekaligus dimana setiap tingkatan memiliki 19 tahap kekuatan, segera mereka berdua menstabilkan aliran energi didalam tubuh mereka yang sedang kacau tidak beraturan. Selama 2 jam mereka berkultivasi untuk menstabilkan kembali Energi Spiritual didalam tubuh mereka, sementara itu YoLang belum mendapatkan dorongan untuk bisa naik tingkat karena semakin tinggi tingkat kultivasi seseorang maka akan berkali-kali lipat Energi Spiritual yang dia butuhkan untuk naik ketingkat selanjutnya.


Siang harinya YoLang kembali mengirim para wanita kedalam dunia jiwanya kemudian Maha Patih membawa YoLang, Jula dan BaiShe Po menuju ke gedung Penguasa Kota untuk bertemu dengan sang Penguasa Kota (Baron) ShenWu Dong dari Kaum Lord Assassin. Sesampainya di Gedung Penguasa mereka diterima oleh Kepala Pasukan Assassin yang berjaga dan membawa mereka masuk kedalam ruangan Baron Shenwu Dong.


"Salam kami tuan Baron...! (tuan Penguasa Kota)" kata Maha Patih dihadapan Baron Shenwu Dong.


"Hmm..., siapa kalian dan ada keperluan apa menemui aku?" kata sang Baron yang tingkat kekuatannya berada ditingkat Prajurit Dewa Kuning tahap-5.


"Saya yang ada keperluan, namaku YoLang dan mereka bertiga adalah paa bawahanku, saya mempunyai informasi penting tentang pergerakan Para Ras Iblis dan sekutunya dan saat ini sedang menuju bagian tengah Wilayah Penguasa!" kata YoLang yang maju ke depan untuk berhadapan langsung dengan sang Baron.


"Kamu...?, Ras Manusia?, dengan hanya tingkat kekuatan seperti itu?, mmm..., dasar tidak tahu diri, apa kamu kira kami Ras Penguasa Alam Dewa ini takut dengan pergerakan itu?, ketahuilah anak muda, kami sudah lama mengetahui tentang rencana para Pasukan Hitam dan sekutu-sekutunya itu, dan saya sebagai wakil dari para Penguasa Alam Dewa di Kota ini!, tidak memerlukan informasi apapun dari anda, mengerti...!, pulanglah dan tingkatkan lagi kekuatanmu agar bisa memandang kami para Ras Penguasa di Alam Dewa ini!" kata sang Baron dengan angkuhnya.

__ADS_1


"Baiklah kami akan pulang dan semoga kalian dapat menghadapi bencana yang akan datang!, ayo Patih, Jula dan Po kita pulang!" kata YoLang kemudian segera keluar dari gedung Penguasa Kota itu.


__ADS_2