
Menyadari ketimpangan kekuatan pasukannya yang jelas-jelas terlihat berada di atas tingkat kekuatan musuh membuat Mo ZhiHui berang, dia kemudian mengumpulkan 3 sosok Komandan Militer Iblis yang saat ini sudah lengkap berada di Alam Dewa setelah Mo GuanYi selesai dengan urusan gerbang teleportasi.
"GuanYi, GuanEr..., GuanSan...!, coba lihat situasi pertempuran pasukan kita!, bagaimana mungkin mereka sangat mudah dikalahkan oleh para pasukan Dewa busuk itu...?, sudah jelas tingkat kekuatan masih pasukan kita yang lebih unggul demikian juga dari segi jumlah!, coba periksa apa yang terjadi!" kata Mo ZhiHui sang Panglima Militer Iblis.
"Maaf Panglima!, pertempuran digaris depan pasukan Alam Dewa menggunakan artefak pelindung tingkat Surgawi, sehingga semua serangan dari pasukan kita sama sekali tidak bisa melukai sedikitpun anggota tubuh mereka!, serangan terbaik milikku saja hanya bisa mendorong beberapa langkah seorang anggota pasukan dengan tingkat kekuatan Dewa Spiritual Perak tahap 5!" kata Mo GuanEr memberikan penjelasannya.
"Dewa-Dewa brengsek...!,mereka sangat licik menggunakan artefak pelindung bagi pasukan mereka?, baiklah...!, sekarang kalian kumpulkan semua perwira Militer Iblis yang memiliki kemampuan pelindung kegelapan dan segera berikan perlindungan kepada semua anggota pasukan kita digaris depan!" perintah sang Panglima kepada para Komandan Militer Iblis tersebut.
"Baik Panglima...!, segera kami laksanakan perintah!" kata para Komandan Militer Iblis tersebut secara serempak.
Pertempuran digaris depan kembali terlihat seimbang dengan adanya bantuan perisai pelindung kegelapan di seluruh tubuh anggota pasukan Militer Iblis, hal membuat situasi pertempuran akan berlangsung lama tanpa menimbulkan korban jiwa yang banyak. Terlihat juga terjadi pergantian pasukan secara sistematis pada kubu Pasukan Penjaga keamanan Alam Dewa, saat para anggota pasukan yang sedang bertempur kehabisan Energi Spiritual maka secara langsung diganti dengan anggota pasukan yang baru. Dengan jumlah pasukan ratusan ribu di masing-masing kubu, maka mereka tidak merasa bahwa pertempuran yang mereka lakukan telah berlangsung selama 5 hari tanpa berhenti.
## Istana Hitam Alam Bawah ##
Didalam ruang pemurnian jasad sang Dewa Iblis Mo Shen, terlihat Mo Wang sang Raja Iblis sedang duduk bersimpuh didepan jasad junjungannya itu. Dengan perlahan Mo Wang mulai menyalurkan Darah Murni Ras Dewa dari Alam Dewa yang berhasil mereka dapatkan, darah murni tersebut mulai masuk kedalam jasad Mo Shen yang sudah selama 1 juta tahun dia murnikan agar tidak membusuk.
Demikian juga dengan aura kehidupan para makhluk hidup di Alam Dewa yang berhasil mereka kumpulkan, secara perlahan membungkus seluruh bagian jasad Mo Shen dengan membentuk kabut awan berwarna putih kemudian perlahan-lahan berubah menjadi kabur, kelabu, pekat dan akhirnya menghitam dan masuk kedalam jasad sang Dewa Iblis yang terbaring kaku di atas sebuah meja Batu Es Abadi.
"Mo Wang...!, masih percuma kamu melakukan tahap pemurnian lanjutan atas jasadku ini!, darah murni Ras Dewa dan juga aura kehidupan para makhluk hidup di Alam Dewa yang kau miliki itu masih jauh dari kata cukup untuk mengembalikan sel-sel kehidupan didalam tubuhku!, pergilah dan kumpulkan lagi dengan jumlah 500 kali lebih banyak agar bisa membuatku bisa menggerakkan salah satu anggota tubuhku!" kata jiwa Mo Shen sang Dewa Iblis yang sedang melayang-layang mengitari jasad tubuhnya.
__ADS_1
"Maafkan aku Yang Mulia...!, saat ini pasukan Alam Bawah sedang berusaha mendapatkan semuanya itu di Alam Dewa, dan secara terus menerus anggota pasukan kami membawa darah murni dan aura kehidupan dari para Dewa busuk di atas sana!" kata Mo Wang.
"Bagus lakukan dengan benar, dan segera kumpulkan dalam jumlah yang banyak agar aku bisa segera kembali kedalam tubuhku!, ingat Mo Wang kali ini adalah kesempatanmu yang terakhir!, jika tidak...?, maka nyawamu adalah taruhannya!" kata jiwa Mo Shen sambil memberikan ancaman kepada bawahannya yang setia itu.
Dengan perasaan penuh kebimbangan Mo Wang sang Raja Iblis keluar dari dalam kamar penyucian tersebut dan memanggil Mo GuanSi sang Jendral Iblis,
"GuanSi...!, kamu susul ZhiHui dan katakan kepadanya perintah yang disampaikan oleh Yang Mulia Mo Shen, apapun caranya kita harus segera mendapatkan darah murni dan aura kehidupan para Ras Dewa secepatnya!, kalau perlu korbankan seluruh anggota pasukan Militer Iblis yang sudah terluka!" kata Mo Wang.
"Baik Yang Mulia Raja!, saya segera menyusul Panglima Mo ZhiHui ke Alam Dewa" kata Mo GuanSi sang Jendral Dewa.
"Ya pergilah...!, dan kalau pasukan Militer kita berada pada posisi menguntungkan?, kamu segera kembali kesini!, tapi jika posisi mereka terdesak segera kamu ikut bergabung memberikan bantuan, dan langkah terakhir jika tidak berhasil maka segera pecahkan kalung Artefak Iblis yang kamu kenakan itu!"
Mo GuanSi segera melesat pergi menuju ke lokasi gerbang teleportasi yang adalah satu-satunya pintu akses menuju ke Alam Dewa, sesampainya di sana dia melihat beberapa kurir anggota Pasukan Militer Iblis yang sedang menunggu kedatangan kurir yang dari Alam Dewa.
"Hei kalian!, apakah sudah ada lagi cincin jiwa yang dikirimkan dari Alam Dewa?" tanya Mo GuanSi.
"Belum ada Jendral!, kami sudah hampir seharian penuh menunggu disini tapi tidak ada satupun kurir dari Alam Dewa yang datang, dan kami sudah diperintahkan oleh Komandan Istana Hitam untuk tetap berada disini dan tetap menunggu!" kata salah satu sosok anggota Pasukan Militer Iblis yang ditugaskan sebagai kurir.
"Baik lanjutkan tugas kalian"
__ADS_1
Mo GuanSi masuk kedalam gerbang teleportasi tersebut yang akan membawanya ke Alam Dewa, dan didalam hatinya mulai ada keraguan dengan kondisi para Pasukan Milter Iblis yang sedang bertempur di Alam Dewa. Perjalanan melewati lorong ruangan hampa didalam gerbang teleportasi memakan waktu selama 15 menit, dan setelah itu Mo GuanSi terlempar dan mendarat di Alam Dewa di bagian belakang barisan Pasukan Militer Iblis yang sedang bertempur.
Sepanjang mata memandang kearah depan Mo GuanSi melihat kedua belah pihak bertempur dengan sengitnya tapi tidak ada satupun yang terluka apalagi tewas terbunuh, hal itu terjadi karena anggota pasukan yang bertempur di garis depan masing-masing telah memakai artefak pelindung diri.
"Panglima Mo ZhiHui!, saya mendapat tugas untuk datang kesini memberitahukan pesan dari yang Mulia Raja!" kata Mo GuanSi saat bertemu muka dengan Mo ZhiHui disekitar arena pertempuran.
"Ya..., apa pesan dari Yang Mulia Raja Jendral GuanSi?"
"Secepatnya menyelesaikan tugas dan mengirim bahan-bahan yang sudah dikumpulkan ke Istana Hitam, dan perintah ini juga datangnya dari yang Mulia Dewa Mo Shen, langkah terakhir kita jika mengalami kesulitan adalah dengan memecahkan kalung Artefak Iblis yang kia gunakan!"
"Apa...?, Jendral GuanSi...!, apakah kamu tahu apa yang akan terjadi jika kita sampai memecahkan artefak kalung ini?"
"Maaf Panglima, setahu saya kalung Artefak Iblis ini berfungsi saat kita sedang terdesak, dan digunakan untuk melarikan diri kembali ke Istana Hitam di Alam Bawa!"
"Hmm..., itu adalah artefak yang biasa dipakai oleh para penyusup, tapi saat pertempuran seperti ini, semua pemimpin kelompok Pasukan sampai Panglima menggunakan Artefak Iblis yang gunanya untuk membuat tubuh kita meledak sampai tewas dan mengirimkan kita kembali ke Istana Hitam Alam Bawah dalam bentuk jiwa!"
"Ahh..., itu adalah tindakan bunuh diri?, mmm..., terus apa tujuan Yang Mulia Raja memerintahkan kita melakukan hal itu?"
"Ya..., kita diminta mengorbankan diri untuk membuat ledakan yang juga akan meledakkan area sekitar kita sehingga banyak musuh yang akan iku tewas bersama kita!, dan kekuatan ledakan mengikut tingkat kekuatan kita masing-masing, semakin tinggi tingkat kekuatan kita maka akan semakin besar ledakan dan jangkauan area ledakan!, seperti Yang Mulia Dewa Mo She dulu meledakkan diri maka hampir setengah isi Alam Semesta ini ikut juga meledak!" kata Mo ZhiHui menjelaskan fungsi sebenarnya dari kalung Artefak Iblis yang mereka kenakan.
__ADS_1